Priskilia Ratu Maraya
Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH MEDIA ANIMASI DAN VIDEO DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERITA FANTASI PADA SISWA KELAS VII SMP KATOLIK RAJAWALI MAKASSAR Priskilia Ratu Maraya; Ramly; Sulastriningsih Djumingin
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18 No 2 (2022)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/hdff7n36

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan (1) Mendeskripsikan hasil belajar menulis teks cerita fantasi siswa kelas VII SMP Katolik Rajawali dengan memanfaatkan media animasi. (2) Mendeskripsikan hasil pembelajaran menulis teks cerita fantasi siswa kelas VII SMP Katolik Rajawali dengan memanfaatkan media video. (3) Membuktikan ada atau tidaknya pengaruh media animasi atau video terhadap pembelajaran menulis teks cerita fantasi siswa kelas VII SMP Katolik Rajawali. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas VII SMP Katolik Rajawali yang berjumlah 246 siswa yang tersebar ke dalam enam kelas. Mulai dari kelas VII S, VII T, VII U, VII V, VII W, VII X. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas eksperimen pada kelas VII V dan kelas kontrol pada VII U yang dipilih secara random atau acak. Instrumen yang digunakan yaitu instrument tes. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pembelajaran menulis cerita fantasi kelas VII V SMP Katolik Rajawali dengan menggunakan media animasi termasuk kategori sangat tinggi pengaruhnya dengan nilai rata-rata 87; (2) pembelajaran menulis cerita fantasi kelas VII U SMP Katolik Rajawali dengan menggunakan media video termasuk kategori sangat berpengaruh dengan nilai rata-rata 87; (3) media animasi dan video sangat berpengaruh dalam pembelajaran menulis cerita fantasi kelas VII SMP Katolik Rajawali. Hal ini dibuktikan dengan uji-t pada kelas eksperimen nilai signifikansi adalah 14,678 > ttabel = 1,99. Jadi, H1 diterima dan H0 ditolak, ada perbedaan yang signifikan posttest pada kelas eksperimen. Pada kelas kontrol diperoleh thitung = 14,238 > ttabel = 1,99. Jadi, H1 diterima dan H0 ditolak.