Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Pharmaqueous

Pengaruh Edukasi Metode Cbia Terhadap Pengetahuan Swamedikasi Berdasarkan Konsep Dagusibu Di Kelompok PKK Desa Sawangan Kecamatan Kuwarasan Kabupaten Kebumen Ervina Laely Nuswantari; Tatang Tajudin; Tri Fitri Yana Utami
Pharmaqueous : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 5 No. 1 (2023): Volume 5. Nomor 1, Mei 2023
Publisher : Prodi S1 Farmasi, Universitas Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v5i1.562

Abstract

Based on Badan Pusat Statistik (2022), more than 70% of sick people in Indonesia doing self-medicate (swamedikasi) when they have mild symptoms of illness without consulting a doctor. Self-medication is widely carried out by various group of people, one of which is housewives in PKK group Desa Sawangan, Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen. “Mothers” are determining part of health in the household, including in making drug selection decisions, so it needs to be accompanied by adequate knowledge about the proper implementation of selfmedication. CBIA (Cara Belajar Insan Aktif) program can be a solution to existing problems. CBIA is one of the community empowerement activities used in educating people to choose and use the right drugs in self-medication. This study aims to find out an overview of self-medicated knowledge and find out the influence of the application of the CBIA method to increase knowledge about drug self-medication based on the DAGUSIBU concept (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang). This research method is a quantitative method of experimental type, one-grup pretest-posttest. Amount of sample in this research are 67 people was selected using the Purposive Sampling Method with inclusion dan exclusion criteria set by the researcher. The data analysis used was a paired t-test statistical test and obtained a signification value (2-tailed) of 0,001 <0,05 which showed a significant difference between the pretest dan post-test values. The CBIA program is effective in increasing knowledge of the PKK Community in Desa Sawangan, Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen.
Evaluasi Pengelolaan Obat Di Puskesmas Gombong Ii Kabupaten Kebumen Tahun 2022 Yesi Yuliartanti; Mika Tri Kumala Swandari; Tatang Tajudin
Pharmaqueous : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 5 No. 1 (2023): Volume 5. Nomor 1, Mei 2023
Publisher : Prodi S1 Farmasi, Universitas Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v5i1.564

Abstract

ABSTRAK Pengelolaan obat yang baik sangat diperlukan untuk peningkatan mutu pelayanan Kesehatan. Pengelolaan obat di Puskesmas Gombong II sudah dilakukan namun belum maksimal dan belum sesuai standar, hal ini sesuai dengan rekomendasi tim surveyor akreditasi tahun 2019 yaitu untuk meningkatkan pengelolaan obat. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi perencanaan pengadaaan, penerimaan, penyimpanan dan pendistribusian obat di Puskesmas Gombong II Kabupaten Kebumen tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kombinasi kuantitatif dan kualitatif dengan cara membandingkan nilai setiap indikator dengan standar yang ditetapkan oleh Permenkes RI Nomor 74 tahun 2016 dengan penilaian mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas. Pengambilan data retrospektif dari Laporan Pemakaian dan Lembar Permintaan Obat (LPLPO) dan Laporan Penggunaan Obat Rasional (POR) bulan Januari sampai Oktober tahun 2022 serta observasi penyimpanan obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan obat di Puskesmas Gombong II Kabupaten Kebumen Tahun 2022 dengan menggunakan indikator pada tahap perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan dan pendistribusian tahapan pengelolaan obat belum semua indikator sesuai dengan standar. Beberapa indikator pengelolaan obat menunjukkan hasil yang mendekati nilai standar seperti kesesuaian item jumlah penerimaan, kesesuaian jumlah, jenis, dan bentuk sediaan obat, kesesuaian penyimpanan obat, kesesuaian jumlah fisik obat, kesesuaian jumlah item obat perlembar resep dengan nama generik. Kata kunci : Pengelolaan obat, Evaluasi, Puskesmas, Penyimpanan