I Putu Bayu Mayura, I Putu Bayu
Department of Clinical Microbiology, Medical School, Faculty of Medicine, Udayana University

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

THE COMPARISON OF BURNOUT IN FIRST-YEAR AND FOURTH-YEAR MEDICAL STUDENTS AT UDAYANA UNIVERSITY Kuswari, Janice; Darmayani, I Gusti Ayu Sri; Ganesha, I Gde Haryo; Mayura, I Putu Bayu
E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 8 (2024): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2024.V13.i08.P07

Abstract

Pendidikan Kedokteran terkenal dengan beban akademiknya yang sangat besar sehingga tidak sedikit mahasiswa kedokteran mengalami burnout. Burnout pada mahasiswa kedokteran umumnya banyak terjadi pada mahasiswa baru dan juga mahasiswa tingkat akhir preklinik yang dapat disebabkan oleh banyak hal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan burnout yang terjadi pada mahasiswa kedokteran tahun pertama dan tahun keempat di Universitas Udayana. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif analitik dan pendekatan cross sectional dengan mengadopsi kuesioner dari Maslach Burnout Inventory-Student Survey (MBI-SS) . Sebanyak 116 mahasiswa sebagai subjek penelitian diambil dengan teknik simple random sampling dan dilakukan dengan pembagian kuesioner secara online. Variabel dependen pada penelitian ini adalah tingkat burnout pada mahasiswa dan variabel independennya yaitu kelelahan emosional, depersonalisasi, dan pencapaian personal yang merupakan stressor dan tingkat kuliah. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah uji T dan uji ANOVA dengan nilai signifikansi ?=0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa kedokteran tahun pertama lebih banyak mengalami burnout daripada mahasiswa kedokteran tahun keempat di Universitas Udayana. Selain itu, pada uji ANOVA menunjukkan nilai signifikansi 0.000 yang menandakan bahwa kelelahan emosional, depersonalisasi, dan pencapaian personal secara simultan berhubungan dengan burnout seseorang. Dapat disimpulkan bahwa jumlah kejadian burnout lebih banyak ditemukan pada mahasiswa kedokteran tahun pertama, yakni sebanyak 14.6% dan 13.8% kasus burnout pada mahasiswa kedokteran tahun keempat. Kata kunci : Burnout, mahasiswa kedokteran, beban akademik
KOLONISASI BAKTERI METHICILLIN-RESISTANT STAPHYLOCOCCUS AUREUS (MRSA) PADA UANG KERTAS YANG BEREDAR DI KANTIN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA Chandra, Katherine Silvania; Mayura, I Putu Bayu; Budayanti, Ni Nyoman Sri; Hendrayana, Made Agus
E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 5 (2024): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2024.V13.i05.P15

Abstract

Money serves as a widely utilized medium of transactional value in society. The risk of infection resulting from bacterial dissemination on paper currency is notably high. Infections caused by microorganisms on paper currency are largely caused by bacteria that resist antibiotics, exemplified by Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA). The resistance exhibited by these bacteria to antibiotic treatments has claimed millions of lives and can lead to substantial global health repercussions. Therefore, this study aims to ascertain the presence of Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) bacteria contaminating paper currency. This research was conducted with observational methodology and a descriptive cross-sectional approach. Thirty samples of paper currency are swabbed, and specimens are subsequently inoculated onto Staphylococcus medium. Colonies of Staphylococcus are re-identified using gram staining, catalase tests, followed by coagulase tests to ascertain the presence of Staphylococcus aureus bacteria. Isolates are classified as Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) if the inhibition zone measures less than or equal to 21 mm. The research findings indicate the colonization of Staphylococcus aureus and Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) bacteria on the paper currency circulating in the canteen of the Medical Faculty at Udayana University. The percentage of Staphylococcus aureus colonization is 56.66% and Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) colonization is 53.33%. Keywords : Paper Currency, Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus(MRSA).
Penerapan Teknik Polymerase Chain Reaction (PCR) dalam Mendeteksi Bakteri Patogen pada Sektor Peternakan dan Kesehatan Masyarakat Putra, Made Dwi Ambara; Budayanti, Ni Nyoman Sri; Mayura, I Putu Bayu
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 11 No. 3 (2024)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v11i3.91463

Abstract

Polymerase Chain Reaction (PCR) technology has emerged as a significant breakthrough in the detection and management of diseases in the livestock sector and public health. This study aims to evaluate the effectiveness and applications of PCR in detecting pathogens in livestock and zoonotic diseases that can transfer from animals to humans. The research adopts a literature review approach, analyzing various scientific findings related to the application of PCR in different contexts. The results demonstrate that PCR offers advantages in sensitivity, specificity, and detection speed compared to conventional methods, enabling effective early intervention to prevent disease spread. Furthermore, innovations such as digital PCR, Point-of-Care PCR systems, and real-time data integration broaden its applicability, particularly in resource-limited settings. These findings underscore the importance of continuous research and development in PCR technology to enhance disease surveillance and global health management.
Pengaruh Ekstrak Etanol Kubis Ungu terhadap Kadar Malondialdehida, Superoksida Dismutase dan Derajat Steatosis Hati pada Tikus Model NAFLD Dewi, Ni Made Gita Kusuma; Sugiritama, I Wayan; Widianti, I Gusti Ayu; Wardana, I Nyoman Gede; Ernawati, Desak Ketut; Mayura, I Putu Bayu
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43013

Abstract

Non-Alcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD) adalah gangguan hati kronis yang ditandai dengan akumulasi lemak berlebih dalam hepatosit dan berkaitan dengan sindrom metabolik. Stres oksidatif berperan dalam progresi NAFLD, dengan kadar malondialdehida (MDA) dan aktivitas superoksida dismutase (SOD) sebagai biomarker. Kubis ungu (Brassica oleracea var. capitata L.) memiliki kandungan antosianin tinggi yang bersifat antioksidan, namun efek hepatoprotektifnya terhadap NAFLD masih perlu diteliti lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek hepatoprotektif ekstrak etanol kubis ungu terhadap kadar MDA dan SOD serta derajat steatosis hati pada tikus Wistar jantan yang diinduksi dengan diet tinggi lemak dan karbon tetraklorida (CClâ‚„). Studi ini menggunakan desain post-test only control group dengan empat kelompok: kontrol negatif dan tiga kelompok perlakuan yang menerima ekstrak etanol kubis ungu dengan dosis 100 mg/kg BB, 200 mg/kg BB, dan 400 mg/kg BB. Analisis menggunakan ANOVA dan uji post-hoc Tukey HSD menunjukkan bahwa ekstrak kubis ungu secara signifikan mencegah peningkatan kadar MDA (p < 0,05), mencegah penurunan aktivitas SOD (p < 0,05), serta mencegah peningkatan derajat steatosis, dengan dosis paling efektif 200 mg/kg BB. Hasil ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol kubis ungu memiliki efek hepatoprotektif dan berpotensi sebagai agen terapeutik alami untuk pencegahan NAFLD.