Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

AI-DRIVEN HYBRID ENCRYPTION FOR SECURE ELECTRONIC MEDICAL RECORDS Edy Prayitno; Basuki Heri Winarno; Sri Setyowati; Sutono Sutono; Riyadi Riyadi
JURTEKSI (jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol. 12 No. 2 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v12i2.4142

Abstract

Abstract: In the era of sensitive health data and frequent cyberattacks, securing electronic medical records (EMR) has become a critical challenge. This study proposes a hybrid encryption framework combining Affine and AES algorithms with an AI-based key management module to enhance EMR security while maintaining efficiency. A dataset of 1,000 simulated records was evaluated using five cryptographic configurations: Affine-only, AES-only, RSA-only, Affine–AES, and Affine–AES with AI. Performance was measured through encryption/decryption latency and ciphertext size, while security was assessed under brute-force, SQL injection, and phishing simulations. The AI decision tree for key generation was evaluated using accuracy, precision, recall, F1-score, and entropy metrics. Results show that the AI-enhanced hybrid method eliminates brute-force success, introduces only minor latency overhead, and generates high-entropy keys with reliability above 98%. These findings indicate that integrating AI-based dynamic key regeneration into hybrid encryption can improve EMR security while remaining practical for clinical and cloud-based healthcare systems. Future work should involve real clinical datasets and explore post-quantum cryptographic extensions. Keywords: AI key management; attack resistance; encryption performance; electronic medical records; hybrid encryption Abstrak: Di era meningkatnya sensitivitas data kesehatan dan maraknya serangan siber, perlindungan Rekam Medis Elektronik (RME) menjadi tantangan penting. Penelitian ini mengusulkan kerangka enkripsi hibrida yang menggabungkan algoritma Affine dan AES dengan modul manajemen kunci berbasis AI untuk meningkatkan keamanan RME tanpa mengorbankan efisiensi. Dataset simulasi berisi 1.000 entri diuji menggunakan lima konfigurasi kriptografi: Affine-only, AES-only, RSA-only, Affine–AES, serta Affine–AES dengan AI. Performa diukur melalui latensi enkripsi/dekripsi dan ukuran ciphertext, sedangkan keamanan dievaluasi melalui simulasi serangan brute force, SQL injection, dan phishing. Model decision tree untuk manajemen kunci dinilai menggunakan metrik akurasi, presisi, recall, F1-score, dan entropi. Hasil menunjukkan bahwa metode hibrida dengan AI menghilangkan keberhasilan brute force, menambah overhead latensi yang minimal, serta menghasilkan kunci berentropi tinggi dengan reliabilitas di atas 98%. Temuan ini menunjukkan bahwa regenerasi kunci dinamis berbasis AI dalam skema enkripsi hibrida dapat meningkatkan keamanan RME sekaligus tetap praktis untuk sistem klinis dan layanan kesehatan berbasis cloud. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan dataset klinis nyata dan mengeksplorasi kriptografi pascakuantum. Kata kunci: enkripsi hibrida; ketahanan serangan; kinerja enkripsi; manajemen kunci berbasis AI; rekam medis elektronik
PENGUATAN INFRASTRUKTUR PARIWISATA DAN INOVASI PRODUK OLAHAN SINGKONG DALAM MENDUKUNG KEMANDIRIAN DESA WISATA DEWI PURBO Edi Iskandar; Edy Prayitno; Heru Agus Triyanto; Yuli Purwanto; Ferhadius Endi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i2.804-812

Abstract

Kemandirian desa wisata dapat dilakukan dengan mengelola potensi wisata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendukung kemandirian Desa Wisata Dewi Purbo melalui penguatan infrastruktur pariwisata dan inovasi produk olahan singkong yang dikelola oleh UMKM lokal. Kegiatan dilaksanakan pada tahun kedua program dengan pendekatan partisipatif dan penerapan teknologi tepat guna, melibatkan pengelola desa wisata dan UMKM Maju Makmur sebagai mitra utama. Pada sektor pariwisata, intervensi difokuskan pada penyediaan infrastruktur pendukung berupa pemasangan lampu tenaga surya, pembangunan penampungan air bersih, penyediaan alat pemeliharaan lingkungan, serta fasilitas pengelolaan sampah. Upaya ini berdampak pada peningkatan kenyamanan pengunjung, perluasan aktivitas wisata, dan perbaikan tata kelola lingkungan. Sementara itu, pada sektor UMKM dilakukan penguatan kapasitas produksi melalui penyediaan mesin pengolahan singkong yang memungkinkan diversifikasi produk, meliputi tepung mokaf, mie singkong, aneka camilan, dan produk bakery berbasis singkong. Program ini juga mendukung legalitas usaha melalui fasilitasi sertifikasi P-IRT serta pengembangan kemasan produk yang lebih modern dan informatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesiapan Desa Wisata Dewi Purbo dalam menyambut wisatawan serta peningkatan daya saing UMKM lokal melalui produk yang lebih variatif, legal, dan berorientasi pasar. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi pada penguatan kemandirian desa wisata berbasis pariwisata dan UMKM, serta berpotensi direplikasi sebagai model pemberdayaan desa berkelanjutan.