Ilham Bakri Abdul Rahim Thaha,Isrun, Ilham Bakri
Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Untad

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ORGANIC FERTILIZERS ARE EFFECTIVE IN INCREASING GROWTH AND PRODUCTIVITY OF SHALLOT LEMBAH PALU VARIETIES bahrudin bahrudin; Muhammad Ansar; Abdul Rahim Thaha
AGROLAND: The Agricultural Sciences Journal Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.281 KB)

Abstract

Shallot 'lembah palu' variety is the main raw material for fried onion industry in Central Sulawesi. This study aims to examine the LEISA technology package through the use of liquid and solid organic fertilizers from agricultural waste in order to obtain the quality of shallot bulbs that are good as raw material for fried onions. Research using Randomized Complete Block Design (RCBD) was repeated 4 (four) times. Treatment consists of: (A)= without organic fertilizer; (B)= liquid organic fertilizer (Biourin 40 mL/L of water); (C)= solid organic fertilizer (bokashi goat manure 20 ton/ha); (D)= solid organic fertilizer (bokashi goat manure 10 ton/ha) + liquid organic fertilizer (Biourin 20 mL/L of water); (E) = solid organic fertilizer (bokashi goat manure 20 ton/ha) + liquid organic fertilizer (Biourin 40 mL/L of water); (F)= solid organic fertilizer (20 ton/ha bokashi mixture of goat manure and shallot residues); (G)= solid organic fertilizer 20 ton/ha bokashi mixture of goat manure and shallot residues)+liquid organic fertilizer (Biourin 30 mL/L of water); (H)= solid organic 10 ton/ha bokashi mixture of goat manure and shallot residues)+liquid organic fertilizer (Biourin 60 mL/L of water; and (I)= solid organic fertilizer 30 ton/ha bokashi mixture of goat manure and shallot residues)+ liquid organic fertilizer (Biourin 60 mL/L of water). The results of the study were (i) the combination of types and doses of organic fertilizer in general resulted in higher growth and yield of shallots compared to without organic fertilizers, and (ii) a combination of solid organic fertilizer (mixture 20 ton/ha bokashi goat manure and shallot residue), produce number of  leaves, leaf dry weight, fresh weight per tuber, and fresh weight of tuber per hectare higher than without organic fertilizer.
EFFECT OF IMMERSION TIME OF SHALLOT EXTRACT AND ATONICON SEED GERMINATION OF SHALLOT bahrudin bahrudin; Muhammad Ansar; Abdul Rahim Thaha
AGROLAND: The Agricultural Sciences Journal Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.218 KB)

Abstract

The need for raw materials of fried onions derived from 'lembah palu Shallot tubers variety  is high enough and can not be fulfilled, because the productivity is still low. This study aimed  to find the type of  plant growth regulator substances (PGR) with a long period of proper immersion to improve the germination of Shallot tuber. The research was conducted on Mei until June 2017 in Bulupontou Village,  Sigi Regency. The study used two factorial Randomized Block Design (RBD). First factor of type RGS: (Z1) onion extract 100 g/l water, and (Z2) atonic 5 ml/l water. The second factor was long seed immersion in PGR: (T1)=30 min; (T2)=60 minutes; (T3)=90 minutes, and (T4)=120 minutes. Each treatment was represented 20 plants and repeated 3 times, so it was used 480 plants. The results showed that (i) red onion tubers soaked with Shallot extract 100 g/liter of water for 30-90 minutes yielded 100% Germinations, and tubers soaked in red onion extract for 30 minutes resulted in germination rate 31.3%/etmal, (ii) the type of growth regulator of shallot extract and atonic (PGR) effect was  not significant on the germination of shallot; and (iii) the 30 minute long growth regulator immersion produced the highest hypothetical vigor index.
PEMETAAN STATUS HARA NITROGEN PADA LAHAN SAWAH INTENSIF DI KABUPATEN SIGI PROVINSI SULAWESI TENGAH Munir, Nur Annisa; Rois, Rois; Thaha, Abdul Rahim
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 2 (2024): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i2.2123

Abstract

This study mapped the nitrogen nutrient status in intensive paddy fields in Sigi Regency, Central Sulawesi, using GPS to determine sampling locations. From June to December 2020, soil analysis was conducted at Tadulako University's Soil Science Laboratory. The results showed alarmingly low nitrogen levels across the study area. Specifically, in Palolo Subdistrict, nitrogen levels ranged from 0.01% to 0.08% across 207.1 hectares (91.2% of total paddy land), while in Gumbasa and Sigi Biromaru Subdistricts, levels were similarly low, covering 331.2 and 137.2 hectares, respectively, accounting for 100% of each paddy field.
ANALISIS SIFAT FISIKA TANAH PERKEBUNAN CENGKEH (Syzygium aromaticum) PADA BEBERAPA KETINGGIAN TEMPAT Aulia, Windi; Thaha, Abdul Rahim; Widjajanto, Danang
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 3 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i3.2204

Abstract

Tujuan penelitian adalah menentukan sifat fisika tanah dan menggambarkan hubungan antara beberapa sifat fisika tanah perkebunan cengkeh (Syzygium aromaticum) pada beberapa ketinggian tempat. Penelitian dilakukan pada bulan Januari-Februari 2024. Survei tanah dilakukan berdasarkan metode stratified purposive sampling pada perkebunan cengkeh dibeberapa ketinggian tempat 50 mdpl-<550 mdpl. Pengambilan sampel tanah utuh dan tidak utuh dilakukan pada 3 titik ketinggian yang diulang sebanyak 3 kali. Analisis tanah dilakukan dilaboratorium unit ilmu tanah, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, meliputi pengamatan tekstur, bahan organik, bobot isi, permeabilitas dan penetrasi tanah. Hasil penelitian menunjukan sifat fisika tanah di Desa Matansala perkebunan cengkeh (Syzygium aromaticum) pada beberapa ketinggian tempat, mempunyai tekstur tanah didominasi fraksi liat, bahan organik kriteria tinggi hingga sangat tinggi, bobot isi tanah kriteria ringan hingga berat, permeabilitas kriteria lambat hingga sedang dan ketahanan penetrasi tanah kriteria rendah hingga sedang. Hubungan antara beberapa sifat fisika tanah di daerah penelitian bersifat linear dengan keeratan hubungan pada tingkat sangat rendah - sangat kuat.
ANALISIS SIFAT KIMIA TANAH PADA KAWASAN YANG TERDAMPAK LIKUIFAKSI DI DESA PETOBO Mastang, Mastang; Thaha, Abdul Rahim; Amelia, Rezi
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 4 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i4.2250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan sifat kimia tanah pada kawasan yang terdampak likuifaksi di desa petobo. Penelitian ini menggunakan metode survei. Sampel tanah diambil secara acak dilokasi pengambilan sampel sesuai yang diperlukan. Setelah itu dilanjutkan dengan analisis sifat kimia tanah dengan variabel pengamatan yaitu; C-organik, pH, dan P-total. Analisis tanah dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu. Hasil analisis menunjukkan bahwa relatif tidak ada perbedaan yang tegas antara sampel tanah yang terdampak dan tidak terdampak likuifaksi.
Pemetaan Status Hara Nitrogen pada Lahan Sawah Intensifikasi di Dolago Padang Sartika, Dwi; Thaha, Abdul Rahim; Angraini, Widya Ningrum
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 31 No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v31i3.2391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan Peta Status Hara Nitrogen pada Lahan Sawah di Dolago Padang Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong. Analisis tanah dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu. Metode yang digunakan yaitu metode survei dengan teknik pengambilan sampel tanah secara langsung di lapangan yang lokasinya dilakukan secara sengaja (purposive sampling). Pengambilan sampel tanah serta penetapan titik sampel berdasarkan peta digital dan mengasilkan peta gabungan keduanya yang memiliki informasi atribut dari kedua peta tersebut sesuai kondisi di lapangan. Hasil penelitian pemetaan status hara nitrogen pada lahan sawah di Desa Dolago Padang Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong diperoleh kesimpulan bahwa Status hara nitrogen (N-total) didominasi kriteria sangat rendah yaitu berkisar 0,03% - 0,09%, dengan luas areal pertanaman yakni 180,49 ha dan persentase sebaran 31,27%, kriteria rendah yaitu berkisar 0,10% - 0,15%, dengan luas areal pertanaman yakni 376,42 ha dan persentase sebasaran sebesar 65,22%. Pada sampel SG 3 kelompok tani Lappoase 2 menunjukkan kriteria sedang yaitu sebesar 0,29%, dengan luas areal pertanaman yakni 20,27 ha dan persentase sebaran 3,51%.
IDENTIFIKASI SIFAT KIMIA TANAH PADA LAHAN PERKEBUNAN KOPI DI DESA NUPABOMBA KECAMATAN TANANTOVEA KABUPATEN DONGGALA Abdillah, Muhammad Ulil Absar; Thaha, Abdul Rahim; Sartika, Dwi
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 3 (2025): JUNI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i3.2597

Abstract

Tanah adalah suatu benda alam yang terdapat dipermukaan kulit bumi yang tersusun dari bahan- bahan mineral sebagai hasil pelapukan batuan, dan bahan-bahan organik sebagai hasil pelapukan sisa-sisa tumbuhan dan hewan, yang merupakan media atau tempat tumbuhnya tanaman dengan sifat-sifat tertentu, yang terjadi akibat dari pengaruh kombinasi faktor-faktor iklim, bahan induk, jasad hidup, bentuk wilayah dan lamanya waktu pembentukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta memperoleh informasi tentang beberapa parameter sifat kimia tanah pada lahan Kopi di Desa Nupabomba. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Nupa Bomba, KecamatanTanantovea, Kabupaten Donggala dan analisis tanah dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan September sampai November 2024. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif eksploratif dan penentuan titik lokasi penelitian Pengambilan sampel tanah tidak utuh menggunakan metode purposive sampling dengan 3 titik pengambilan sampel pada kedalaman 0- 20 cm, 20-40 cm. Sampel tanah tidak utuh kemudian dikompositkan menjadi satu sampel dan dimasukkan kedalam kantong plastik serta diberi label yang kemudian dibawa ke laboratorium untuk di analisis kandungan unsur hara kimia tanah. Hasil analisis sifat kimia tanah menunjukkan bahwa pada lokasi tanaman Kopi didesa Nupabomba sangat bervariasi dengan pH tanah sangat masam dan masam, C-Organik rendah hingga sangat rendah, N-total sedang hingga sangat rendah, P-Tersedia sangat rendah hingga rendah, dan KTK dengan kriteria sedang hingga tinggi.
KANDUNGAN FOSFOR PADA JAMUR MERANG (Volvariella Volvacea) YANG DITANAM DI JERAMI PADI DENGAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK KANDANG SAPI Sulfia, Sulfia; Thaha, Abdul Rahim; Amelia, Rezi
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 4 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i4.2730

Abstract

Jamur merang termasuk salah satu jenis jamur yang populer di masyarakat yang kerap digunakan sebagai bahan makanan. Kandungan gizi dalam jamur merang adalah karbohidrat 8,7%; protein 26,49%; lemak 0,67%; kalsium 0,75%; fosfor 30%; kalium 44,2% dan vitamin. Mineral yang terkandung dalam jamur merang lebih tinggi di bandingkan dengan mineral yang terkandung dalam daging sapi atau domba dan kandungan protein jamur merang lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan protein dalam tumbuh-tumbuhan lain secara umum. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang sapi terhadap kandungan fosfor pada jamur merang yang ditanam pada media jerami padi. Manfaat dari penelitian ini adalah sebagai bahan informasi agar dapat memanfaatkan limbah pertanian jerami padi dengan baik dan tepat dan dapat memberikan data pendukung bagi penelitian selanjutnya tentang kualitas nutrisi jamur merang.Penelitian ini akan dilaksanakan di Desa Malonas Kecamatan Dampelas Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah. Waktu penelitian di mulai dari bulan januari sampai febuari tahun 2025. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode analisis t-Test: Two-Sample Assuming Equal Variances (Uji T), dengan taraf 2 Perlakuan dan di ulang sebanyak 5 kali dari perlakuan diatas, sehingga total percobaan adalah 10 unit percobaan. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah analisis posfor pada media jerami, pupuk kandang sapi, diameter tudung, Panjang tudung, berat basah dan kandungan posfor pada jamur merang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang sapi tidak berpengaruh nyata terhadap kandungan fosfor jamur merang. Meskipun terdapat kecenderungan peningkatan rata-rata fosfor pada perlakuan K1 dibandingkan kontrol, perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik sehingga pupuk kandang sapi belum mampu meningkatkan kandungan fosfor jamur merang secara nyata. Hal ini menegaskan pentingnya pemilihan dan proporsi pupuk yang tepat dalam budidaya jamur merang.