Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

INOVASI PENGEMBANGAN WISATA BERBASIS MASYARAKAT STUDI KASUS PADA KELURAHAN SUKOLILO BARU DAN KELURAHAN KANDANGAN SURABAYA Wirya Wardaya; Anjar Noer Hartanti; Diah Sukma Wardani; Eka Yunila Putri Solikhatun Nisa; Melia Rofina Multatuli
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): KARYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan pariwisata saat ini mulai menjadi salah satu program unggulan dalam pembangunan daerah. Pembangunan pariwisata tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap penerimaan pendapatan masyarakat dan menciptakan lapangan kerja di daerah. Kelurahan Sukolilo Baru dan Kelurahan Kandangan adalah kelurahan yang memiliki potensi wisata di Surabaya. Kelurahan Sukolilo Baru dan Kelurahan Kandangan memiliki sumber daya alam yang potensial dan menarik untuk dikembangkan sebagai tujuan wisata seperti kawasan bahari dan telaga. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan mengenai inovasi pengembangan wisata berdasarkan komponen-komponen SWOT. Sehingga dengan munculnya inovasi pengembangan wisata, potensi-potensi wisata yang ada di Sukolilo Baru dan Kandangan dapat terkelola dengan baik. Adapun metode yang digunakan adalah menggunakan analisis SWOT untuk inovasi pengembangan wisata. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa potensi wisata yang ada di Kelurahan Sukolilo Baru dan Kandangan perlu adanya inovasi untuk pengembangannya. Menggunakan analisis SWOT yang disertai dengan strategi diharapkan dapat membantu untuk realisasi pengembangan wisata yang ada di kedua kelurahan ini. Melihat potensi yang ada di Kelurahan Kandangan dan Sukolilo Baru dan hasil dari analisis SWOT maka terbentuklah grand design dengan upaya pengembangan berupa pembuatan papan nama, mempercantik lokasi wisata, kerjasama dengan warga setempat, dan pembuatan tempat sampah.
Pemanfaatan Media Sosial Instagram Untuk Digital Branding Sebagai Strategi Pemasaran Produk Usaha Mikro Kiki Nurtia Sibolga Marbun; Wirya Wardaya; Halimatus Sakdiyah; Muchamad Toha Yudo Pratama; Taufiq Ismail
Literasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.649 KB) | DOI: 10.58466/literasi.v2i2.609

Abstract

Media social has been widely used as one of the effective digital marketing methods in marketing products through digital marketing. This is due to its simple use and great impact on increasing sales and profits for microenterprises. One of the top-list social media to be used as a digital marketing tool is Instagram. In Bulak Banteng and Kedung Cowek villages, micro-entrepreneurs are yet not using Instagram as a promotional tool. The reason is that they lack the understanding and skills to maximize Instagram as a promotion tool for their products. Hence, it leads to a lack of competitiveness of their goods or services products in the market. Therefore, counseling and discussion activities were held as a form of the initial analysis of the obstacles faced by micro-entrepreneurs. Through training and assistance, the micro-entrepreneurs were expected to be able to increase their knowledge about the importance of using Instagram as a product promotion tool. Then, monitoring and evaluation were conducted to analyze the changes after training and mentoring activities. The results of these activities reveal a change that micro-entrepreneurs realize that the use of Instagram as a marketing tool is able to provide some benefits, such as a marketing strategy without exceeding costs as well as an increasingly broad target market. Micro-entrepreneurs started to build their digital marketing links and began to actively use Instagram as a product promotion tool.
Evaluasi Dampak Platform E-PEKEN Dalam Meningkatkan Pendapatan Pelaku Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah Di Kota Surabaya Febriantika Fara Fernanda; Wirya Wardaya; Wiwin Priana Primandhana
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 4 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i5.11373

Abstract

Potensi UMKM diakui oleh Pemerintah Kota Surabaya, sehingga perlu adanya fokus dalam mendukung usaha kecil dan menengah di Kota Surabaya untuk bertransisi ke platform digital. Aplikasi Pemberdayaan Ekonomi dan Ketahanan Ekonomi Nang Suroboyo yang dikembangkan oleh Dinas Koperasi dan Perdagangan Usaha Kecil dan Menengah Kota Surabaya bertujuan untuk memfasilitasi transisi tersebut. Penelitian ini menggunakan Metode Difference-in-Difference dalam analisis data, yaitu membandingkan kondisi sebelum dan sesudah implementasi platform E-Peken. Untuk menjamin akurasi juga diperlukan kelompok kontrol yang terdiri dari pedagang UMKM yang menggunakan platform E-Peken selama 1 tahun, dan karakteristik kelompok perlakuan dan kontrol harus serupa. Tabel hasil estimasi menunjukkan bahwa variabel DID mempunyai pengaruh positif. nilai koefisien sebesar 132876,9 berarti ditolaknya H0. Artinya E-Peken mempunyai pengaruh yang signifikan dan berpotensi meningkatkan pendapatan/penghasilan sebesar 132876,9 dibandingkan dengan mereka yang baru menjadi bagian E-Peken selama 1 tahun.
ANALISIS PENGARUH E-COMMERCE, PENGGUNA INTERNET, DAN INVESTASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA Novieka Wahyu Putri Rusdaryanti; Wiwin Priana Primandana; Wirya Wardaya
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 6 (2024): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i6.12604

Abstract

Pertumbuhan ekonomi ialah suatu indikator berharga dalam menganalisis pembangunan ekonomi pada suatu negara. Pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dapat meningkatkan standart hidup dan kesejahteraan masyarakat, dengan menyediakan lebih banyak lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, dan memperbaiki akses terhadap barang dan jasa. Untuk mencapai pertumbuhan ekonomi, investasi dalam infrastuktur, teknologi, dan sumber daya manusia sangat diperlukan untuk meningkatkan produktifitas dan efisiensi ekonomi. Maksud penelitian ini ialah guna memahami terkait pengaruh e-commerce, pengguna internet, dan investasi terhadap pertumbuhan ekonomi seluruh provinsi di Indonesia tahun 2019 hingga 2023. Jenis penelitian ialah kuantitatif, dan mengaplikasikan data sekunder yang terdapat pada website Badan Pusat Statistik Indonesia. Pengujian dalam penelitian ini menggunakan software Eviews12. Pada penelitian ini memanfaatkan Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian didapatkan variabel e-commerce, pengguna internet, dan investasi berpengaruh secara simultan terhadap pertumbuhan ekonomi.
Dinamika Kebebasan Ekonomi dan Faktor Ekonomi: Pengaruhnya pada Pertumbuhan di 30 Negara (2013–2022) Muhammad Sofyan Farishi; Wiwin Priana Primandhana; Wirya Wardaya
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 3 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i3.6593

Abstract

                This study aims to analyze the influence of economic freedom and macroeconomic factors on economic growth in 30 countries during the period 2013-2022. In this context, Economic Freedom (EC) is measured using the economic freedom index which includes aspects such as trade freedom, regulation, and fiscal policy. Meanwhile, the macroeconomic factors studied include Inflation (INF), International Trade (PI), Foreign Direct Investment (FDI) and Population Growth (POP). The data used in this study are secondary, obtained from international sources such as the World Bank and the Heritage Foundation's Index of Economic Freedom. The analytical method applied is panel data regression to test the relationship between these variables and economic growth as the dependent variable. The results of the study show that economic freedom significantly affects economic growth, where countries with higher levels of economic freedom tend to have better economic growth. In addition, macroeconomic factors such as International Trade, FDI and Population Growth were also found to have a positive impact on economic growth, while Inflation has a negative impact because every country wants a low inflation rate. This research makes an important contribution to the understanding of the factors that influence economic growth, as well as the application of economic policies that can be implemented by countries with varying levels of economic freedom
Analisis Faktor Penentu Tingkat Partisipasi Kerja Perempuan di Provinsi Jawa Timur Muhammad Handi Rohman; Wiwin Priana Primandhana; Wirya Wardaya
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 5 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i5.7214

Abstract

Women have a strategic role in economic development, but their participation in the job market is often constrained by social, economic, and cultural factors. This study aims to analyze the factors that affect the Female Labor Force Participation Rate (TPAKP) in East Java Province during the period 2014–2023. The variables studied include the minimum wage, the average length of schooling, and the Gross Regional Domestic Product (GDP). The data used is a combined panel data between time-lapse data and cross-data from 38 districts/cities in East Java. This research method uses panel data regression analysis with the Fixed Effect Model (FEM) model. The results of the study show that the minimum wage and the average length of schooling have a positive and significant influence on TPAKP. Rising wages encourage women to enter the job market, while higher education improves skills and job opportunities. In contrast, GDP has a positive but insignificant influence, as structural barriers in the economic sector limit women's participation. The study suggests increasing the minimum wage, investing in skills education and training, as well as gender-inclusive policies to increase women's participation in the job market. This research is also expected to be a reference for further studies that can expand the understanding of TPAKP determinants in other regions.