Kondisi Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar yang ada saat ini belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan kegiatan pemerintahan, baik dari segi kapasitas ruang, fasilitas, maupun penataan sirkulasi dan parkir. Permasalahan tersebut menjadi dasar perancangan ulang Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar dengan pendekatan Arsitektur Neo-Vernakular. Perancangan ini bertujuan untuk menghasilkan kantor pemerintahan yang mampu memenuhi kebutuhan kegiatan pengguna sekaligus memiliki identitas arsitektur yang mencerminkan karakter lokal. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui observasi, wawancara, dokumentasi, studi literatur, dan analisis tapak. Data yang diperoleh dianalisis untuk menentukan kebutuhan ruang, pengolahan tapak, sirkulasi, zoning, bentuk bangunan, serta elemen arsitektur yang sesuai dengan pendekatan yang digunakan. Hasil perancangan menerapkan konsep Modern Culture dengan memadukan unsur arsitektur tradisional Jawa Tengah dan karakter bangunan modern. Penerapan konsep diwujudkan melalui pengolahan bentuk dan fasad, penggunaan ornamen batik Jawa Tengah, pemilihan material, serta penataan ruang dan tapak yang mendukung kegiatan pemerintahan. Perancangan ini menghasilkan bangunan Kantor Sekretariat Daerah yang lebih fungsional dan memiliki karakter visual yang kuat, sekaligus merepresentasikan unsur lokal sebagai identitas bangunan dan bagian dari lingkungan Kabupaten Karanganyar.