Sunaryo Joko Waluyo
Politeknik Insan Husada Surakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Edukasi Kesehatan mengenai Penyakit Asam Lambung (Gerd) pada Remaja di Kel. Sangkrah, Kota Surakarta Sunaryo Joko Waluyo; Siti Nur Solikah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8100

Abstract

 ABSTRAK Di Indonesia GERD (Gastroesofageal Reflux Disease) merupakan suatu penyakit yang jarang terdiagnosa oleh dokter karena jika belum muncul keluhan yang berat seperti refluks esofagitis dokter belum bisa mendiagnosa. Refluks gastroesofagus adalah isi lambung yang masuk ke dalam rongga esofagus dan terjadi secara intermiten yang dialami oleh seseorang, terutama setelah makan (Karina et al., 2016). Remaja sebagai salah satu golongan yang produktif dan enerjik, memiliki energi yang baik dalam menjalankan rutinitas dan aktifitas sehari-hari. Remaja yang  terlalu fokus pada aktivitasnya seperti sekolah, mengerjakan tugas-tugas sekolah menjadikan kurang memperhatikan pola asupan makanan (Syam et al., 2016). Memberikan edukasi tentang pencegahan dan cara mengatasi nyeri lambung pada penyakit peningkatan asam lambung / GERD pada remaja. Melalui pemberian penyuluhan kesehatan kepada masyarakat. Peserta memahami dengan baik tentang penyakit peningkatan asam lambung, penyebab dan cara mengontrolnya. Peserta juga telah memahami bahwa teknik relaksasi napas dalam dengan cara yang tepat akan membantu mengurangi rasa sakit saat terjadi kekambuhan. Kegiatan berjalan dengan lancar dan tercapainya tujuan kegiatan yaitu remaja sebagai generasi muda dengan kegiatan ini memiliki pengetahuan yang meningkat khususnya tentang cara pencegahan dan penanganan penyakit peningkatan asam lambung serta mampu mendemonstrasikan teknik relaksasi dengan napas dalam untuk penanganan nyeri saat terjadi peningkatan asam lambung. Kata Kunci: Edukasi, GERD, Remaja  ABSTRACT In Indonesia, GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) is a disease that is rarely diagnosed by doctors because if there are no severe complaints such as reflux esophagitis, doctors cannot diagnose it. Gastroesophageal reflux is gastric contents that enter the esophageal cavity and occurs intermittently, especially after eating (Karina, 2016). Teenagers, as one of the most productive and energetic groups, have good energy in carrying out daily routines and activities. Adolescents who are too focused on their activities, such as school, doing school assignments, pay less attention to food intake patterns (Syam, A. F., 2016). To provide education about prevention and how to overcome gastric pain in acid reflux disease/GERD in adolescents. Through the provision of health education to the community. Participants had a good understanding of acid reflux disease, its causes, and how to control it. Participants also realized that using deep breathing relaxation techniques correctly can help reduce pain during relapse. The activity went smoothly and the goal of the activity was achieved; namely, teenagers as the younger generation with this activity had increased knowledge, especially about how to prevent and treat diseases of increasing stomach acid and were able to demonstrate relaxation techniques with deep breaths for pain management when there was an increase in stomach acid. Keywords : Education, GERD, Youth
Pengaruh Bimbingan secara Daring dan Lamanya Penyelesaian Tugas Akhir terhadap Nilai Tugas Akhir Sunaryo Joko Waluyo; Aprilia Nuryanti
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i3.8160

Abstract

ABSTRACT The COVID-19 pandemic has had a major impact on the order of human life, both on the social, cultural, state, and spiritual order as well as on the education sector. education staff and lecturers should innovate to provide innovative and effective lectures in the midst of the pandemic. Lecturers must always think and find solutions and creative ideas to produce quality learning.This study aims to determine whether there is an effect of online tutoring and the duration of the completion of the final project on the final assignment score for 6th semester students of the Diploma Nursing Study Program, Insan Husada Polytechnic Surakarta. Methodology The research used is descriptive correlational research. The research sample consisted of 49 respondents. The instrument uses a questionnaire and statistical testing using the SPSS application. 25. According to the findings of this study, there was a significant influence on the final assignment score of 68.8% in the online guidance process and the duration of completion of the final project, while the remaining 31.1% was influenced by other variables. The final project guidance process, which is carried out online, and the time of completion of the final project affect the final project value obtained by students. The guidance process still greatly determines the success of students in completing the final project/KTI. Keywords: Online Guidance, Finish Time Final Project, Final Project Grade  ABSTRAK Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak yang besar terhadap tatanan kehidupan manusia, baik pada tatanan sosial, budaya, kenegaraan, dan kerohanian maupun pada sektor pendidikan. tenaga kependidikan dan dosen harus berinovasi untuk memberikan perkuliahan yang inovatif dan efektif di tengah pandemi. Dosen harus selalu berpikir dan mencari solusi serta ide-ide kreatif untuk menghasilkan pembelajaran yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh bimbingan belajar online dan lama waktu penyelesaian tugas akhir terhadap nilai tugas akhir mahasiswa semester 6 Program Studi Diploma Keperawatan Politeknik Insan Husada Surakarta. Metodologi Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 49 responden. Instrumen menggunakan angket dan pengujian statistik menggunakan aplikasi SPSS. 25. Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat pengaruh yang signifikan terhadap nilai tugas akhir sebesar 68,8% pada proses bimbingan online dan durasi penyelesaian tugas akhir, sedangkan sisanya 31,1% dipengaruhi oleh variabel lain. Proses bimbingan tugas akhir yang dilakukan secara online, dan waktu penyelesaian tugas akhir mempengaruhi nilai tugas akhir yang diperoleh mahasiswa. Proses bimbingan masih sangat menentukan keberhasilan mahasiswa   dalam menyelesaikan tugas akhir/KTI. Kata Kunci: Bimbingan Online, Waktu Selesai Tugas Akhir, Nilai Tugas Akhir Akhir
Pengaruh Burnout pada Tenaga Kesehatan terhadap Keselamatan Pasien: Meta Analisis Rio Kristian Nugroho; Sutriyono Suyanto; Sunaryo Joko Waluyo
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 3 (2023): Agustus 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan pasien adalah yang terpenting dalam pengobatan dan perawatan medis dan merupakan aspek terpenting dari manajemen mutu. Salah satu penyebab terjadinya eror pada keselamatan pasien adalah disebabkan karena adanya Burn Out. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi besarnya risiko pengaruh Burn Out terhadap keselamatan pasien, dengan meta analisis. Penelitian ini merupakan systematic review dan meta analisis dengan PICO sebagai berikut, population: tenaga kesehatan. Intervention: mengalami Burn Out. Comparison: Tidak mengalami Burn Out. Outcome: Keselamatan pasien. Artikel yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari tiga database yaitu Google Scholar, Pubmed, dan Science Direct. Kata kunci untuk mencari artikel “Burn Out” AND “Patient Safety” AND “Health Worker”. Artikel yang digunaan dari tahun 2008 – 2018. Pemilihan artikel dilakukan dengan menggunakan PRISMA flow diagram. Artikel dianalisis menggunakan aplikasi Review Manager 5.3. Sebanyak 8 studi kohor dari tahun 2008 – 2018 . Data yang dikumpulkan menunjukkan tenaga kesehatan yang mengalami Burn Out memeliki risiko untuk melalaikan keselamatan pasien sebanyak 2.31 kali dibandingkan dengan yang tidak mengalami Burn Out (aOR= 2.31.57; CI 95%; 1.52 hingga 3.52; p<0.001). Kejadian Burn Out meningkatkan risiko kelalaian keselamatan pada pasien.
Pengaruh Gaya Hidup Sehat dan Dukungan Sosial Terhadap Risiko Stroke Pada Lansia di Posyandu Ngesti Raharja Sunaryo Joko Waluyo; Rahayu Setyaningsih
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i10.20420

Abstract

 ABSTRACT Stroke is a significant global health issue among the elderly, with a trend of increasing prevalence in developing countries, including Indonesia. A healthy lifestyle and social support are considered key factors in stroke prevention efforts. This study aims to analyze the impact of these two factors on stroke risk among the elderly at Posyandu Ngesti Raharja, Surakarta, as part of a community-based prevention strategy. This study aims to evaluate the influence of a healthy lifestyle and social support on stroke risk among the elderly. Specifically, the objectives include: (1) measuring the impact of a healthy lifestyle on reducing stroke risk, (2) assessing the contribution of social support in reducing stroke risk, and (3) analyzing the interaction between a healthy lifestyle and social support in influencing stroke risk. This study used a cross-sectional design with a quantitative approach. The sample consisted of elderly people registered at Posyandu Ngesti Raharja. Data were collected using a questionnaire that included indicators of a healthy lifestyle (physical activity, diet, smoking and alcohol consumption, sleep quality, and stress management) and the level of social support. Data analysis included descriptive statistics, correlation tests, and logistic regression to identify the dominant factors associated with stroke risk. The results showed a significant correlation between the implementation of a healthy lifestyle and the availability of social support with reduced stroke risk among the elderly. Further analysis confirmed that both factors, both independently and synergistically, play a significant role in reducing stroke risk. A healthy lifestyle and social support are important determinants in stroke prevention among the elderly. These findings emphasize the need for community-based interventions that combine healthy lifestyle education and the strengthening of social support networks to effectively minimize stroke risk. Keywords: Healthy Lifestyle, Social Support, Stroke Risk, Elderly.  ABSTRAK Stroke menjadi salah satu isu kesehatan global yang signifikan pada kelompok lansia, dengan tren peningkatan prevalensi di negara berkembang, termasuk Indonesia. Gaya hidup sehat dan dukungan sosial dinilai sebagai faktor kunci dalam upaya pencegahan stroke. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak kedua faktor tersebut terhadap risiko stroke pada lansia di Posyandu Ngesti Raharja, Surakarta, sebagai bagian dari strategi pencegahan berbasis komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh gaya hidup sehat dan dukungan sosial terhadap risiko stroke pada lansia. Secara spesifik, tujuan mencakup: (1) mengukur dampak gaya hidup sehat terhadap penurunan risiko stroke, (2) menilai kontribusi dukungan sosial dalam mengurangi risiko stroke, dan (3) menganalisis interaksi antara gaya hidup sehat dan dukungan sosial dalam memengaruhi risiko stroke. Penelitian menggunakan desain potong lintang (cross-sectional) dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari lansia terdaftar di Posyandu Ngesti Raharja. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang mencakup indikator gaya hidup sehat (aktivitas fisik, pola makan, kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol, kualitas tidur, serta manajemen stres) dan tingkat dukungan sosial. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji korelasi, dan regresi logistik untuk mengidentifikasi faktor dominan yang terkait dengan risiko stroke. Hasil penelitian menunjukkan korelasi yang bermakna antara penerapan gaya hidup sehat dan ketersediaan dukungan sosial dengan penurunan risiko stroke pada lansia. Analisis lebih lanjut mengonfirmasi bahwa kedua faktor tersebut, baik secara mandiri maupun sinergis, berperan signifikan dalam mengurangi risiko stroke. Gaya hidup sehat dan dukungan sosial merupakan determinan penting dalam pencegahan stroke pada lansia. Temuan ini menegaskan perlunya intervensi berbasis komunitas yang memadukan edukasi gaya hidup sehat dan penguatan jejaring dukungan sosial untuk meminimalkan risiko stroke secara efektif. Kata Kunci: Gaya Hidup Sehat, Dukungan Sosial, Risiko Stroke, Lansia