Articles
PENGEMBANGAN PROGRAM BIMBINGAN MENGGUNAKAN TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI MAHASISWA YANG MEMILIKI KECENDERUNGAN ADIKSI JEJARING SOSIAL
Fanny Septiany Rahayu
Cakrawala - Jurnal Humaniora Vol 19, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (313.463 KB)
|
DOI: 10.31294/jc.v19i2.5697
Penelitian dilatarbelakangi sebuah fenomena yang dialami oleh mahasiswa berupa rendahnya komunikasi interpersonal. Oleh sebab itu, permasalahan utama yang menjadi fokus kajian penelitian adalah efektifitas teknik sosiodrama untuk meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desainpenelitian nonequivalent pretest-postest control group design. Sedangkan pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan subjek penelitian mahasiswa Semester 6 Prodi PGSD FKIP UMC Tahun Akademik 2018-2019. Data yang digunakan dikumpulkan melalui instrumen nontes berupa angket model Likert. Data dianalisis dengan teknik membandingkan antara skor tes awal (pretest) dan tes akhir (postest). Teknik analisis data menggunakan rumus uji-t untuk mengukur uji beda dua rata-rata berpasangan. Penelitian ini secara umummenunjukkan hasil teknik sosiodrama efektif untuk meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal dan mengurangi kecenderungan adiksi jejaring sosialmahasiswa Semester 6 Prodi PGSD FKIP UMC Tahun Akademik 2018-2019 yang berada pada kategori rendah. Adapun rekomendasi hasil penelitian ini ditujukan kepada peneliti selanjutnya agar dapat mengontrol kondisi-kondisi lain yang turut mempengaruhi komunikasi interpersonal sehingga mahasiswa dapat memiliki keterampilan komunikasi interpersonal secara utuh.
GAMBARAN SIKAP SOSIAL DALAM PERGAULAN SISWA DITINJAU DARI PERBEDAAN ETNIS KELAS VIII DI SMP SANTA MARIA FATIMA JAKARTA TIMUR
Fanny Septiany Rahayu;
Endang Setiyowati;
Louise Siwabessy
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 2 No 1 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (293.674 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.021.07
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang bersifat deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data tentang gambaran sikap sosial siswa ditinjau dari perbedaan etnis di sekolah. Teori yang digunakan dalam penelitian ini merujuk pada teori bentuk-bentuk sikap sosial dari David Krech (1962) yang terdiri dari tiga kecenderungan yaitu kecenderungan peranan, kecenderungan sosiometrik (sosial), dan kecenderungan ekspresi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang menggunakan skala penilaian model Likert yang berisi 48 pernyataan. Uji validitas instrumen menggunakan rumus korelasi Product Momment dari Pearson. Uji reliabilitas instrumen menggunakan rumus Alpha Cronbach dan diperoleh hasil 0,915 yang artinya reliabel dan layak digunakan untuk mengadakan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi keseimbangan antara siswa yang berkecenderungan memiliki sikap sosial yang positif dalam pergaulan di sekolah terhadap etnis lain dengan siswa yang berkecenderungan memiliki sikap sosial negatif. Implikasi hasil penelitian adalah pada siswa yang memiliki sikap sosial positif terhadap perbedaan etnis akan membantu dan mempermudah cara berinteraksi dan mengembangkan diri tanpa melihat perbedaan etnis. Guru Bimbingan Konseling diharapkan dapat membuat layanan yang bersifat kooperatif agar membina sikap sosial siswa antar individu maupun antar etnis, Hasil penelitian ini dapat pula dijadikan sebagai salah satu data awal untuk melakukan survei yang lebih mendalam mengenai sikap sosial dalam pergaulan siswa ditinjau dari perbedaan etnis.
Pengintegrasian Teori Kognitif Sosial Karir untuk Memfasilitasi Aspek Pemahaman Diri Mahasiswa PGSD Dalam Membuat Pilihan Karir
Fanny Septiany Rahayu;
Muhibbu Abivian
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 9 No 2 (2020): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (237.619 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.092.01
Mahasiswa keguruan khususnya prodi PGSD ketika lulus dituntut secara penuh mengaplikasikan teori dan praksis pendidikan yang mereka pelajari di bangku perkuliahan. Dengan kata lain mereka dituntut untuk memahami dan menghayati profesinya sebagai seorang pendidik. Pemahaman dan penghayatan profesi tersebut diawali ketika mereka membuat pilihan karir yang baik (matang) sebagai seorang mahasiswa prodi PGSD. Hasil analisis terhadap survei kemampuan membuat pilihan karir mahasiswa Prodi PGSD Semester 2 FKIP UMC tahun akademik 2019/ 2020 menunjukkan kemampuan membuat pilihan karir mahasiswa berada pada kategori baik sebesar 28,84 %, kategori cukup baik 41,94%, dan kategori kurang baik sebesar 28,23%. Aspek pemahaman diri memiliki tingkat pencapaian yang rendah yakni sekitar 56,74%, sementara aspek eksplorasi karir mahasiswa memiliki tingkat pencapaian yang tinggi yakni sekitar 93,41%. Dari kedua aspek yang diungkap, aspek pemahaman diri memiliki tingkat pencapaian yang rendah. Dalam perspektif teori karir kognitif sosial, kematangan karir seseorang terletak pada kekuatan saat dia mengekspose minat dan peluang yang sesuai dengan pemahaman dirinya. Berdasarkan analisis tersebut,tulisan ini hendak memuat kajian teoritik pengintegrasian teori kognitif sosial dalam aspek pemahaman diri mahasiswa PGSD FKIP UMC Semester 2 Tahun Akademik 2019/2020.
Kemampuan Membuat Pilihan Karir Mahasiswa
Fanny Septiany Rahayu
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 10 No 1 (2021): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (231.54 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.101.01
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kemampuan membuat pilihan karir mahasiswa. Pendekatan penelitian yang gunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui instrumen nontes berupa angket model ratting scale. Analisis data dikelompokan menjadi tiga kategori, Baik, cukup baik, dan kurang baik. Kemampuan membuat pilihan karir mahasiswa berada pada kategori baik dengan skor tinggi, kemampuan membuat pilihan karir mahasiswa pada kategori cukup baik dengan skor sedang dan kemampuan membuat pilihan karir mahasiswa pada kategori kurang baik dengan skor rendah. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan membuat pilihan karir mahasiswa berada pada kategori baik sebesar 28,84 %, kategori cukup baik 41,94%, dan kategori kurang baik sebesar 28,23%. Aspek pemahaman diri memiliki tingkat pencapaian yang rendah yakni sekitar 56,74%, sementara aspek eksplorasi karir mahasiswa memiliki tingkat pencapaian yang tinggi yakni sekitar 93,41%. Rekomendasi berdasarkan temuan penelitian diantaranya ditujukan kepada Prodi PGSD FKIP UMC dan penelitian selanjutnya. Prodi PGSD FKIP UMC direkomendasikan untuk membuat program orientasi karir bagi mahasiswa baru untuk dapat meningkatkan pemahaman diri mereka sebagai calon pendidik, sehingga baik dalam proses perkuliahan maupun setelah lulus nanti mahasiswa tidak kehilangan arah orientasi karirnya karena kurangnya pemahaman diri mereka. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan program orientasi karir bagi calon lulusan mahasiswa melalui kolaborasi antar fakultas di lingkungan Universitas Muhammadiyah Cirebon.
Pendampingan Guru Dalam Mereduksi Kejenuhan Belajar Daring Peserta Didik di Masa Pandemi Melalui Aplikasi Icando
Fanny Septiany Rahayu;
Dianasari Dianasari;
Kartika Nur Tetaripas
Surya Abdimas Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.v6i1.1576
Proses pembelajaran hendaknya diselenggarakan secara interaktif, menyenangkan, menantang, inspiratif, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, kemampuan dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19 membuat sebagian peserta didik bosan dan cukup merepotkan orang tua. Program pendampingan guru melalui aplikasi ICANDO ini diharapkan menjadi salah satu inisiasi guru untuk mereduksi kejenuhan yang dialami peserta didik dan meningkatkan kualitas pembelajaran itu sendiri. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendampingan partisipatif (ceramah, praktek, dan diskusi). Sebagai mitra dalam kegiatan ini adalah Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus III Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon. Berdasarkan hasil dari program ini para guru mampu menguasai media pembelajaran alternatif yang dapat mereduksi kejenuhan belajar peserta didik melalui aplikasi Icando. Upaya tindak lanjut adalah melalui pendampingan berkelanjutan melalui program kerja lain agar bertambah wawasan, penambahan khasanah keilmuan bagi guru, dan pelaksanaan pembelajaran berlangsung dengan menarik dan menyenangkan.
KEJENUHAN BELAJAR DARING PADA MAHASISWA PRODI PGSD DI MASA PANDEMI COVID-19
Fanny Septiany Rahayu;
Fikriyah Fikriyah;
Dianasari Dianasari;
Rezkya Miranda Nishfa
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (270.792 KB)
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i1.2007
Penelitian dilatarbelakangi dengan adanya pembelajaran jarak jauh (daring) di masa pandemic Covid-19. Proses pembelajaran di Perguruan Tinggi yang menggunakan daring dalam kurun waktu hampir dua tahun ini selama pandemic menimbulkan rasa jenuh pada mahasiswa karena tidak dapat berinteraksi secara langsung baik dengan guru ataupun teman-temannya. Oleh sebab itu, tujuan utama penelitian ini dimaksudkan untuk mengungkap gambaran kejenuhan belajar daring pada mahasiswa di masa pandemic Covid-19. Penelitian ini diawali dengan studi pendahuluan dan perancangan konseptual instrumen kejenuhan belajar mahasiswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey. Hasil dari penelitian kejenuhan belajar peserta didik dimasa pandemic adalah 26 mahasiswa (20,9%) mempunyai nilai kejenuhan belajar dalam kategori tinggi, 55 mahasiswa (44,4%) mempunyai nilai kejenuhan belajar dalam kategori sedang, dan 43 (34,7%) mempunyai nilai kejenuhan belajar kategori rendah. Berdasarkan jawaban mahasiswa dapat disimpulkan bahwa kejenuhan belajar pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Cirebon termasuk dalam kategori sedang dengan skor mencapai 44,4%.
Pengaruh Kompetensi Pedagogik Guru Terhadap Keterampilan Intelektual Siswa di SD Negeri 1 Trusmi Wetan
Nur’aeni Nur’aeni;
Aiman Faiz;
Fanny Septiany Rahayu
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 5 Nomor 1 April 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/pembelajar.v5i1.14975
Tujuan penelitian ini adalah untuk menjawab adakah pengaruh pedagogik guru dalam mengembangkan keterampilan intelektual siswa. Untuk memperoleh data, penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitaf survey yang dengan fokus penelitian pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap keterampilan intelektual siswa di kelas V SD Negeri 1 Trusmi Wetan. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan studi dokumentasi. Adapun yang menjadi sumber data primer adalah guru SD Negeri 1 Trusmi Wetan dan data sekunder siswa kelas V di SD Negeri 1 Trusmi Wetan. Secara umum, hasil penelitian ini pengaruh kompetensi pedagogik guru pada pembelajaran sangat efektif untuk meningkatkan keterampilan intelektual siswa. Berdasarkan analisis data ditemukan bahwa hasil uji hipotesis data variabel X (kompetensi pedagogik guru) terhadap keterampilan intelektual siswa menunjukan nilai t-hitung sebesar 2,548> t-tabel 1,724 dan besarnya pengaruh kompetensi pedagogik terhadap keterampilan intelektual adalah = 0,012 atau 12 % sehingga dianggap signifikan karena 0,012< 0,05. Dari hasil tersebut dapat diartikan bahwa kompetensi pedagogik berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keterampilan intelektual pada siswa SD Negeri 1 Trusmi Wetan.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IV dengan Model TGT Pada Materi Nilai Tempat Bilangan
Ega, Septi;
Rahayu, Fanny Septiany;
Nurarafah, Widya
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.6119
Adanya penelitian ini melihat dari rendahnya hasil belajar peserta didik kelas IV pada materi nilai tempat bilangan. Oleh karenanya penelitian ini bertujuan melihat peningkatan hasil belajar peserta didik kelas IV pada materi nilai tempat bilangan dengan model TGT melalui metode PTK untuk menganalisis hasil pembelajaran pra siklus kemudian menerapkan perlakuan menggunakan model pembelajaran TGT pada siklus 1 dan 2 dengan menganalisis data hasil penelitian setiap siklusnya. Subjek penelitian ini yakni peserta didik kelas IV A SDN 1 Bayalangu Lor sebanyak 50 orang. Dalam kegiatan pembelajarannya menggunakan lesson study mencakup tahapan plan, do dan see. Sedangkan penerapannya menggunakan pengelompokkan peserta didik, media dan LKPD yang beragam. Hasil penelitian ini menunjukkan keberhasilan penerapan model TGT yang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi nilai tempat bilangan dibuktikan dengan nilai peserta didik yang melebihi KKM dan peningkatan dari kondisi pra siklus ke setiap siklusnya. Maka implikasinya guru harus mengeksplore penggunaan model pembelajaran yang menyenangkan dan memudahkan peserta didik dalam menangkap materi pembelajaran.
PENGEMBANGAN MEDIA PAPAN PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN (PAPEPENG) UNTUK SISWA KELAS I SEKOLAH DASAR
Kurniasih, Indri;
Jannah, Widia Nur;
Rahayu, Fanny Septiany
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol 7, No 2: OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/jrpd.v7i2.6883
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kualitas media kongkrit pada pembelajaran Matematika khususnya pada materi Penjumlahan dan pengurangan pada kelas I Sekolah Dasar, Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Media pembelajaran yang dikembangkan menggunakan penelitian Research and Development. dengan menggunakan model Borg and gall yang dikembangkan oleh sugiyono. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan angket. Analisis data menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Kemampuan berhitung peserta didik kelas I SD Muhammadiyah Sunten,Sendangrejo, Minggir belum maksimal hal ini dibuktikan melalui wawancara dengan ibu Muthmainah,S.Pd sebagai wali kelas I SD Muhammadiyah Sunten, Beliau mengatakan kemampuan berhitung peserta didiknya belum maksimal dikarenakan peserta didik menganggap sulit pelajaran Matematikan, masih kesulitan dalam berhitung, dimana materi penjumlahan dan pengurangan merupakan materi dasar yang wajib dikuasai, belum adanya media pembelajaran yang konkrit di Sekolah tersebut. Hasil penilaian dari para ahli menunjukan bahwa media Papan Penjumlahan dan pengurangan(PAPEPENG) layak digunakan untuk diujicoba dilapangan.Kata Kunci: (PAPEPENG, Pembelajaran Matematika, siswa Kelas I)
Pengaruh Lingkungan Keluarga terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik
Rahayu, Fanny Septiany
Indonesian Journal of Educational Counseling Vol 8 No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30653/001.202481.359
This research aims to see the extent of the influence of the family environment on the formation of student character. The family is the first and main educational environment for children. The birth of the family as an educational institution since humans were still in the womb and then existed in the world. The duties and responsibilities of parents in the family environment are to lay the foundation of moral values for the formation and development of children in the future, so that children can grow and develop well because it is in the family environment that children first receive the basic knowledge about values. kind. The research method used in this research is a descriptive method with a quantitative survey approach. The results of this research show that the regression coefficient value for the family environment variable is 0.753 or 75.3%, so it can be said that the family environment has an influence on the formation of student character at SD Negeri 2 Arjawinangun by 75.3%. This shows that the family environment has a big influence on the formation of students' character, while the remaining 24.7% of students' character formation is influenced by other factors.