Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Efektivitas Rekrutmen dan Seleksi dalam Memenuhi Kebutuhan Tenaga Perawat di Keperawatan Home Care PT Wishan Global Medika Musna Musna; Erlina Puspitaloka Mahadewi; Gisely Vionalita; Susi Shorayasari
Gorontalo Journal of Public Health VOLUME 5 NOMOR 1, APRIL 2022
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gjph.v5i1.1782

Abstract

Keperawatan home care PT. Wishan Global Medika memiliki banyak permintaan pelayanan keperawatan home care, tetapi masih sedikit perawat yang melamar dan beberapa dari pelamar tidak sesuai dengan kriteria yang diharapkan. Sehingga menarik untuk dilakukan penelitian tentang gambaran efektivitas rekrutmen dan seleksi dalam memenuhi kebutuhan tenaga perawat di keperawatan home care PT Wishan Global Medika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran analisis efektivitas rekrutmen dan seleksi dalam memenuhi kebutuhan tenaga perawat di keperawatan home care PT. Wishan Global Medika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dipilih menggunakan metode purposive sampling sebanyak 6 orang, diantaranya Direktur, General Manager, Penanggung Jawab Home Care, dan 3 orang perawat pelaksana. Analisis data dilakukan reduksi data, penyajian data dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh masih kurang efektif, karena dari telaah dokumen terhadap berkas dan data yang terkait dengan rekrutmen dan seleksi masih terkendala, belum ada data hasil rekapan oleh Human Resource Development, dan hasil observasi masih kurangnya SDM yang mendukung, serta dari wawancara ada sebagian kecil informan menyatakan pada proses rekrutmen dibagian jumlah pelamar dan kuantitas rekrutmen masih kurang efektif, sedangkan pada pelaksanaan seleksi sebagian kecil informan menyatakan  pada bagian keyakinan di tenaga penyeleksi dan jumlah pelamar yang mengikuti seleksi masih kurang efektif. Kesimpulannya gambaran efektivitas rekrutmen dan seleksi dalam memenuhi kebutuhan tenaga perawat di keperawatan home care PT Wishan Global Medika pada telaah dokumen dan observasi masih kurang efektif, sedangkan pada wawancara sudah cukup efektif. Sehingga perlunya penambahan SDM pada bagian HRD karena HRD masih bekerja secara merangkap.
Predicting Consumer Purchase Intention in Personal Shopper Services Using Big Data Analytics and SEM Suryari Purnama; Cicilia Sriliasta Bangun; Erlina Puspitaloka Mahadewi
International Journal of Cyber ​​and IT Service Management (IJCITSM) Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : International Institute for Advanced Science & Technology (IIAST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/ijcitsm.v5i1.192

Abstract

The rapid growth of informal personal shopper (Jastip) services in Indonesia, driven by social media, reflects a growing market demand for convenient access to diverse products, though the lack of formal guarantees in transactions highlights the critical role of consumer trust. This study aims to explore the antecedents of consumer trust price, perceived risk, and reputation and their influence on online purchase intention within the Jastip context. Employing a quantitative research approach with a causal design, data was collected from 130 Jastip consumers in Jakarta, Indonesia, via an online questionnaire, and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with Lisrel software. The results indicate that price and reputation significantly and positively influence consumer trust, which in turn directly impacts online purchase intention. Crucially, consumer trust fully mediates the relationship between price and online purchase intention, as well as between reputation and online purchase intention. However, perceived risk was found to have no significant influence on consumer trust, nor did it mediate the relationship between perceived risk and online purchase intention. These findings highlight the importance of price perception and reputation in cultivating consumer trust, which is essential for driving online purchase intention in Jastip services, while suggesting that factors like hedonic motivations or social trust may override traditional risk assessments in informal online service contexts.