Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Strategi Komunikasi Phoenix Radio Bali Pada Program Siaran Rising Phoenix Dalam Menarik Partisipasi Pendengar Nuning Indah Pratiwi; Rizky Alfian Satria Sandhy; I Wayan Joniarta
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media massa seiring dengan perkembangan zaman mengalami banyak perubahan untuk mempertahankan serta meningkatkan minat pendengarnya baik itu pada Televisi, Radio, maupun Surat Kabar. Sebagai salah satu media massa yang digunakan oleh masyarakat dalam mencari informasi adalah radio karena karakteristiknya yang dirasa lebih personal. Radio memiliki beberapa fungsi utama yaitu untuk menyiarkan (to inform), mendidik (to educate), menghibur (to entertain) dan untuk mempengaruhi (to influence). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Pada penelitian ini, peneliti akan mengumpulkan data-data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, maupun dokumentasi. Strategi komunikasi dasarnya merupakan suatu tahapan yang dibuat untuk mencapai kesepakatan yang disepakati bersama. Strategi komunikasi yang dilakukan pada Phoenix Radio Bali pada program siaran Rising Phoenix dikelola dengan melakukan beberapa tahapan strategi seperti perencanaan (planning), pembagian tugas (organizing), pelaksanaan (actuating), memonitor pelaksanaan tugas (controlling), dan diakhiri dengan evaluasi (evaluating). Tahapan strategi komunikasi ini berpengaruh sangat besar dalam mencapai tujuannya yaitu menarik partisipasi pendengar.
STUDI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DESENTRALISASI ADMINISTRATIF DI MUNICIPIO DILI TIMOR-LESTE I Wayan Joniarta; I.G.A.AG Dewi Sucitawathi P; Inácio Soares; Wayan Suderana
Politika: Jurnal Ilmu Politik Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Program Magister Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.191 KB) | DOI: 10.14710/politika.10.1.2019.40-56

Abstract

This research aims to empirically elaborate the implementation of administrative decentralization in Municipio Dili Timor-Leste. This research scrutinizes human resource, financial resource, facilities and implementing structure in bureaucracy to identify implementation effectiveness. This research applies qualitative methods using interviews as methods for collecting data, observation and document reviews. This research found that the implementation of administrative decentralization has not yet been effective. There is a need for capacity building to improve government officers' capability to better off the quality of public service. 
Implementasi Model Perencanaan Philip Lesly oleh Basarnas Denpasar dalam Mengedukasi Tanggap Bencana Pada Masyarakat Nuning Indah Pratiwi; I Wayan Joniarta; Jonathan Jacob Paul Latupeirissa; Martina Cahya Arista
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara geografis, Indonesia banyak memiliki wilayah dengan resiko tinggi bencana alam. Indonesia berada di daerah tropis pertemuan antara dua samudra dan dua benua yang membuat wilayah Indonesia rawan akan bencana banjir, tanah longsor cuaca ekstrim dan kekeringan yang memicu kebakaran hutan. Dalam mencegah dan menagani kecelakaan dan bencana, setiap negara pada dasarnya memiliki kewajiban menilindungi warga negarnya. Bencana alam tidak bisa diprediksi dengan mudah. Sangat perlunya pelatihan tanggap bencana dan pertolongan pertama gawat darurat bagi setiap orang. Salah satu program Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) dalam mengedukasi masyarakat Indonesia adalah dengan mengadakan pelatihan potensi pencarian dan pertolongan. Proses penyelengaraan belajar mengajar dalam rangka meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan keahlian sumber daya manusia. Perencanaan pelatihan pastinya disusun dengan baik agar kegiatan berjalan dengan lancar dan mencapai tujuan yang telah ditentukan. Model perencanaan yang digunakan Basarnas adalah model perencanaan Philip Lesly. Model perencanaan ini terdapat dua komponen utama yaitu organiasi dan publik. Dari dua komponen utama ini masing-masing memiliki empat tahapan dan dua tahapan. Penelitian ini mengkaji implementasi model perencanaan Philip Lesly Basarnas Denpasar dalam melaksanakan pelatihan potensi pencarian dan pertolongan kepada masyarakat agar tanggap bencaana dan bagaimana tindakan yang dilakukan ketika terjadi gangguan saat pelatihan berlangsung.
Pemberdayaan Krama Desa dalam Pelestarian Budaya Bali Perspektif Ajeg Bali I Wayan Joniarta; Melati Budi Srikandi; Nuning Indah Pratiwi
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji korelasi antara pemberdayaan krama desa dan pelestarian budaya Bali. Fenomena yang menarik untuk diteliti, era globalisasi menyebabkan masuknya budaya asing cenderung berdampak pada terabaikannya budaya lokal. Nilai-nilai budaya yang bersumber pada kearifan lokal dan kebudayaan suku bangsa dengan masuknya unsur-unsur budaya asing dalam interaksi kebudayaan lintas bangsa, menyebabkan masyarakat cenderung abai terhadap nilai-nilai budaya lokal. Pada sisi lain, gaung tentang pelestarian budaya Bali dengan jargon “Ajeg Bali” telah dikumandangkan sejak lama, terlihat pada kepemimpinan (Gubernur) Bali yaitu Dewa Beratha, Mangku Pastika, dan I Wayan Koster. Penelitian ini dilakukan dengan pengumpulan data melalui teknik dokumentasi, wawancara dan observasi langsung ke lokasi yang menjadi obyek utama penelitian yaitu di Desa Pakraman Marga yang terdiri dari Banjar Lebah, Banjar Basa, Banjar Tembau dan Banjar Beng. Disamping observasi langsung, penelitian ini juga menggunakan observasi partisipasi artinya peneliti ikut serta larut dalam aktivitas budaya di desa pakraman Marga. Hasil penelitian menunjukkan adanya dukungan aktor baik pemerinah desa dinas maupun pengurus adat terhadap upaya pemberdayaan krama dan pelestarian budaya Bali. Kemudian adanya kesadaran krama cukup dalam mengikuti aktivitas budaya seperti sebagai penari rejang, ritual keagamaan, ritual kematian, sebagai sekehe santi, dan sekehe gong.
STRATEGI PENINGKATAN PENANAMAN MODAL ASING MELALUI LAYANAN HUKUM OLEH CLEON BUSINESS CONSULTING: STRATEGY TO INCREASE FOREIGN INVESTMENT THROUGH LEGAL SERVICES BY CLEON BUSINESS CONSULTING Eka Putri Febrianti; I Wayan Joniarta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 8 No 1 (2024): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v8i1.5036

Abstract

The rapid development of technology has made capital market movements more widespread, reaching across countries. Such as foreign investment activities, as funds from abroad, its role is very important for developing countries such as Indonesia. In practice, foreign investors use legal services and legal assistance obtained from advocates or offices that provide legal services, such as Cleon Businnes Consulting. As well as where the author carries out Field Work Practices (PKL). So this paper aims to overcome legal problems, especially in foreign investment activities. To support the process of writing this article, the author conducted a service as well as observations regarding the legal services provided by Cleon Business. So that this service is presented with the title “Strategy for Increasing Foreign Investment Through Legal Services by Cleon Business Consulting”. The method the author uses is the interview method with the company, so as to produce actual writing. The conclusion obtained in writing this article is that Cleon Business Consulting as Legal Consulting plays a crucial role in providing the services needed to ensure legal compliance and investment sustainability. Cleon Business Consulting provides 4 (four) legal services namely: 1) Pre Investment (legal services before the investment is made); 2) Invest and company establishment (investment and company establishment); 3) Company legal compliance (choosing the right legal entity for the company based on Indonesian law); 4) transaction handling (handling or handling all existing transactions). While the obstacles faced by Cleon Business Consulting while providing these legal services are: 1) related to the understanding of clients who are foreign nationals; 2) limited knowledge of the various stakeholders (shareholders) involved; 3) regulatory restrictions on the intentions of client needs.
Strategi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bali dalam Peningkatan Kualitas Aparatur Sipil Negara Grazelita Fonseca Lopes; I Wayan Joniarta
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14083

Abstract

Peningkatan kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan tuntutan utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang berkualitas. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) memiliki peran strategis dalam mengelola dan mengembangkan kompetensi ASN, khususnya di tingkat daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi BKPSDM Provinsi Bali dalam meningkatkan kualitas ASN. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi BKPSDM Provinsi Bali dilakukan melalui pengembangan SDM secara formal dan informal. Pengembangan formal dilaksanakan melalui pendidikan dan pelatihan, workshop, serta program pengembangan kompetensi berbasis kebutuhan organisasi. Sementara itu, pengembangan informal dilakukan melalui pengalaman kerja, pembinaan, coaching, dan interaksi kerja yang berkelanjutan. Strategi tersebut berkontribusi terhadap peningkatan kualitas ASN yang tercermin dari aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja. Penelitian ini menegaskan bahwa sinergi antara strategi formal dan informal menjadi kunci keberhasilan BKPSDM dalam meningkatkan kualitas ASN di Provinsi Bali. Keywords: strategi, BKPSDM, kualitas ASN, pengembangan SDM
Inovasi Komunikasi Pembangunan: Pemberdayaan Masyarakat di Desa Pinge melalui Edutourism Putri Ekaresty Haes; Putu Ratna Juwita; Ni Putu Yunita Anggreswari; I Wayan Joniarta; Ayu Made Bianca Juarez
MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 5 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/mukasi.v5i2.5181

Abstract

The research conducted in Pinge Village, Marga Tabanan Subdistrict, aims to explore edutourism activities carried out in the tourist village through community empowerment as a form of development communication innovation. This study presents findings obtained from qualitative research, employing data triangulation as a method to ensure data validity. Additionally, the researcher collected data through observations in the village over several days, interviews with informants, and documentation of relevant media. The results of this study reveal that edutourism is an appropriate tourism option to be implemented in the Pinge tourist village. Active community participation in edutourism strengthens social solidarity and enhances a sense of ownership towards local culture. Communication innovation in this context plays a crucial role in disseminating information about the village's potential, strengthening collaboration networks between the community and stakeholders, and increasing the visibility of Pinge Village as an educational tourism destination. Thus, edutourism not only contributes to the local economy but also ensures the sustainability of culture and the environment, making it a holistic and sustainable model for community empowerment. The edutourism programme in Pinge Village not only attracts tourists but also involves the community in the process of education and the preservation of local culture.
Pengaruh Desain Konten dan Interaksi Komunitas Menumbuhkan Loyalitas Pemain Mobile Legends melalui Player Engagement di Kota Denpasar Made Bagus Dwi Permana; I Wayan Joniarta
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis Vol. 6 No. 1 (2026): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/jmeb.v6i1.1831

Abstract

The rapid growth of the mobile gaming industry in Indonesia has increased competition among MOBA games, making player retention a major challenge. Many players switch to competing titles due to content fatigue and limited social interaction. This study aims to analyze the effects of content design and community interaction on player engagement and player loyalty among Mobile Legends: Bang Bang users in Denpasar City. Using a purposive sampling approach, data were collected from 180 active players through a structured questionnaire and analyzed with SmartPLS 4. The findings show that both content design and community interaction significantly enhance player engagement, which in turn positively influences player loyalty. Content design and community interaction also exhibit direct positive effects on loyalty. Furthermore, player engagement is found to mediate the relationship between each independent variable and player loyalty. These results highlight the importance of innovative content and supportive community environments in strengthening long-term player commitment.