Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemilihan Vendor Transporter Kapal Cepat Motor Untuk Pengangkutan Logistik Pangan Menggunakan Metode Oreste Roberta Heni Anggit Tanisri; Ainun Nadia; Apriyani Apriyani; Andi Turseno; Agustinus Yunan
LOGISTIK Vol 15 No 02 (2022): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/logistik.v15i02.29361

Abstract

Distribusi logistik pangan yang dilakukan oleh perusahaan penyalur logistik pangan yang berlokasi di Jakarta Timur ke Kepulauan Seribu menggunakan jenis transportasi kapal cepat motor. Pemilihan vendor penyedia jasa angkut kapal cepat motor dilakukan oleh manajemen perusahaan untuk memilih vendor mana yang dapat bekerja sama dengan baik dan mendukung proses pengiriman logistik pangan dengan cepat dan juga terjamin keamanannya. Proses pemilihan vendor transporter kapal cepat motor dilakukan dengan menggunakan sistem pendukung keputusan melalui metode Oreste. Terdapat tiga pilihan alternatif vendor yang akan dinilai berdasarkan lima kriteria penilaian. Berdasarkan metode Oreste didapatkan nilai preferensi ranking ke-1 dari hasil perhitungan distance score paling kecil yaitu sebesar 48,2 yang menyatakan bahwa vendor yang diprioritaskan untuk dipilih dalam menjalankan kerjasama pengiriman logistik pangan adalah vendor alternatif CVND-T.
Otomatisasi Quality Control untuk Mengurangi Lost Time Produksi di PT ISA dengan Metode DMAIC Apriyani; Devy Juliani; Ainun Nadia; Roberta Heni Anggit Tanisri
Journal of Engineering Environtmental Energy and Science Vol. 5 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : LPPMP Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/vy33zt28

Abstract

This study aims to reduce lost time in quality control at PT ISA, focusing on part SD-007, which had the highest lost time in 2024. The DMAIC method was applied to systematically improve the process. In the Define stage, long inspection time was identified as the main issue. The Measure stage involved a time study of three operators and 30 samples, showing an average manual inspection time of 740 seconds per part. The Analyze stage revealed that manual and digital measuring tools were time-consuming and prone to operator error. In the Improve stage, the inspection process was automated using a CMM machine with M-COSMOS software, reducing inspection time to 365 seconds per part. A paired sample t-test showed a significant difference before and after improvement (p < 0.05). In the Control stage, SOPs were revised and communicated to QC operators to ensure consistent implementation. The study concludes that inspection automation using DMAIC effectively reduces lost time and improves quality control efficiency at PT ISA.
Inovasi Produk Rumah Tangga: Pelatihan Sabun Cuci Piring Berbahan Jeruk Nipis dan Daun Pandan di RW 14 Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi Hilda Nuraini Syifa; Ainun Nadia; Asep Maulana; Aprianto Rifki Darmawan; Fatly Kurniawan; Eka Diniarti; Latifa Debby Armadani; Muhammad Fadil Akbar
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 4 (2026): JULI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i4.11750

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pemanfaatan sumber daya alam lokal, khususnya jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dan daun pandan (Pandanus amaryllifolius), yang melimpah di Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, namun selama ini hanya dimanfaatkan sebagai pelengkap makanan dan minuman. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah komoditas lokal tersebut menjadi produk rumah tangga bernilai tambah berupa sabun cuci piring alami, sekaligus mendukung pemberdayaan ekonomi rumah tangga dan mengurangi ketergantungan pada produk komersial berbahan kimia sintetis. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui lima tahapan, yaitu identifikasi permasalahan dan analisis kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan pelatihan, monitoring dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Pelatihan dilaksanakan pada Mei–Juni 2026 di RW 14 Desa Mekarsari dengan melibatkan 30 peserta ibu-ibu PKK. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi, dilanjutkan demonstrasi oleh tim mahasiswa, dan praktik langsung oleh peserta dalam membuat sabun cuci piring menggunakan texapon, natrium klorida, air perasan jeruk nipis, dan ekstrak daun pandan sebagai bahan utama. Hasil pelatihan berupa 25 botol sabun cuci piring siap pakai dengan warna hijau muda alami, aroma segar khas pandan dan jeruk nipis, tekstur kental dan homogen, busa yang melimpah, serta daya bersih yang efektif mengangkat lemak. Peserta menunjukkan partisipasi aktif selama pelatihan dan antusiasme tinggi terhadap peluang pengembangan produk sebagai usaha skala rumah tangga. Temuan ini menunjukkan bahwa jeruk nipis dan daun pandan dapat diolah secara efektif menjadi sabun cuci piring alami yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus ramah lingkungan, dan model pelatihan partisipatif ini berpotensi direplikasi di desa lain dengan potensi sumber daya lokal yang serupa