Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

VIRTUAL TOUR DESA WISATA CIPASUNG BERBASIS MEDIA SOSIAL SEBAGAI PROMOSI DIGITAL MARKETING WISATA Aris Fadly; Zaenal Aripin; Rismadani Rismadani; Doni Sandria; Ripan Sah; Fani Nurdiansah
Swadaya: Indonesian Journal of Community Empowerment Vol 3 No 02 (2021): Agustus 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) - Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/swa.v3i02.2375

Abstract

Seiring dengan perkembangan jaman dan aktivitas manusia yang padat setiap hari dan tingginya akan kebutuhan hidup, memaksa manusia untuk bekerja keras sehingga mengakibatkan tingkat stres yang tinggi. Berdasarkan faktor tersebut maka membuat kebutuhan akan rekreasi atau wisata semakin meningkat. Desa Wisata dapat jadikan sebagai salah satu daya tarik kepariwisataan yang berbasis potensi desa dengan segala keunikan. Virtual tour dapat dijadikan sebuah media yang bisa menghadirkan serta menghidupkan imajinasi bagi para penggunanya. Sehingga seolah-olah penggunanya mengalami serta merasakan keadaan yang sesungguhnya. Penelitian diarahkan untuk mengetahui perkembangan Desa Cipasung sebagai desa wisata berdasarkan virtual tour berbasis media sosial yang dilaksanakana selama 30 hari yang bertempat di Desa Cipasung Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan dengan menggunakan metode partisipatory yang pola kerjanya menitikberatkan pada bagian-bagian dasar yang akan terbagi menjadi tiga tahapan dasar. Virtual tour merupakan sebuah simulasi dari sebuah lokasi yang terdiri dari rentetan gambar. Rentetan gambar tersebut akan digabungkan (stitch) untuk menghasilkan foto panorama 360 derajat. Virtual tour sendiri biasanya digunakan untuk memberi pengalaman pernah berada di suatu tempat hanya dengan melihat layar monitor. Hasil dari program kerja Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) adalah pembuatan website dan video virtual tour berbasis media sosial. Kata Kunci : Virtual tour; Desa Wisata; Media sosial; Promosi; Digital marketing
Peran Guru dalam Menumbuhkan Kesadaran Etika Digital Siti Aisyah; Fanny Septiany Rahayu; Aris Fadly
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): Juli-September, Isu dan Tantangan Kontemporer dalam Pendidikan, Ilmu Sosial, da
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/k85wgg38

Abstract

This study aims to analyze the role of teachers in fostering students' digital ethics awareness at Bima International Elementary School. A descriptive qualitative approach was employed. Data were gathered through observation, interviews, and documentation, involving teachers, students, and parents as sources of information. Data analysis was conducted through the stages of data condensation, data display, and conclusion drawing. The results indicate that teachers play six key roles in fostering students' digital ethics: providing education on healthy internet use, guiding technology usage, supervising digital activities, setting an example, instilling a sense of digital responsibility, and developing digital literacy. These roles are implemented through habituation, guidance, reinforcement, educational reprimands, supervision, mentoring, and communication with parents. Students' digital awareness is developing through behaviors such as using polite language, respecting peers, following teacher instructions, adhering to rules for digital media use, utilizing technology for learning, and avoiding age-inappropriate content. However, students' ability to verify digital information still requires guidance. Challenges encountered include differences in student character and abilities, limited instructional time, and limited supervision of technology use at home. Thus, fostering digital ethics awareness requires a continuous process and collaboration among teachers, students, and parents to ensure that technology use is not only effective but also safe, polite, critical, and responsible.