Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Persepsi Pendidik dalam Implementasi Pembelajaran Daring di Universitas Al Washliyah Labuhanbatu Saprida Saprida
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 5 (2022): October Pages 6401-7346
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i5.3643

Abstract

Pandemi menyebabkan perubahan signifikan dalam pendidikan, termasuk pembelajaran online dan kebijakan belajar dari rumah. Penelitian ini mencakup pembelajaran daring pada dosen di Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan khususnya Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Al Washliyah. Berdasarkan enam standar kinerja yaitu persiapan belajar, kegiatan pembelajaran, penilaian pembelajaran, interaksi interpersonal, pertumbuhan profesional, dan pengembangan sekolah, 25 dosen diminta mengisi kuesioner penilaian diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen berada di level 3 untuk persiapan belajar, evaluasi pembelajaran, dan interaksi interpersonal. Dosen juga berada di level 2 untuk kegiatan pembelajaran, pengembangan profesi, dan standar pengembangan institusi. Hasil ini mengungkapkan pengetahuan berharga untuk mengambil inisiatif tindak lanjut yang dapat membantu dosen meningkatkan kinerja mereka
ANALISIS KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL “PERAHU KERTAS” KARYA DEE LESTARI Saprida
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 4 No. 2 (2020): Vol IV. Edisi II
Publisher : Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.522 KB)

Abstract

Permasalahan yang diteliti adalah konflik batin tokoh utama dalam novelperahu kertas karya dee lestari. dalam penelitian ini dipokuskan pada konflik batintokoh utama yaitu keenan. jenis penelitian yang saya gunakan adalah metodekualitatif. sumber data yang diteliti adalah novel perahu kertas dee lestari yangditerbitkan tahun 2009. pengumpulan data dilakukan dengan metode membaca. dataditeliti dengan kedekatan kepribadian tokoh Keenan dengan mekanisme pertahanan.Hasil analisis menyatakan bahwa tokoh utama Keenan mengalami konflik batin yangdisebab kan oleh ketidak sesuaian keinginan ayahnya dengan apa yang ia impikan .Sedangkan konflik yang dialami tokoh Kugy itu disebabkan oleh impian yang tidakmendapatkan dukungan dari para sahabatnya.
Meningkatkan Kesadaran Konservasi Lingkungan dalam Pendidikan Biologi bagi Mahasiswa: Pendekatan Etnobiologi Berbasis Masalah Sosio-Ekologis Defri Rahmat; Yuni Pantiwati; Yus M. Cholily; Rizki Kurniawan Rangkuti; Saprida Saprida; Wahyu Azhar Ritonga
International Journal Of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS) Vol 5 No 6 (2026): IJHESS JUNE 2026
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhess.v5i6.2402

Abstract

The background of this research is based on the global ecological crisis that demands a reform of biology education that is not only oriented towards mastery of concepts, but also on the formation of environmental conservation awareness and behavior. This research is motivated by the low conservation awareness of students in high schools which has an impact on the declining quality of the local environment. The purpose of this study is to describe the effectiveness of a socio-ecological-based ethnobiology approach in fostering environmental conservation awareness of students in biology learning. The research method used a quantitative descriptive design with 36 students as subjects. The instruments used included pre-test questions, participatory observation-based process assessment, post-test questions, and an environmental conservation awareness questionnaire. Data were analyzed using descriptive statistics and N-Gain scores. The findings showed an average pre-test score of 75.22 (SD=3.47) increasing to a post-test score of 76.00 (SD=3.66). The average process score of 59.97 reflects varied active involvement of the 36 students, 18 (50%) completed the conservation awareness questionnaire with an average score of 79.78, which is categorized as "Good." A total of 83.3% of students achieved the "Good" to "Very Good" category in the post-test. The implications of the socio-ecological-based ethnobiology approach have proven effective in integrating local wisdom with modern biological concepts, thus having the potential to be widely implemented as an innovative strategy for environmental education in Indonesia.