Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

OPTIMALISASI PENGGUNAAN SUPERPLASTICIZER MASTERGLENIUM ACE 8595 DALAM IMPLEMENTASI PEKERJAAN BETON Mahendra Septa Kuswiantoro; Zendy Bima Mahardana; Ma’rifatul Mumayyizah; Alfina Iskindaria; Rifqi Sahrul Nurhuda; Farikhatul Mufaidah; Moch Risjad Aldiansyah
Racic : Rab Construction Research Vol 9 No 1 (2024): JUNI
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/racic.v9i1.4128

Abstract

Kemajuan teknologi dalam dunia konstruksi semakin berkembang pesat termasuk perkembangan material dan metode konstruksi. Penggunaan bahan aditif superplasticizer dalam pembuatan beton dapat meningkatkan kuat tekan dan viskositas dalam mencapai workability pekerjaan cor beton. Namun diperlukan optimalisasi proporsi penggunaan bahan aditif superplasticizer untuk mencapai workability terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui workability terbaik pada penggunaan admixture superplasticizer campuran beton. Bahan aditif yang digunakan adalah MasterGlenium ACE 8595 dengan prosentase penggunaan sejumlah 0,25%, 0,28%, 0,31%, dan 0,34%. Hasil Penelitian mengungkapkan bahwa workability terbaik diperoleh pada penambahan admixture sebesar 0,31% dari berat semen dengan nilai slump sebesar 14 cm dan nilai kuat tekan 17,35 Mpa yang mengindikasikan beton cocok digunakan pada elemen non-struktural seperti beton siklop, trotoar dan pasangan batu kosong. Melalui hasil tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai acuan untuk mencari workability terbaik dari penggunaan superplasticizer MasterGlenium ACE 8595 terhadap implementasi konstruksi yang sesuai
Analisis Kualitas Air untuk Pengelolaan Sumber Daya Air Berkelanjutan dengan Pengujian Air Klorin Susanto, Sony; Sigit Winarto; Zendy Bima Mahardana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/wrd.v5i1.476

Abstract

Sustainable water resource management in Indonesian villages is essential to address poor water quality and low public awareness. This program aims to enhance the knowledge and skills of the community regarding sustainable water resource management. The methods used include training and water quality testing across 14 parameters, such as lead, copper, iron, chromium, pH, and free chlorine, in accordance with the standards set by the Ministry of Health Regulation. Results showed a 40% increase in community understanding after training, with all tested water parameters found to be within safe limits. The program successfully engaged the community in water quality monitoring, raising awareness and encouraging participation in sustainable water resource management. Although some participants initially faced difficulties in using the testing tools, intensive guidance was provided to overcome these challenges. In conclusion, the program positively contributed to improving the community's knowledge, skills, and participation in maintaining better water quality in the village.
Optimasi Substitusi Expanded Polystyrene (EPS) sebagai Agregat Kasar dalam Beton Ringan Non-Struktural Mumayyizah, Ma'rifatul; Dwifi Aprillia Karisma; Zendy Bima Mahardana
Jurnal Civil Engineering Study Vol. 5 No. 02 (2025): Jurnal Civil Engineering Study
Publisher : Civil Engineering of Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/ces.v5i02.1474

Abstract

Beton merupakan material konstruksi dengan densitas tinggi. Beton berdensitas tinggi dapat dibuat lebih ringan dengan mengganti agregat kasar menggunakan Expanded Polystyrene (EPS) serta mengurangi sampah plastik EPS yang sulit terurai dan berbahaya jika dibakar, karena melepaskan gas beracun styrene dan karbon monoksida. Namun, data empiris mengenai pengaruh EPS, silica fume, dan superplastisizer terhadap workabiliy, densitas, dan kuat tekan beton masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi EPS (0%, 5%, 25%, 50%, 75%) dengan silica fume (9,34%) dan superplastisizer (1,7%) dari berat semen terhadap workability beton, densitas beton segar, dan kuat tekan beton, serta menemukan komposisi optimal yang memenuhi kriteria beton ringan non-struktural sekaligus daur ulang sampah EPS. Metode penelitian eksperimental menggunakan 3 silinder (15 cm × 30 cm) per variasi. Hasil pengujian menunjukkan workability beton meningkat, tetapi densitas beton segar dan kuat tekan beton menurun seiring dengan naiknya kadar EPS sebagai subtitusi agregat kasar karena massa jenis EPS rendah dan gaya tariknya lemah terhadap pasta semen. Analisis data diperoleh komposisi optimal subtitusi agregat kasar oleh EPS sebesar 44,88 % dengan kuat tekan, densitas beton segar, dan workability beton sebesar 10,5 Mpa, 1847 kg/m3 dan slump 8 cm memenuhi beton ringan non struktural karena memiliki kuat tekan ≥ 7 MPa dan densitas ≤ 1850 kg/m³. Beton ini cocok diaplikasikan sebagai bagian yang tidak menahan beban utama, seperti lantai dan dinding non-struktural. Dengan 44,88% EPS (2,617 kg/m³) berkontribusi mengurangi 2,16% sampah EPS harian di Kota Kediri. Temuan ini mengusulkan pemanfaatan EPS untuk menciptakan beton ringan non struktural yang ramah lingkungan.
PENGGUNAAN SIKACIM CONCRETE ADDITIVE TERHADAP KUAT TEKAN BETON PASIR DENGAN KANDUNGAN LUMPUR TINGGI Delia Untari; Zendy Bima Mahardana; Fauzie Nursandah
Jurnal Riset Rekayasa Sipil Vol 9, No 1 (2025): September 2025
Publisher : Civil Engineering Study Program, Engineering Faculty Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jrrs.v9i1.108348

Abstract

Beton merupakan material konstruksi yang penting dalam berbagai proyek pembangunan, tetapi kualitasnya sering menurun akibat kadar lumpur tinggi pada agregat halus (pasir). Lumpur dapat menutupi permukaan pasir sehingga proses pencampuran hingga hidrasi semenmenjadi tidak sempurna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis batas optimal kadar lumpur yang dapat ditoleransi dengan penggunaan SikaCim Concrete Additive (SCA) 0,75% dari berat semen pada kadar lumpur yang melebihi batas standar SK SNI S-04-1989-F. Pencampuran beton mengacu pada SNI 03-2834-2000 dengan metode eksperimen laboratorium yang menggunakanbenda uji silinder ukuran 15x 30cm.Variasi kadar lumpur pada pasiradalah 5%, 7,5%, dan 10%. Pengujian yang dilakukan meliputi workability (uji slump) serta kuat tekan beton menggunakan UTM (Universal Testing Machine). Berdasarkan hasil yang diperoleh beton dengan dosis SCA 0,75% kuat tekan meningkat sebesar 29% pada kadar lumpur 5% dan sebesar 20% pada kadar lumpur 7,5%. Sedangkan pada agregat halus dengan kadar lumpur 10% menurun menjadi 20,1 Mpa (6,5%) dari kuat tekan rencana 21,5 Mpa. Penambahan SCA 0,75% dari berat semen terbukti efektif meningkatkan workability dengan memperbaiki hidrasi semen yang terganggu akibat kadar lumpur tinggi pada pasir serta daya lekat antara agregat dan pasta semen. Batas toleransi kadar lumpur maksimal pada kuat tekan rencana adalah 9,5% yang diperoleh dari persamaan regresi linear. Dari penelitian ini penambahan bahan aditif SCA dapat menjadi solusi efektif dalam pembuatan beton di daerah yang keterbatasan sumber material berkualitas.