Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Gaya Bahasa Repetisi dalam Novel Aku Lupa Bahwa Aku Perempuan Karya Ihsan Abdul Quddus Tasya Nurul Annisa; Tammasse Balla
Kode : Jurnal Bahasa Vol 11, No 4 (2022): Kode: Edisi Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v11i4.40805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kata yang digunakan untuk mengonstruksi gaya bahasa repetisi dan alasan penggunaan gaya bahasa repetisi dalam novel Aku Lupa Bahwa Aku Perempuan karya Ihsan Abdul Quddus. Topik ini menarik untuk dibahas karena pengarang novel menggunakan gaya bahasa repetisi untuk menekankan hal penting yang ingin disampaikan kepada pembaca. Adapun jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan metode simak untuk melihat penggunaan gaya bahasa dalam novel Aku Lupa bahwa Aku Perempuan dengan menggunakan teknik catat. Dari hasil penelitian, terdapat empat jenis kata yang digunakan dalam mengonstruksi gaya bahasa repetisi, yaitu nomina, adjektiva, verba, dan pronominal. Adapun alasan penggunaan gaya bahasa repetisi dalam novel tersebut, yaitu untuk menggambarkan perasaan tokoh, menggambarkan suasana, dan memperjelas makna.
Pelatihan Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra AB Takko Bandung; Munira Hasjim; St. Nursa’adah; Ikhwan M.Said; Tammasse Balla; Rismayanti Rismayanti; Muh. Nur Iman
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.539

Abstract

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru di SMA Negeri 8 Bulukumba dalam menerapkan model pembelajaran Jigsaw pada pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia sesuai Kurikulum Nasional. Masalah yang dihadapi adalah rendahnya partisipasi siswa dan dominasi metode ceramah, sehingga keterampilan kolaborasi, komunikasi, dan berpikir kritis siswa belum optimal. Program pelatihan ini disusun oleh Departemen Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Hasanuddin, dengan pendekatan partisipatif melalui ceramah, diskusi kelompok, simulasi Jigsaw, refleksi, dan peer review. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman konsep Jigsaw, kemampuan membagi tugas, mengelola kelompok belajar, serta kepercayaan diri guru dalam menerapkan metode secara mandiri. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan waktu dan sebagian siswa masih pasif, pelatihan terbukti mampu meningkatkan pembelajaran yang lebih interaktif, membangun budaya kolaboratif, serta memberikan dampak positif pada motivasi, partisipasi, dan keterampilan komunikasi siswa. Pelatihan ini menegaskan efektivitas pendekatan praktis dan partisipatif dalam meningkatkan profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran Bahasa dan Sastra