Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH SUBTITUSI TEPUNG Azolla microphylla DAN LIMBAH TEPUNG SISA PENGGORENGAN TERHADAP KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK ITIK PEDAGING Alwi Sihab; Nita Opi Ari kustanti; Alfan Setya Winurdana
AVES: Jurnal Ilmu Peternakan Vol. 17 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/aves.v17i1.2906

Abstract

The objective of this research was know to the effect and optimize level of azolla microphylla used in ration on dry and organic matter digestibility for meat duck. This research use 100 meat duck aged 4 days, randomly divided into 5 treatment combinations Completely Randomized Design (CRD) wich divided into five treatment and treatment each (P0, P1, P2, P3,P4) consist of four replication. Each replication used 5 meat ducks. The result of this research in each treatment (P0,P1,P2,P3,P4) on the largest dry matter intake at P0 3523,38, lowest at P4 2998,36 g/head/period. The largest organic matter intake at P0 3257,65, the lowest at P4 2704,14 g/head/period. The largest dry matter digestibility in P2 81,66%, lowest at 79,19% and the largest organic matter digestibility at P3 95,23%, lowest at P0 93,15%. The conclusion in addition of Azolla microphylla affected dry matter consumption, organic matter consumption, and dry matter digestibility, but had no effect on organic matter digestibility.
Optimalisasi Limbah Pertanian Sebagai Pakan Fermentasi Untuk Meningkatkan Keberlanjutan Peternakan Rakyat Di Kelompok Tani Lestari Tri Endrawati; Alfan Setya Winurdana; Galih Setya Saputra
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/be708h53

Abstract

Kelompok Tani Lestari di Desa Tegalrejo, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar menghadapi permasalahan keterbatasan pakan hijauan pada musim kemarau serta rendahnya pemanfaatan limbah pertanian yang melimpah di wilayah tersebut. Permasalahan juga menimbulkan produksi ternak dan efisiensi usaha peternakan rakyat. Program pengabdian berfokus pada aktifitas improvisasi petani dengan praktrk dan monitoring pembuatan silase berbasis limbah pertanian sebagai strategi penyediaan pakan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah Community-Based Participatory Action Research (CBPAR) dengan tahapan meliputi transfer teknologi silase, pelatihan teknis pembuatan silase berbasis learning by doing, praktik produksi kolektif, serta evaluasi pra dan pasca intervensi terhadap pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menghasilkan adanya kenaikan rata-rata kemampuan teknis sebesar 71,3%, yang mencerminkan efektivitas pendekatan partisipatif dalam mendorong adopsi inovasi. Program ini juga berdampak pada peningkatan ketersediaan pakan, pengurangan pembakaran limbah pertanian, serta penguatan kelembagaan kelompok dalam pengelolaan pakan. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan petani berbasis sumber daya lokal yang berkelanjutan di tingkat desa