Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Strategi Digital Marketing Dalam Promosi Produk Bank Mega Melalui Key Opinion Leader (KOL) Dinda Putri Agustin; Guruh Ramdani
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.9580

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong perusahaan untuk beradaptasi dalam strategi pemasarannya, salah satunya melalui pemanfaatan Key Opinion Leader (KOL). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi digital marketing Bank Mega dalam mempromosikan produk melalui KOL. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan KOL efektif dalam meningkatkan brand awareness, memperluas jangkauan audiens, dan membangun kepercayaan konsumen. Strategi ini dapat dijelaskan melalui kerangka Teori AISAS (Attention, Interest, Search, Action, Share), di mana kehadiran KOL mampu menarik perhatian dan minat audiens, mendorong pencarian informasi lebih lanjut, memengaruhi keputusan pembelian, serta merangsang konsumen untuk berbagi pengalaman melalui media sosial. Bank Mega memanfaatkan platform seperti Instagram, TikTok, dan YouTube untuk menjangkau generasi milenial dan Gen Z melalui konten personal dan interaktif yang selaras dengan tahapan dalam model AISAS. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi digital marketing melalui KOL menjadi solusi yang efektif dalam meningkatkan daya saing Bank Mega di industri perbankan Indonesia.
Pengaruh Humor dan Influencer Keanuagl dalam Iklan Pantene "Bye #Rambutcapek” terhadap Minat Beli Konsumen Gen Z di DKI Jakarta Rakhmah, Namirah Talitha; Guruh Ramdani
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.9749

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh humor dan keberadaan influencer KeanuAgl dalam iklan Pantene “Bye #RambutCapek” terhadap niat beli konsumen Generasi Z di Jakarta. Di era digital, strategi pemasaran semakin banyak memanfaatkan konten yang menghibur serta figur publik yang dikenal luas untuk menarik perhatian audiens muda. KeanuAgl, dengan gaya ekspresif dan humornya, dipersepsikan mampu menarik perhatian penonton dan membangun resonansi emosional. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei terhadap 109 responden dari kalangan Generasi Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humor dan keberadaan influencer memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli konsumen. Iklan tersebut dianggap berhasil karena mampu menyampaikan pesan secara ringan, menarik, dan mudah dipahami. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi humor serta pemilihan influencer yang selaras dengan karakteristik audiens dapat meningkatkan daya persuasif iklan dalam kampanye pemasaran digital.
Aspek Humor dalam Iklan Penipuan dari BCA: Analisis Semiotika Roland Barthes Syakira, Sheelin Nur Khalida; Guruh Ramdani
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.9815

Abstract

Iklan yang menggunakan humor sebagai daya tarik agar membuat penerima pesan memperoleh mood positif, sehingga probabilitas penerimaan pesan secara baik akan lebih besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur humor dalam iklan layanan masyarakat “Penipuan Makin Agak Laen, Kasih Tau yang Laen” dari BCA. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis semiotika Roland Barthes. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi unsur humor dibangun dalam iklan tersebut serta makna yang dihasilkan. Penelitian ini didukung dengan teori humor relief dari Sigmund Freud yang digunakan untuk melihat bagaimana humor berfungsi sebagai pereda ketegangan dalam penyampaian isu serius. Temuan dari penelitian ini menunjukkan penggunaan unsur humor dalam iklan yang mengangkat isu sensitif seperti penipuan dapat membantu menyampaikan pesan secara lebih ringan dan dapat diterima oleh audiens secara ringan. Humor tidak hanya berfungsi sebagai alat penghibur, tetapi juga berperan sebagai mekanisme untuk meredakan ketegangan emosional yang mungkin timbul dari topik yang serius.