Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

IMPROVING TEACHER PERFORMANCE AND STUDENTS ATTAINMENT THROUGH CONTEMPORARY LEADERSHIP IN ISLAMIC FORMAL SCHOOL Indri Indri
Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Vol 5, No 2 (2021): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseedu.v5i2.17795

Abstract

This paper aims to find and describe the concept of teacher achievement in learning. This study uses a qualitative approach. The results showed that through constructive learning, students interpret and construct a reality based on their interactions and experiences with the environment.
OPTIMALISASI SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PENINGKATAN MUTU LEMBAGA PENDIDIKAN Indri; Ainur Alam Budi Utomo
BUANA ILMU Vol 7 No 1 (2022): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v7i1.3021

Abstract

This paper aims to identify the development of the quality of Human Resources in improving the quality of educational institutions. The results of the study indicate that efforts to guarantee and improve the quality of education, especially human resources, are difficult to separate from quality management, where all management functions carried out are directed as much as possible to provide services that meet or exceed national education standards. In this regard, efforts are needed to control quality through optimization as illustrated by a good and systematic Standard Operating Procedure (SOP), and supported by an organizational culture that continues to evolve towards improvement. Keywords: Human Resources, Quality of Educational Institutions Tulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia dalam peningkatan mutu lembaga pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan, khususnya sumber daya manusia sulit dilepaskan keterkaitannya dengan manajemen mutu, dimana semua fungsi manajemen yang dijalankan diarahkan semaksimal mungkin dapat memberikan layanan yang sesuai dengan atau melebihi standar nasional pendidikan. Berkaitan dengan hal tersebut diperlukan upaya untuk mengendalikan mutu melalui optimalisasi yang tergambar lewat Standar Operasional Prosedur (SOP) yang baik dan sistematis, serta didukung oleh budaya organisasi yang terus berkembang menuju perbaikan. Kata Kunci: Sumber Daya Manusia, Mutu Lembaga Pendidikan
“Gobak Sodor” as A Suggestopedia Technique in Learning English in PAUD Ahmad Dahlan Surakarta Indri Indri
International Journal of English Linguistics, Literature, and Education (IJELLE) Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijelle.v4i2.2862

Abstract

This study was a descriptive analysis that had a purpose to describe the application of suggestopedia in English learning in early childhood students (PAUD) through gobag sodor game. The data were taken through interview to English teachers of Ahmad Dahlan Kindergaten Surakarta and observation toward the process of English learning using gobag sodor. They were then analyzed using Milles and Huberman's interactive data analysis technique. The results of this study showed that the application of gobag sodor in English learning in Ahmad Dahlan Kindergarten was in line with the suggestology or suggestopedia method in which it eradicated the feelings of fear of making mistakes, fear of being incompetence, and fear of something new or unfamiliar that made the students got rilex and happy in learning foreign language such as English. It was considered beneficial because it involved the physical, psychological and knowledge aspects of the students and teachers. Then,  it should be the disadvantages of teaching English using the Gobak Sodor game are pedagogic skills and the teacher's special attention to early childhood in preparing Gobak Sodor teaching and learning activities.
The Role of the Headmaster in Establishing Exemplary Schools Indri Indri
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 4 (2023): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i4.3761

Abstract

This research analyzes the character of the madrasah principal in leading educational institutions. The objective of this study is to elucidate the significance of a madrasah head's virtuous character as a leader, which undoubtedly influences the persons and institutions under their guidance. This study is a qualitative case investigation conducted at a Madrasah located in Kartasura during the year 2022. Employing the interview technique with the headmaster, two educators, two parental figures of students, and observation. Triangulation is employed to verify the accuracy of the data by juxtaposing it with interviews and observations. This study employed interactive analysis. The findings of this investigation: The head of Madrasah embodies the qualities of uswatun hasanah, which include adherence to instructions, democratic leadership, and recognising teachers as individuals with their own capabilities. They possess excellent listening and speaking skills, empathy towards others, and the ability to make sound judgements. The term used to refer to this character is "nguwongke". Recommendations in this study propose that leaders of educational institutions should strive to establish efficient two-way communication by minimising mutual blame and adopting an attitude of mutual evaluation. Additionally, it is advised that leaders raise awareness among all stakeholders of educational institutions regarding the importance of frequently recognising and rewarding staff and subordinates. The character embodying the principles of the madrasah is characterised by democratic objectivity, serving as a role model, doing what they preach, making intelligent decisions, being attentive to others, and possessing effective communication skills. This character possesses the capability to cultivate self-leadership.
Kurikulum Merdeka dalam Pandangan Filsafat Esensialisme Nurur Rubingah; Pipit Saraswati Indriasari; Endang Fauziati; Indri Indri
Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Vol 1 No 1 (2023): Februari: Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.966 KB) | DOI: 10.55606/jbpi.v1i1.1004

Abstract

Essentialism is a philosophical stream that emphasizes culture and efforts to prepare humans for life. The independent curriculum aims to improve the education system in Indonesia during the pandemic and post-pandemic as well as to form a Profil Pelajar Pancasila. The research method used in this research is descriptive qualitative using library research. The implication of this research is the conformity of the views in this essentialist philosophy to the independent curriculum.
Pengembangan Kinerja Guru melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM) untuk Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Menengah Atas Nurul Sholikhah; Harun Joko Prayitno; Indri
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1977

Abstract

Evaluasi kinerja guru merupakan komponen penting dalam menilai efektivitas pengajaran serta menjadi dasar untuk meningkatkan dan mengembangkan profesionalisme guru. Platform Merdeka Mengajar (PMM) dirancang untuk mendukung proses pembelajaran, penilaian siswa, dan pengembangan profesional, sekaligus mendorong kolaborasi antarrekan dan penguatan kompetensi guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja dan kompetensi guru dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pemanfaatan PMM. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles & Huberman, dan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PMM memberikan kontribusi positif terhadap kejelasan tujuan kinerja, penguatan kompetensi individu, serta peningkatan partisipasi guru dalam komunitas belajar profesional. Keberhasilan pemanfaatan PMM dipengaruhi oleh dukungan kepemimpinan kepala sekolah, budaya kolaboratif, dan kesiapan infrastruktur teknologi. Tantangan yang dihadapi meliputi literasi digital guru yang belum merata serta keterbatasan integrasi PMM ke dalam sistem evaluasi kinerja formal. Penelitian ini menegaskan bahwa PMM memiliki potensi besar untuk diintegrasikan dalam sistem manajemen kinerja guru di sekolah menengah, dengan syarat adanya dukungan kebijakan, pelatihan berkelanjutan, dan penguatan infrastruktur. Hasil observasi menunjukkan bahwa 90% guru di SMA Negeri Kabupaten Sragen telah merasakan manfaat PMM dalam bentuk inspirasi, referensi pembelajaran, dan pemahaman kurikulum Merdeka. Sekolah yang mampu mengelola dukungan organisasi, kejelasan tujuan, sistem umpan balik, dan budaya kolaboratif—seperti SMA Negeri 1 Sragen—menunjukkan peningkatan keterlibatan dan kinerja guru. Sebaliknya, sekolah yang belum mengoptimalkan faktor-faktor tersebut masih menunjukkan pemanfaatan PMM yang terbatas. Temuan ini menegaskan peran strategis PMM dalam mempercepat transformasi pendidikan dan meningkatkan efektivitas kinerja guru.
Strategi Kepala Sekolah dalam Mengelola Bisnis Center Technopark Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Warga Sekolah Arif Churniawan Majidi; Harun Joko Prayitno; Indri
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3216

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan strategi kepala sekolah dalam mengembangkan bisnis center berbasis Technopark di SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo dan menganalisis kontribusinya terhadap kesejahteraan warga sekolah. Berangkat dari keterbatasan sumber pendanaan dan kebutuhan penguatan fasilitas praktik vokasi, sekolah menginisiasi Technopark sebagai unit usaha yang terintegrasi dengan kurikulum dan praktik produksi (teaching factory). Metode yang dipakai adalah pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik purposive sampling yang melibatkan kepala sekolah, direktur Technopark, guru produktif, siswa, dan stakeholder mitra. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi; validitas diperkuat melalui triangulasi. Hasil menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan fungsi manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) secara sistematis sehingga Technopark menjadi wahana pembelajaran sekaligus sumber pembiayaan alternatif. Surplus usaha dialokasikan untuk insentif guru, beasiswa siswa, peningkatan sarana praktik, dan program pengembangan kompetensi. Kendala utama ditemukan pada keterbatasan SDM manajerial dan belum terformulasinya indikator kinerja terukur. Penelitian merekomendasikan perumusan KPI, penguatan kapasitas manajerial, dan diversifikasi produk untuk menjaga keberlanjutan.