Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN PASAL 170 UNDANG-UNDANG NOMOR 36 TAHUN 2009 TENTANG KESEHATAN DALAM PERDA NOMOR 6 TAHUN 2011 TENTANG APBD 2012 DI SULAWESI TENGAH SYARIFA, SYARIFA
Legal Opinion Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Legal Opinion

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul penerapan pasal 170 undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dalam perda nomor 6 tahun 2011 tentang APBD 2012 di sulawesi tengah, dengan identifikasi masalah bagaimana penerapan pasal 170 undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dalam perda nomor 6 tahun 2011 tentang APBD 2012 di Sulawesi Tengah. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana penerapan pasal 170 Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 dalam APBD di Sulawesi Tengah. Lokasi penelitian ini bertempat di kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah dengan penelitian hukum normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penerapan pasal 170 undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan bertujuan untuk penyediaan pembiayaan kesehatan yang berkesinambungan dengan jumlah yang mencukupi, teralokasi secara adil, dan termanfaatkan secara berhasil guna dan berdaya guna untuk menjamin terselenggaranya pembangunan kesehatan agar meningkatkan derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya. Unsur-unsur pembiayaan kesehatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas sumber pembiayaan, alokasi, dan pemanfaatan. Sumber pembiayaan kesehatan berasal dari Pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat, swasta dan sumber lain. Besar anggaran kesehatan Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota, di alokasikan minimal 10 % dari APBD di luar gaji, besar anggaran kesehatan diprioritaskan untuk kepentingan pelayanan publik yang besarnya sekurang-kurangnya 2/3 ( 75 % ) dari anggaran kesehatan dalam APBN dan APBD. Alokasi pembiayaan kesehatan di tujukan untuk pelayanan kesehatan di bidang publik yaitu penduduk miskin, kelompok lanjut usia, dan anak terlantar. Alokasi pembiayaan kesehatan yang bersumber dari swasta dalam pasal 170 ayat (3) dimobilisasikan melalui sistem jaminan sosial dan/ atau asuransi kesehatan komersial. Kata Kunci : pembiayaan kesehatan, anggaran pendapatan belanja daerah.
Penguatan Peran Kader melalui Edukasi Kesehatan Reproduksi Strategi Pencegahan Kehamilan Remaja dan Pernikahan Dini Berbasis Komunitas di Dusun Sorosutan Kecemen Manisrenggo Kabupaten Klaten Gunarmi, Gunarmi; Agustina, Mia Dwi; Navelia, Zesika Intan; Faizah, Ni’ma Tri; Noorhayati, Ariyana; Kusuma, Novy Oktaviandri; Astuti, Retnaning; Handayani, Riska; Sofiana, Sofiana; Syafriani, Syafriani; Syarifa, Syarifa; Rejeki, Yunaji Sri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.396

Abstract

Kehamilan remaja dan pernikahan dini merupakan isu kesehatan masyarakat yang menuntut perhatian serius karena berdampak pada kesehatan fisik, mental, dan sosial ekonomi generasi muda. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan di Dusun Sorosutan, Desa Kecemen, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten melalui edukasi kesehatan reproduksi berbasis komunitas. Metode kegiatan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, pre-test, dan post-test dengan peserta 20 kader. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan kader setelah intervensi, dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 50% menjadi 90%. Kegiatan ini juga membentuk komitmen kader untuk mengadakan penyuluhan rutin di masyarakat sebagai langkah pencegahan kehamilan remaja dan pernikahan dini.
Pemberdayaan Satuan PAUD dalam Meningkatkan Pemahaman Terhadap Mitigasi Bencana Banjir di Jatinegara, Jakarta Rachmawaty, Mia; Ningtyas, Dhita Paranita; Sariana, Nina; Syarifa, Syarifa; Balqis, Hanifa Lulu
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 8, No 1 (2025): DEsember 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v8i1.4879

Abstract

Jakarta, khususnya Jatinegara, merupakan kawasan rawan banjir yang berdampak serius pada anak usia dini sebagai kelompok paling rentan, sehingga perlu upaya sistematis menanamkan pengetahuan dan keterampilan mitigasi bencana sejak dini. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan anak melalui pelatihan kompetensi guru dalam pengetahuan dan keterampilan pembelajaran mitigasi bencana berbasis teknologi, serta membangun ketangguhan lembaga PAUD melalui media pembelajaran inovatif. Metode menggunakan praktik mitigasi bencana melalui media AR, simulasi jalur mitigasi anak, dan modul pelatihan mitigasi bencana sebagai panduan praktis bagi guru. 80 peserta dari perwakilan satuan PAUD di wilayah Jatinegara, dengan fokus pada empat satuan PAUD terdampak banjir besar: Permata Bunda, Latansa Salaf, Ruhul Islam, dan Kananda. Tahap pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan guru, pendampingan implementasi, penyusunan SOP tanggap bencana, serta evaluasi melalui kuesioner dan observasi. Program menghasilkan peningkatan pemahaman anak terhadap jalur evakuasi dan prosedur penyelamatan diri sebesar 35%, serta peningkatan kepercayaan diri guru dalam mengintegrasikan mitigasi ke pembelajaran sebesar 42%. Seluruh peserta (100%) telah menyusun dan menerapkan SOP tanggap darurat. Produk pelatihan berupa Integrasi media AR dalam pembelajaran, lagu edukatif, dan modul pelatihan terbukti efektif membangun budaya kesiapsiagaan di PAUD. Model ini berpotensi direplikasi di wilayah rawan bencana lain dan mendukung pencapaian SDG 4 dan SDG 11.Kata kunci: Anak Usia Dini, Augmented Reality, Lagu Edukatif, Mitigasi Bencana, Modul Pelatihan.