Sejak adanya pandemi COVID-19 di seluruh dunia terutama di Indonesia semua pasti mendapatkan dampaknya. Salah satunya ialah lembaga panti asuhan, karena pasti akan menghambat sistem kinerja ajar mengajar di bidang pendidikan. Apalagi setiap sekolah melaksanakan pembelajaran melalui daring, dan tidak semua anak panti asuhan memiliki alat komunikasi untuk melaksanakan pembelajaran daring. Oleh sebab itu banyak terjadi stress academic pada remaja di panti asuhan dalam melaksanakan pembelajaran. Stres akademik biasanya disebabkan oleh hal-hal yang berhubungan dengan kegiatan akademik yang dilakukan oleh siswa. Salah satu upaya konseling untuk mengurangi stres akademik pada siswa adalah Progressive Muscle Relaxation Training. PMRT dapat digunakan untuk mengontrol kecemasan, stres atau ketegangan. Permasalahan tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut: (1) Remaja panti asuhan menunjukkan stress academic dalam menghadapi pembelajaran seperti terbatasnya media belajar daring dan jaringan untuk mengikuti pembelajaran daring. (2) Belum adanya intervensi yang diberikan langsung dari pihak panti asuhan maupun lembaga lainnya. Tujuan dari pelatihan ini meliputi: (1) Memberikan informasi tentang cara mengatasi stress academic. (2) Memberikan pelatihan PMRT kepada remaja panti asuhan. Kegiatan ini mempunyai 4 (Empat) metode dalam pelaksanaan kegiatan sebagai berikut: Ceramah, Demonstrasi, Pelatihan dan Evaluasi. Khalayak sasaran pada kegiatan ini remaja panti asuhan puteri intan sari Banjarmasin. Gambaran bentuk evaluasi dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dianalisis secara umum gambaran dari tingkat stress academic remaja panti asuhan pada kategori sedang dan tinggi sebelum diberikan pelatihan PMRT. Hasil evaluasi menunjukkan terjadi penurunan tingkat stress academic remaja panti asuhan puteri intan sari Banjarmasin menjadi rendah.Kata kunci : Progressive Muscle Relaxation Training, Stress Academic