Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Media Internet Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Fachriadi, Andreansyah; Mugiyono, Mugiyono
Juwara: Jurnal Wawasan dan Aksara Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/juwara.v4i2.127

Abstract

This study limits the use of internet media to the context of learning and focuses solely on analyzing students' cognitive learning outcomes, excluding affective and psychomotor aspects. Students' limited understanding of effective technology use is also considered a constraint. The research aims to examine the influence of internet media utilization on students' final grades. A quantitative correlation approach was employed, with data collected through questionnaires, observations, and documentation. The sample consisted of 43 randomly selected students from SMK Negeri 7 Jakarta Timur. The research instruments included a questionnaire with 20 items for variable X (students' learning outcomes) and variable Y (use of internet media). Analysis using the product moment correlation test revealed an "ro" value of 0.527, which exceeded the "rt" value at both the 5% (0.304) and 1% (0.393) significance levels. These findings indicate that internet media positively contributes to learning outcomes. The implications encourage educators to integrate internet media into teaching to foster innovative methods and enhance student engagement. This study, conducted at SMK Negeri 7 Jakarta Timur, highlights the potential of internet media as a supportive tool for improving the effectiveness of learning processes.
Pengaruh Pembiasaan Sholat terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik Kholid, Kholid; Mugiyono, Mugiyono
Juwara: Jurnal Wawasan dan Aksara Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/juwara.v4i2.148

Abstract

ABSTRAK Pembiasaan Sholat selalu diterapkan oleh pihak sekolah pada waktu dzuhur dan ashar yang dilaksanakan di masjid sekolah mengingat waktu sekolah peserta didik SMKS Nurul Iman pada siang hari menjelang sore hari. Agar membentuk karakter yang lebih baik lagi maka peserta didik di wajibkan untuk sholat di masjid pada waktunya. Metode ini menggunakan korelasi kuantitatif. Dengan menggunakan metode pengambilan random sampling berjumlah 27 peserta didik di SMKS Nurul Iman Jakarta Timur. Serta dilengkapi dengan teknik angket, observasi, dokumentasi. Sedangkan dalam menganalisis menggunakan teknik korelasi product moment. Metode deskriptif analitis korelasional digunakan dalam proses ini. Dua metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan observasi. Dengan mendistribusikan kuesioner dengan masing-masing 20 item untuk variabel X (pembiasaan shalat) dan Y (pembentukan karakter siswa), pendekatan sampel, yang dikenal sebagai pengambilan sampel acak, digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa "ro" > "rt" pada taraf signifikan 5% dan 1%. Uji koefisien product moment menghasilkan "rxy" atau "ro" sebesar 0,610, sedangkan "rt" pada tabel signifikan 5% = 0,388 dan taraf signifikan 1% = 0,496. Dengan demikian, berdasarkan temuan ini, Hipotesis Nihil (Ho) ditolak atau tidak didukung, sedangkan Hipotesis Alternatif (Ha) diterima atau disetujui.
Pengaruh Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Terhadap Perilaku Siswa Sari, Putri Maharani Anom; Mugiyono, Mugiyono
Juwara: Jurnal Wawasan dan Aksara Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/juwara.v4i2.242

Abstract

This study aims to explore the significant impact of Islamic education learning on student behavior. The methodology employed in this study is a quantitative approach through sample selection. Sample selection among students was conducted using purposive sampling methods. The findings of this study indicate that there is a moderate impact of Islamic education learning on student behavior, with an analyzed influence level of 0.593 or 59.34%. In conducting the analysis, the product moment correlation technique was applied. From the Product Moment "r" Value Table, it was revealed that with a df of 31, the Product Moment "r" values obtained at a significance level of 5% are 0.355 and at 1% are 0.456. Comparing the "ro" value achieved by the researcher, which is 0.593, with the "rt" values, each being 0.355 and 0.456, it is evident that "ro" exceeds "rt" at both the 5% and 1% significance levels. Consequently, the Null Hypothesis is rejected and the Alternative Hypothesis is accepted. This indicates a significant impact of the Islamic Education Learning on Student Behavior at SDN Cipinang 03 Pagi Jakarta.
Supervisi Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru SD Negeri 219 Bengkulu Utara Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Mugiyono, Mugiyono
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v2i1.193

Abstract

This research was conducted to improve the quality of learning in the classroom. The data obtained in this research is from without giving treatment to the variables studied. So this research is included in the ex post facto research. The subjects in the study were all 12 teachers of SD Negeri 219 Bengkulu Utara, totaling 12 people. Data collection techniques using instruments and observation. Collecting data through a questionnaire instrument to obtain teacher performance data through the supervision of the principal, while data collection is through observation to obtain data on the quality of learning in class. Descriptive analysis is used to analyze data by describing the data that has been collected. The results of the research on the implementation of principal supervision on the performance of teachers at SD Negeri 219 Bengkulu Utara for the 2016/2017 academic year obtained a score of 882 with a percentage of 89.6% which was included in the Good category. While the results of research on the quality of learning in the classroom obtained a value of 1.316 with a percentage of 85.6% which is included in the Good category.
PERKEMBANGAN PEMIKIRAN DAN PERADABAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF SEJARAH Mugiyono Mugiyono
JIA (Jurnal Ilmu Agama) Vol 14 No 1 (2013): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jia.v14i1.457

Abstract

Lajunya perkembangan pemikiran Islam sepanjang sejarah, karena adanya sikap terbuka, toleran dan akomodatif  kaum muslimin terhadap hegemoni pemikiran dan peradaban asing, cinta ilmu, budaya akademik, kiprah cendikiawan muslim dalam pemerintahan dan lembaga  sosial kemasyarakatan, berkembangnya aliran yang mengedepankan rasio dan kebebasan berpikir, meningkatnya kemakmuran negeri-negeri Islam, dan permasalahan yang dihadapi umat Islam dari masa ke masa semakin kompleks dan memerlukan solusi. Semua bidang keilmuan dijadikan objek kajian oleh para tokoh pemikir Islam, baik ilmu agama maupun ilmu umum. Dari perkembangan pemikiran Islam ini berimplikasi pada perkembangan peradaban Islam di seluruh penjuru dunia Islam. Perkembangan pemikiran dan peradaban Islam ini ditandai dengan berkembangnya lembaga-lembaga pendidikan, pada masa Dinasti Umayah dan Dinasti Abbasiyah dan didukung oleh dinasti-dinasti lainnya seperti di Cordova Andalusia, Afrika Utara, Turki dan India Islam. Hal ini berdampak signifikan terhadap kehidupan umat Islam dan berpengaruh kuat terhadap kemajuan peradaban dunia internasional pada umumnya, dari masa klasik hingga era modern. Dalam tulisan ini dikaji tentang faktor pendukung perkembangan pemikiran dan peradaban Islam, proses perkembangan pemikiran dan peradaban Islam sepanjang sejarah, bidang keilmuan yang dikembangkan dan para tokohnya, dan dampak perkembangan pemikiran dan peradaban Islam terhadap kehidupan umat Islam dan dunia internasional.
RELASI NASIONALISME DAN ISLAM SERTA PENGARUHNYA TERHADAP KEBANGKITAN DUNIA ISLAM GLOBAL Mugiyono Mugiyono
JIA (Jurnal Ilmu Agama) Vol 15 No 2 (2014): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jia.v15i2.492

Abstract

Nasionalisme merupakan sikap politik masyarakat yang mempunyai kesamaan wilayah, budaya, bahasa, idiologi, cita-cita dan tujuan, kemudian mengkristal menjadi paham kebangsaan. Paham ini berkembang lalu mempengaruhi politik kekuasaan dunia dan berdampak luas bagi negara-negara bangsa. Ketika nasionalisme masuk di dunia Islam, mereka sudah memiliki nilai-nilai universal yang dianut masyarakat muslim sebagai unsur pemersatu. Umat Islam senyikapi nasionalisme ini beragam, ada yang menerima, ada yang apriori, dan ada yang menolak. Sebagian umat Islam berpendapat bahwa nasionalisme murni adalah nasionalisme Eropa yang sekuler. Hanya ini yang dapat dijadikan energi perubahan sosial politik di dunia Islam. Sebagian lain berpendapat bahwa nasionalisme ala Eropa adalah sekuler, mengabaikan agama, yang menyebabkan lemahnya dunia Islam. Islam tidak kompatibel dengan nasionalisme, karena secara ideologis saling berlawanan. Ia bersifat nasional-lokal, sedangkan Islam bersifat universal. Sebagian lagi umat Islam bersikap netral, nasionalisme harus memperhatikan kepentingan seluruh warga bangsa dengan basis ukhuwah Islamiyah. Nasionalisme ini merupakan bagian integral dari konsep “Pemerintahan Madinah” dan Ini yang disebut nasionalisme Islam. Paham nasionalisme Islam ini lalu menjadi spirit dan inspirasi kaum muslimin secara global untuk bangkit dan membebasakan negara-negara Islam dari kolonialisme negara-negara Eropa. Di beberapa negara Islam, paham nasionalisme Islam  menjadi alat pemersatu sekaligus alat perjuangan untuk merebut kemerdekaan. 
INTEGRASI SISTEM POLITIK ISLAM DALAM KANCAH PERPOLITIKAN NASIONAL INDONESIA Mugiyono Mugiyono
JIA (Jurnal Ilmu Agama) Vol 16 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jia.v16i2.505

Abstract

The Majority of Muslims in Indonesia are very influential in politics and state government activities. From the beginnings of Islam in Indonesia, Muslims play an important role in political life and state. It is characterized by the many Islamic kingdoms that once lived in this country. Many Muslim fighters which are known or unknown in the public have been fighting for independence and defending it from the invaders. Many of muslims politicians participate in the implementation of important political policies. Thus this state lasts from the beginning of Islam to Indonesia's independence until now. The perpetrators pioneering history of independence and the founder of the state of Indonesia are predominantly Muslim. They incorporate the essence of Islam into the foundations of the state. Vertices of Islam among the Muqadimah or the Preamble of the Constitution of 1945, which consisted of four paragraphs, the formulation of Pancasila is the basis of the Republic of Indonesia, terms and forms of government agencies, such as the DPR (House of Representatives), MPR (Consultative Assembly People), MA (Supreme Court) and others. That is, the Islamic political system born of Muslim thinkers and based al-Qur'an and Sunnah has given many colors and patterns for the form and system of Indonesian politics. This needs to be proven scientifically through research.
INTEGRASI PEMIKIRAN ISLAM DAN PERADABAN MELAYU: STUDI EKSPLORATIF HISTORIS TERHADAP PERKEMBANGAN PERADABAN MELAYU ISLAM DI NUSANTARA Mugiyono Mugiyono
JIA (Jurnal Ilmu Agama) Vol 17 No 1 (2016): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jia.v17i1.634

Abstract

Integration of Islamic thought and civilization Malays make acculturation and assimilation between them to give birth to new style of Islamic Malay civilization which has its own distinct characteristics with Islamic civilization elsewhere. Dynamics of Islamic thought in the Malay lands have created the character of Malay Islamic civilization. Islam became the unifying factor of various ethnic Malays. 'supra-identity' across geographical boundaries, ethnic sentiments, customs and traditions of the local Malays. Malay is as'lingua franca' by Muslim scholars, clerics, and merchants. He has an important role in the formation of the intellectual tradition of Islam in the Malay World archipelago that produce scientific work in various fields. These works developed over time, so it has great influence in the formation of social-intellectual tradition of Islam in the frame of Islamic civilization in the Malay Archipelago. The influence of Islam in the Malay civilization not only in the religious order, but more extensive and comprehensive, of which include; science, politics, culture, customs, art, literature, language, laws and other Malays.