Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Cluster analysis to explore morphological variation of banana (Musa spp.): A case study in Jember and Lumajang, East Java, Indonesia Sa'diyah, Halimatus; Sari, Vega Kartika; Rusdiana, Riza Yuli; Khofi, Achmad Chaqiqotul
Kultivasi Vol 24, No 1 (2025): Jurnal Kultivasi
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kultivasi.v24i1.61853

Abstract

Banana (Musa spp.) is an important horticultural plant with a high variety in Indonesia; yet, knowledge on the morphological characteristics of indigenous bananas in East Java remains inadequate. This research aims to identify the variation and classify banana cultivars in East Java based on morphological character. The exploration was conducted using the accidental sampling method. The observations include 15 qualitative and 9 quantitative characters. Descriptive statistics were used to evaluate the data, followed by cluster analysis using the average linkage method and Euclidean distance. The exploration resulted in 15 banana cultivars with varying morphology. The cluster analysis shows banana cultivars can be divided into four major groups. The first group includes six banana cultivars distinguished by many hands per bunch and a short petiole length. The second group comprises seven banana cultivars with medium leaf length and stem diameter, with Morosebo and Musang being the outliers. The third and fourth groups have only one banana cultivar, Musang and Agung, respectively. The Musang banana has distinct physical characters, most notably a large stem diameter, whilst the Agung banana has a longer fruit length and wider fruit circumference than others. The coefficient of variation (CV) is moderate, with the fruit length, fruit circumference, fruit stem diameter, and stem diameter all having a CV greater than 47%. Thus, they have the potential for further development through plant breeding programs
Pemberdayaan KWT Srikandi dalam Budidaya Pisang Unggul Hasil Kultur Jaringan di Desa Pace Kabupaten Jember Sari, Vega Kartika; Sa’diyah, Halimatus; Rusdiana, Riza Yuli; Hartatik, Sri; Hariyono, Kacung; Saputra, Yongky Purna; Christy, Rullita Tio
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) TABIKPUN Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences - Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpkmt.v6i2.224

Abstract

Pisang merupakan komoditas hortikultura strategis di Indonesia yang berpotensi ekonomi tinggi, namun belum sepenuhnya dimanfaatkan petani kecil di pedesaan. Salah satu kendala utamanya terbatasnya akses terhadap bibit unggul yang sehat dan seragam. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan Kelompok Wanita Tani Srikandi di Desa Pace Kabupaten Jember melalui budidaya bibit pisang hasil kultur jaringan. Metode yang digunakan yaitu Participatory Rural Appraisal mencakup penyuluhan dan diskusi interaktif, serta praktek budidaya pisang di pekarangan. Tim juga menyalurkan bibit pisang unggulan hasil kultur jaringan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta terkait pemahaman kelebihan bibit kultur jaringan, keragaman jenis pisang unggul, penyiapan lahan, penanaman hingga perawatan. Adopsi bibit hasil kultur jaringan dapat mengurangi risiko penyakit, mendukung produktivitas dan keberlanjutan budidaya pisang.
Pengaruh Konsentrasi PGPR dan Dosis Pupuk Kascing terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi Hijau (Brassica juncea L.) Grace Hutapea; Riza Yuli Rusdiana; Halimatus Sa'diyah; Laily Ilman Widuri
AGROSCRIPT: Journal of Applied Agricultural Sciences Vol 8 No 1 (2026): June (In Press)
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/agroscript.v8i1.2643

Abstract

Produktivitas tanaman sawi hijau di Indonesia mengalami fluktuasi dalam lima tahun terakhir, diduga akibat penggunaan pupuk kimia yang berlebih dan penurunan kesuburan tanah. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan dengan penggunaan PGPR dan pupuk kascing yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi konsentrasi PGPR dan dosis pupuk kascing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dua faktor dengan 12 ulangan. Faktor pertama yaitu konsentrasi PGPR yang terdiri atas 4 taraf yaitu 0 mL L-1, 15 mL L-1, 30 mL L-1, dan 45 mL L-1. Faktor kedua yaitu dosis pupuk kascing yang terdiri atas 3 taraf yaitu 75 g polybag-1, 150 g polybag-1, dan 225 g polybag-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi konsentrasi PGPR dan dosis pupuk kascing terhadap variabel berat segar akar, berat kering akar, berat kering total tanaman, SWR dan RWR. Pemberian konsentrasi PGPR 15 mL L-1 memiliki rata-rata tertinggi terhadap parameter jumlah daun, berat segar tajuk, berat segar total tanaman, berat kering tajuk. Pemberian dosis pupuk kascing 225 g polybag-1 memiliki rata-rata tertinggi terhadap parameter jumlah daun, luas daun, berat segar tajuk, berat segar total tanaman, berat kering tajuk.