Siti Rabbani Karimuna
Universitas Halu Oleo

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Preventif Journal

HUBUNGAN KUALITAS LINGKUNGAN FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAILANGGA KABUPATEN MUNA BARAT Fikra Lifia Ningsi; Siti Rabbani Karimuna; Fifi Nirmala G
Preventif Journal Vol 7, No 2 (2023): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakInfeksi saluran pernapasan akut adalah penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Word Health Organization (WHO) melaporkan bahwa sebanyak ± 4 juta jiwa didunia meninggal setiap tahun karena ISPA dan kematian tersebut terdapat di Negara berkembang seperti: India (48%), Indonesia (38%), Ethiopia (4,4%), Pakistan (4,3%), China (3,5%), Sudan (1,5%), dan Nepal (0,3%). Diperkirakan kasus ISPA di Indonesia sebanyak 5.394.598 sedangkan di Puskesmas Lailangga jumlah kasus ISPA sebanyak 463 kasus terhitung Januari-Agustus 2022. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara kondisi lingkungan fisik rumah dengan kejadian ISPA di Wilayah Kerja Puskesmas Lailangga Kabupaten Muna Barat Tahun 2023. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah populasi sebanyak 463 dan sampel diambil sebanyak 177 responden yang dipilih berdasarkan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan dari 177 responden mengalami ISPA sebanyak 93 responden (52,5%) dan tidak mengalami ISPA 84 responden (47,5). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara ventilasi, kelembapan, jenis lantai, dan kepadatan dengan kejadian ISPA. Sedangkan pencahayaan dan suhu tidak berhubungan dengan kejadian ISPA dan. Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan kepada masyarakat agar selalu memperhatikan kondisi ventilasi rumah dapat berfungsi dengan baik sehingga sirkulasi udara dalam ruangan tetap terjaga, memastikan kelembapan dan jenis lantai yang digunakan memenuhi syarat, serta diharapkan masyarakat dapat mengatur jumlah penghuni kamar sehingga tidak menyebabkan over crowding. Kata kunci: ISPA, Lingkungan Fisik, Rumah
HUBUNGAN HIGIENE PEDAGANG DAN SANITASI MAKANAN DENGAN KONTAMINASI BAKTERI Escherichia coli PADA JAJANAN BAKSO BAKAR DI WILAYAH MTQ KOTA KENDARI Siti Rabbani Karimuna
Preventif Journal Vol 8, No 1 (2023): PREVENTIF JOURNAL
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Makanan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati produk pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, peternakan, perairan, dan air. Makanan ini dapat berupa bahan yang telah diolah atau yang masih mentah, yang ditujukan untuk dikonsumsi setiap orang. Termasuk di dalamnya adalah bahan tambahan makanan, bahan baku makanan, dan berbagai jenis bahan lainnya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara higiene dan sanitasi makanan dengan kontaminasi bakteri Escherichia coli pada jajanan bakso bakar di wilayah MTQ Kota Kendari. Metode penelitian yang digunakan yaitu analitik observasional dengan pendekatan cross sectional, dan teknik pengumpulan sampel dilakukan dengan teknik exhaustive sampling yang melibatkan 30 pedagang sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara higiene pedagang dengan adanya kontaminasi bakteri Escherichia coli pada jajanan bakso bakar dengan nilai p value adalah (1,000), dan ada hubungan antara sanitasi makanan dengan adanya kontaminasi bakteri Escherichia coli pada jajanan bakso bakar di wilayah MTQ Kota Kendari dengan nilai p value (0,001). Oleh karena itu, diharapkan kepada Dinas Kesehatan Kota Kendari untuk menginisiasi dan melaksanakan upaya untuk meningkatkan pemahaman higiene perorangan dan sanitasi makanan pada penjual makanan khususnya bakso bakar untuk mencegah terjadinya foodborne disease serta bagi penjual bakso bakar diharapkan untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat untuk mencegah kontaminasi pada makanan. Kata kunci: Bakso Bakar, Higiene, Pedagang, Sanitasi Makanan. Abstract Food is everything that comes from biological sources such as agricultural, horticultural, forestry, fisheries, livestock, water, and water products. This can include processed or raw materials intended for human consumption. It encompasses food additives, food raw materials, and various other substances. This study aimed to determine correlation between personal hygiene and food sanitation with the contamination of Escherichia coli bacteria in grilled meatball snacks in the MTQ area of Kendari City. An observational analytic with a cross-sectional design was carried out in this study. The number of samples were 30 vendors that taken by exhaustive sample technique. The study showed there was no correlation between personal hygiene with contamination of Escherichia coli bacteria in grilled meatball snacks (p-value =1.000), and there was a relationship between food sanitation and Escherichia coli bacteria contamination in grilled meatball snacks in the MTQ area of Kendari City with a p-value (0.001). Therefore, it is expected to Kendari District Health Office to initiate and conduct the intervention to improve knowledge of vendor regarding personal hygiene and food sanitation. Besides that, vendor should implement the clean and healthy behavior to prevent food contamination. Keywords: Grilled Meatballs, Hygiene, vendor, Food Sanitation.