Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Tekanan Kempa Terhadap Keteguhan Lengkung Statis Pada Sambungan Menjari Kayu Meranti Merah (Shorea sp.) Dengan Perekat Polivinil Asetat (PVAc) DAYADI, IRVIN
PERENNIAL Vol 20 No 2 (2024): Vol. 20 No. 2, Oktober 2024
Publisher : Forestry Faculty of Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24259/perennial.v20i2.40340

Abstract

The joint of glued laminated wood with adhesive is widely used and affects the static bending strength value in its use. The compression pressure is one of the critical factors in the gluing of joints. This research aims to determine the effect of variations in compression pressure on the static bending strength of finger-jointed red meranti (Shorea sp.) wood glued with an exterior type of polyvinyl acetate (PVAc) adhesive in Synteco brand. The static bending strength testing referred to the German standard DIN (Deutsches Intitut fur Normung) DIN 52186-78. The data from 3 treatments of compressive pressure variations (2 bar, 2.5 bar, and 3 bar) were analyzed for variation in a completely randomized design (CRD) with 20 replications. The research results showed that the highest static bending strength of finger-jointed Shorea sp. was found at a compression pressure of 3 bar (P3), in which its modulus of elasticity (MoE) was 9,975.53 N/mm2 and the modulus of rupture (MoR) was 60.77 N/mm2. The MoE and MoR of the finger-jointed wood were still lower than its control (without joints), in which MoE was 10,017.07 N/mm2 and MoR was 82.07 N/mm2.
Pengaruh Rendaman Lumpur terhadap Sifat Fisika Kayu dan Keteguhan Lengkung Statis pada Kayu Merkubung (Macaranga gigantea (Rcbh.f. & Zoll.) Müll. Arg) Widiati, Kusno Yuli; Ruba, Mikha Zeth; Dayadi, Irvin; Handayani, Sri Asih; Jufriah, Jufriah
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v10i1.22939

Abstract

Merkubung merupakan salah satu jenis pohon pionir yang banyak tumbuh di hutan sekunder Kalimantan. Seperti umumnya pohon dengan pertumbuhan cepat, merkubung mempunyai kekuatan mekanika kayu yang rendah dengan kelas awet IV-V. Sehingga untuk memperpanjang umur pakai kayu tersebut perlu diawetkan. Sejak dulu masyarakat telah menggunakan air berlumpur yang ramah lingkungan untuk mengawetkan kayu secara tradisional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adakah perubahan sifat fisika kayu dan keteguhan lengkung statis setelah kayu direndam dalam waktu yang relatif singkat selama 2 bulan. Penelitian di Laboratorium Industri dan Pengelolaan Hasil Hutan, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis Universitas Mulawarman. Parameter yang diuji adalah: kadar air, kerapatan, pengembangan dan penyusutan serta keteguhan lengkung statis kayu merkubung menggunakan standar DIN. Analisis data menggunakan uji T. Hasil pengujian menunjukkan nilai ka normal, MoE dan MoR meningkat, sedangkan kerapatan dan nilai kembang susut kayu menurun  setelah perendaman. Hasil analisis dengan uji T menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada kembang susut dan MoR, namun tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap nilai kadar air, kerapan normal dan MoE antara sebelum dan sesudah kayu direndam air berlumpur.