Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Optimasi Substitusi Expanded Polystyrene (EPS) sebagai Agregat Kasar dalam Beton Ringan Non-Struktural Mumayyizah, Ma'rifatul; Dwifi Aprillia Karisma; Zendy Bima Mahardana
Jurnal Civil Engineering Study Vol. 5 No. 02 (2025): Jurnal Civil Engineering Study
Publisher : Civil Engineering of Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/ces.v5i02.1474

Abstract

Beton merupakan material konstruksi dengan densitas tinggi. Beton berdensitas tinggi dapat dibuat lebih ringan dengan mengganti agregat kasar menggunakan Expanded Polystyrene (EPS) serta mengurangi sampah plastik EPS yang sulit terurai dan berbahaya jika dibakar, karena melepaskan gas beracun styrene dan karbon monoksida. Namun, data empiris mengenai pengaruh EPS, silica fume, dan superplastisizer terhadap workabiliy, densitas, dan kuat tekan beton masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi EPS (0%, 5%, 25%, 50%, 75%) dengan silica fume (9,34%) dan superplastisizer (1,7%) dari berat semen terhadap workability beton, densitas beton segar, dan kuat tekan beton, serta menemukan komposisi optimal yang memenuhi kriteria beton ringan non-struktural sekaligus daur ulang sampah EPS. Metode penelitian eksperimental menggunakan 3 silinder (15 cm × 30 cm) per variasi. Hasil pengujian menunjukkan workability beton meningkat, tetapi densitas beton segar dan kuat tekan beton menurun seiring dengan naiknya kadar EPS sebagai subtitusi agregat kasar karena massa jenis EPS rendah dan gaya tariknya lemah terhadap pasta semen. Analisis data diperoleh komposisi optimal subtitusi agregat kasar oleh EPS sebesar 44,88 % dengan kuat tekan, densitas beton segar, dan workability beton sebesar 10,5 Mpa, 1847 kg/m3 dan slump 8 cm memenuhi beton ringan non struktural karena memiliki kuat tekan ≥ 7 MPa dan densitas ≤ 1850 kg/m³. Beton ini cocok diaplikasikan sebagai bagian yang tidak menahan beban utama, seperti lantai dan dinding non-struktural. Dengan 44,88% EPS (2,617 kg/m³) berkontribusi mengurangi 2,16% sampah EPS harian di Kota Kediri. Temuan ini mengusulkan pemanfaatan EPS untuk menciptakan beton ringan non struktural yang ramah lingkungan.
SOSIALISASI PENGGUNAAN LIMBAH BOTOL PLASTIK UNTUK PENINGKATAN INFRASTRUKTUR JALAN DESA POJOK KECAMATAN MOJOROTO KEDIRI Andri Dwi Cahyono; Zendy Bima Mahardana; Evita Fitrianis Hidiyati; Imam Mustofa; Rama Putra Nugraha; Wiwit Mely Yanti Jannah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38335

Abstract

Pengelolaan limbah plastik telah menjadi isu global yang mendesak dalam beberapa dekade terakhir. Limbah botol plastik, terutama yang terbuang sembarangan, memiliki dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Pada saat yang sama, infrastruktur jalan yang baik menjadi hal penting bagi kemajuan suatu daerah. Dalam upaya mengatasi masalah limbah plastik dan meningkatkan infrastruktur jalan di Desa Pojok, Kecamatan Sukorame, Kediri, perlu dilakukan sosialisasi mengenai pemanfaatan limbah botol plastik sebagai bahan tambah lapis perkerasan jalan. Metode pelaksanaan sosialisasi pemanfaatan limbah botol plastik sebagai bahan tambah lapis perkerasan jalan di Desa Pojok, Kecamatan Sukorame, Kediri seperti Edukasi masyarakat tentang manfaat daur ulang limbah botol plastik dan dampak positifnya terhadap lingkungan dan infrastruktur jalan. Selanjutnya Demonstrasi praktis tentang cara menggunakan limbah botol plastik dalam pembuatan lapis perkerasan jalan. program kerja individual telah berhasil terlaksana secara efektif setelah pelaksanaan kegiatan sosialisasi penggunaan limbah botol plastik dalam pembuatan perkerasan jalan. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, terjadi peningkatan signifikan dalam manfaat dan kontribusi kepada mitra, seiring dengan pengembangan keahlian dalam proses produksi. Sebagai rekomendasi untuk masa depan, disarankan untuk melanjutkan kegiatan pengabdian di beberapa desa dengan menerapkan metode dan pengetahuan baru yang dapat memberikan dampak positif yang lebih besar.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN SUPERPLASTICIZER MASTERGLENIUM ACE 8595 DALAM IMPLEMENTASI PEKERJAAN BETON Mahendra Septa Kuswiantoro; Zendy Bima Mahardana; Ma’rifatul Mumayyizah; Alfina Iskindaria; Rifqi Sahrul Nurhuda; Farikhatul Mufaidah; Moch Risjad Aldiansyah
Racic : Rab Construction Research Vol. 9 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/racic.v9i1.4128

Abstract

Technological advances in the construction world are growing rapidly, including the development of materials and construction methods. The use of superplasticizer additives in the manufacture of concrete can increase compressive strength and viscosity in achieving the workability of concrete cast work. Itis necessary to optimize the proportion of the use of superplasticizer additives to achieve the best workability. This study aims to determine the best workability in the use of concrete mixture superplasticizer admixture. The additive used is MasterGlenium ACE 8595 with a percentage of use of 0.25%, 0.28%, 0.31%, and 0.34%. The results revealed that the best workability was obtained in the addition of admixture of 0.31% of the weight of cement with a slump value of 14 cm and a compressive strength value of 17.35 Mpa which indicates that concrete is suitable for use in non-structural elements such as cyclope, pavement and masonry bare concrete. Through these results, it is hoped that it can be used as a reference to find the best workability from the use of MasterGlenium ACE 8595 superplasticizer for the implementation of appropriate construction.
Pendampingan Penilaian Kelayakan Struktur Beton Bertulang Ruko 2 Lantai Menggunakan Uji Non-Destruktif: Penelitian Dwifi Aprillia Karisma; Agata Iwan Candra; Zendy Bima Mahardana
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5580

Abstract

Bangunan ruko beton bertulang banyak digunakan sebagai fasilitas kegiatan ekonomi masyarakat, sehingga pemantauan kondisi struktur secara dini diperlukan untuk menjaga keselamatan dan fungsi layan bangunan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini melakukan pendampingan kepada pemilik bangunan dalam penilaian kelayakan struktur beton bertulang pada ruko dua lantai menggunakan metode uji non-destruktif. Permasalahan mitra berupa lendutan balok dan retakan struktur. Metode pelaksanaan meliputi konsultasi teknis, investigasi visual, pengukuran lendutan dan retak, serta pengujian non-destruktif menggunakan hammer test. Hasil evaluasi menunjukkan lendutan balok 3,00–3,75 cm dan lendutan pelat 1,25–2,10 cm, disertai panjang retak balok 45–70 cm dan pelat 135–240 cm. Uji hammer test mengindikasikan kuat tekan beton relatif rendah, yaitu 16,8–18,2 MPa pada balok dan 17,7–18,1 MPa pada pelat. Pembongkaran sebagian menunjukkan tebal selimut balok 5,0–6,0 cm dan pelat 2,65–3,50 cm. Melalui pendampingan, mitra memperoleh pemahaman mengenai kondisi aktual struktur dan rekomendasi perbaikan berupa perbaikan retak, perkuatan lokal, serta pemantauan berkala untuk menjaga keamanan bangunan jangka panjang.
EFEKTIVITAS PEMBUATAN BETON DENGAN PENGGUNAAN AGREGAT KASAR KEDAK MOHAMAD ABDUL AZIZ HANAFI; ZENDY BIMA MAHARDANA; NUR ADDINFATKUNADA; MUHAMMAD RAFIQ SUSANTO; YOSSY MURDIANTO EKA SAPUTRA; HANIFATUS CINTYA; MIA SETIYO ASIH
Jurnal Riset Rekayasa Sipil Vol 6, No 2 (2023): Maret 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.446 KB) | DOI: 10.20961/jrrs.v6i2.71930

Abstract

Kabupaten Kediri merupakan suatu wilayah pemerintahan di Provinsi Jawa Timur, yang saat ini sedang berkembang dalam pembangunan infrastruktur. Secara umum pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kediri sering kali memanfaatkan fungsi beton dalam perkuatannya. Sungai Brantas merupakan sumber dari hasil tambang agregat halus yang digunakan sebagai penyusun beton, dimana kualitas dari pasir Sungai Brantas terbilang cukup baik. Agregat kasar yang sering digunakan di Kabupaten Kediri berasal dari daerah kedak. Berbeda dengan agregat halus, kualitas agregat kasar yang berasal dari daerah Kedak memiliki nilai keausan yang berbeda–beda. Pengujian yang dilakukan adalah melakukan uji kelayakan agregat, slump dan melakukan uji tekan kuat pada usia perawatan beton telah mencapai 28 hari. Metode yang dilakukan dalam penelitian adalah secara eksperimental dengan melakukan pembuatan beton sesuai metode SNI 03-2834-2000 dengan kondisi sampling keausan agregat kasar dibawah kriteria dan melakukan kombinasi bahan aditif master sure 1007 dan master glenium ace 8595. Jenis bahan aditif ini merupakan superplastizier pasta beton dan dipercaya mampu meningkatkan kualitas kuat tekan beton. Target kuat tekan beton dapat dicapai dengan upaya penggunaan kombinasi zat aditif master sure sebesar 0,35% dan master glenium sebesar 0,25% dari prosentase bahan pengikat. Hasil kuat tekan rata–rata 3 buah benda uji yang didapatkan adalah 15,52 MPa dari target rencana 15 MPa. Penggunaan zat aditif master sure dan master glenium pada pembuatan beton dengan nilai keausan agregat kasar melebihi standar, secara efektif mampu menjaga kualitas tekan beton yang kuat sesuai dengan target yang direncanakan. Sehingga kondisi agregat kasar yang tidak lolos pengujian keausan agregat tetap dapat digunakan sebagai bahan penyusun beton, tentunya dengan dilakukan kombinasi bahan aditif master sure dan master glenium.
PENGGUNAAN SIKACIM CONCRETE ADDITIVE TERHADAP KUAT TEKAN BETON PASIR DENGAN KANDUNGAN LUMPUR TINGGI Delia Untari; Zendy Bima Mahardana; Fauzie Nursandah
Jurnal Riset Rekayasa Sipil Vol 9, No 1 (2025): September 2025
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jrrs.v9i1.108348

Abstract

Beton merupakan material konstruksi yang penting dalam berbagai proyek pembangunan, tetapi kualitasnya sering menurun akibat kadar lumpur tinggi pada agregat halus (pasir). Lumpur dapat menutupi permukaan pasir sehingga proses pencampuran hingga hidrasi semenmenjadi tidak sempurna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis batas optimal kadar lumpur yang dapat ditoleransi dengan penggunaan SikaCim Concrete Additive (SCA) 0,75% dari berat semen pada kadar lumpur yang melebihi batas standar SK SNI S-04-1989-F. Pencampuran beton mengacu pada SNI 03-2834-2000 dengan metode eksperimen laboratorium yang menggunakanbenda uji silinder ukuran 15x 30cm.Variasi kadar lumpur pada pasiradalah 5%, 7,5%, dan 10%. Pengujian yang dilakukan meliputi workability (uji slump) serta kuat tekan beton menggunakan UTM (Universal Testing Machine). Berdasarkan hasil yang diperoleh beton dengan dosis SCA 0,75% kuat tekan meningkat sebesar 29% pada kadar lumpur 5% dan sebesar 20% pada kadar lumpur 7,5%. Sedangkan pada agregat halus dengan kadar lumpur 10% menurun menjadi 20,1 Mpa (6,5%) dari kuat tekan rencana 21,5 Mpa. Penambahan SCA 0,75% dari berat semen terbukti efektif meningkatkan workability dengan memperbaiki hidrasi semen yang terganggu akibat kadar lumpur tinggi pada pasir serta daya lekat antara agregat dan pasta semen. Batas toleransi kadar lumpur maksimal pada kuat tekan rencana adalah 9,5% yang diperoleh dari persamaan regresi linear. Dari penelitian ini penambahan bahan aditif SCA dapat menjadi solusi efektif dalam pembuatan beton di daerah yang keterbatasan sumber material berkualitas.