Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Integritas dan Gerakan Anti Korupsi terhadap Siswa-Siswi SMAK Yos Sudarso Batam Meily Juliani; Marliana Marliana; Hery Haryanto; Elza Theofhilia; Felicia Chandra; Katherine Katherine; Liora Madya; Warna Gamelia; Warni Gamelia
National Conference for Community Service Project (NaCosPro) Vol 4 No 1 (2022): The 4th National Conference of Community Service Project 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/nacospro.v4i1.7193

Abstract

Korupsi merupakan sebuah kejahatan yang melanggar hukum dengan tujuan untuk memperkaya diri sendiri maupun orang lain. Hal tersebut tentunya akan merugikan keuangan dan perekonomian pada suatu negara. Korupsi telah menjadi suatu permasalahan yang serius dan telah berkembang di Indonesia. Korupsi bisa terjadi dimana saja, seperti di kantor, pemerintahan, pendidikan maupun lingkungan keluarga. Korupsi juga sangat umum terjadi dalam lingkungan sekolah, mulai dari kalangan orang dewasa yaitu guru, orang tua sampai di kalangan murid-murid. Sehingga melalui kesempatan pelaksanaan kegiatan Society Empowerment Program (SEPORA) yang diadakan oleh Universitas Internasional Batam, maka kami melaksanakan sebuah kegiatan penyuluhan. Dari penyuluhan yang dilakukan di SMAK Yos Sudarso dilakukan karena adanya bentuk kepedulian penulis terhadap generasi muda dan penulis ingin menanamkan adanya kesadaran kepada setiap orang serta memberikan upaya yang dapat dilakukan guna untuk mencegah suatu tindak pidana korupsi sendiri. Sebagai salah satu bentuk integritas ini dapat dilakukan dengan bantuan media online yaitu menggunakan aplikasi Google Meet. Penyuluhan ini ditunjukan kepada siswa-siswi dari SMAK Yos Sudarso Batam. Materi penyuluhan meliputi pengetahuan umum tentang korupsi dan nilai-nilai anti korupsi yang harus ditanamkan pada setiap individu. Harapan dari penyuluhan yang telah dilakukan agar siswa dapat menjadi warga negara yang disiplin yang secara aktif menentang korupsi.
Analysis of Local Fashion Competition Readiness through Consumer Shopping Intention: A Media and Brand Authenticity Approach Edy Yulianto Putra; Warna Gamelia; Hepy Hefri Ariyanto
Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 12 No. 2 (2024): December (2024)
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jmdk.v12i2.14083

Abstract

The fashion industry in Indonesia faces competitive challenges as digital technology develops. The emergence of new local fashion brands and consumers' easy access to global brands through digital platforms have created intense competition. To compete effectively, a deep understanding of shopping intentions is crucial for local fashion brands. Therefore, this study was designed to determine the variables influencing local fashion purchase intention, specifically focusing on advertising, entertainment, e-WOM, interaction, and trendiness, while also examining the mediating roles of brand trust and brand engagement on digital media. The analysis was conducted using SmartPLS 3 and SPSS, analyzing data from 350 respondents who are local fashion users in the Riau Islands Province. The results indicate that e-WOM, interaction, trendiness, brand trust, and brand engagement positively and significantly influence the purchase intention of local fashion users. Notably, e-WOM emerged as a strong driver of brand trust, enhancing the likelihood of consumers engaging with and purchasing from local brands. Furthermore, interaction with brands and perceived trendiness played critical roles in shaping consumer perceptions and fostering loyalty. This research is expected to provide valuable insights for local brands, enabling them to refine their marketing strategies in this highly competitive digital era. By leveraging the identified factors, local fashion brands can enhance their appeal, build stronger relationships with consumers, and ultimately improve their market positioning against global competitors. The findings underscore the importance of adapting to digital trends and consumer preferences to thrive in the evolving fashion landscape