Dwiki Adi Putra
Universitas Indo Global Mandiri

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM MANAJEMEN TALENTA DI PT PLN (PERSERO) INDUK PEMBANGUNAN SUMATERA BAGIAN SELATAN Dwiki Adi Putra
TheJournalish: Social and Government Vol. 3 No. 4 (2022): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v3i4.310

Abstract

Manajemen Talenta sangat penting di lingkungan pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Manajemen Talenta dalam organisasi tidak hanya untuk menarik orang-orang terbaik dari industri yang bersangkutan tetapi juga merupakan proses berkelanjutan yang melibatkan pencarian sumber, perekrutan, pengembangan, penahanan dan mempromosikan karyawan berbakat tersebut untuk memenuhi kebutuhan organisasi. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menerapkan program Manajemen Talenta yaitu PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Selatan memalui surat Keputusan Direksi PT PLN (Persero) Nomor : 387.K/DIR/2008 tentang Sistem Pembinaan Kompetensi dan Karir Pegawai. Pelaksanaan program Manajemen Talenta di PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan belum berjalan dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori manajemen talenta General Elektik melalui empat dimensi yaitu Attract, Develop, Manage, dan Retain. Hasil dari penelitian ini terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi yaitu yaitu latar belakang pendidikan pegawai, grade pegawai, kriteria talenta, hasil penilaian pegawai, dan pengalaman atau riwayat jabatan pegawai. Terdapat beberapa kekurangan dalam penempatan pegawai melalui program manajemen talenta yaitu masih banyak yang belum sesuai dan masih terdapat beberapa jabatan yang belum terisi. Hal ini disebabkan karena beberapa pegawai di PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Selatan belum mempunyai syarat kompetensi dan kemampuan yang cukup.
Implementasi Kebijakan Absensi Elektronik bagi Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Sekretariat Kota Palembang Dwiki Adi Putra; Nurhasannah H; Indah Lestari
TheJournalish: Social and Government Vol. 4 No. 2 (2023): social and government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v4i2.472

Abstract

Surat Eidaran Nomor 38/SEi/VIII/2016 teintang peilaksanaan abseinsi eileiktronik bagi Peigawai Neigeiri Sipil dan peigawai non PNSD di lingkungan seikreitariat daeirah kota Paleimbang untuk meiningkatkan keidisiplinan peigawai sudah di impleimeintasikan deingan baik. Peineilitian ini meinggunakan teiori Ripleiy dan Franklin meilalui tiga dimeinsi yaitu tingkat keipatuhan, keilancaran rutinitas fungsi, dan teirwujudnya kineirja dan dampak yang diinginkan. Pada peineilitian ini meinggunakan meitodei peineilitian deiskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari peineilitian ini dapat dilihat dari aspeik yang peirtama yaitu tingkat keipatuhan impleimeintor sudah beirjalan deingan baik, kareina impeileimeintor meilakukan reikam sidik jari peigawai, peimbuatan reicording sidik jari, upload data ID peigawai, peingeilolaan data abseinsi dan reikapitulasi abseinsi seitiap bulannya. Hal ini dapat beirjalan deingan baik kareina peimahaman impeileimeintor akan keibijakan teirseibut sudah baik dan peigawai juga sudah disiplin meimatuhi jam keirja yang teilah di teintukan. Pada aspeik keilancaran rutinitas fungsi, sudah beirjalan deingan baik kareina pada saat peilaksanaan keibijakan teirseibut tidak adanya peirmasalahan yang teirjadi seihingga keibijakan teirseibut beirjalan deingan lancar. Kineirja peigawai yaitu teirlaksananya tugas pokok dan fungsi peigawai sudah baik dan maksimal, hal ini beirdampak pada meiningkatnya disiplin peigawai, meiningkatnya kualitas peigawai dan lancarnya alur birokrasi keirja peigawai.
Digital Literacy and Radicalism Potential: An Analysis of Youth Digital Behavior in South Sumatra: Literasi Digital dan Potensi Radikalisme: Analisis Perilaku Digital Generasi Muda di Sumatera Selatan Dwiki Adi Putra; Isabella
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jpp.v11i2.7101

Abstract

Research Objective : This study aims to analyze the relationship between digital literacy, online behavior, and the Radicalism Potential Index (RPI), as well as to identify the level of vulnerability to radicalism among digital generations in South Sumatra. Design / Methodology : This research employs a quantitative approach using a survey method involving 400 respondents across generations (Gen Z, Millennials, Gen X, and Boomers). The variables measured include digital literacy, online behavior, RPI (ideology, attitudes, and actions), as well as internet usage patterns and digital platform preferences. Findings : The RPI increased from 9.3 in 2023 to 9.6 in 2024, with the attitude dimension being the most dominant (18.0), while the action dimension remained low (0.8). Most respondents spend more than three hours per day on the internet, with WhatsApp, Facebook, TikTok, and Instagram as the primary platforms. Low digital literacy is correlated with higher vulnerability to radical content. Practical Implications : There is a need to integrate Pancasila-based digital literacy into educational curricula, strengthen counter-narrative campaigns on digital platforms, and enhance multi-stakeholder collaboration to build a more resilient digital ecosystem. Originality / Value : This study integrates digital literacy, online behavior, and the Radicalism Potential Index within a single analytical framework and provides recent empirical data with a regional and cross-generational focus. Research Type : Research Paper.