Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STRUKTUR WACANA BERITA SURAT KABAR SATELIT NEWS Ratna Susanti; Corolina Sasabone; Novita Tabelessy; Muh. Safar; Septiana Wulandari; Mas’ud Muhammadiyah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21135

Abstract

Bahasa digunakan oleh jurnalis atau wartawan dalam sebuah wacana baik tersurat maupun tersirat terhadap pembaca. Wacana merupakan bagian dari ekspresi komunikasi. Melalui komunikasi dan informasi yang ada di dalamnya akan muncul dalam bahasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ideologi melalui struktur makro, superstruktur, dan struktur mikro yang terdapat pada surat kabar Satelit News terbitan 19 Juni 2023. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah surat kabar Satelit News terbitan 19 Juni 2023. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu mengidentifikasi dan menganalisis ideologi struktur makro, superstuktur dan struktur mikro dalam Koran Satelit terbitan 19 Juni 2023. Hasil penelitian ditemukan bahwa ideologi seorang wartawan atau jurnalis sangat mempengaruhi terbentuknya teks berita. Teks berita yag dituangkan melalui gambaran struktur makro, superstruktur dan struktur mikro sangat mendukung penjelasan dari keseluruhan isi berita tersebut beik secara implisit maupun eksplisit.
Kontroversi Kasus Promosi Minuman Beralkohol Hollywings Berlabel “Muhammad dan Maria” dalam Konstruksi Pemberitaan detik.com, kompas.com, dan republika.co.id Kurniawati -; Hendra Alfani; Septiana Wulandari
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 9 No 1: Oktober 2023
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/2j25sg31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendalami bagaimana konstruksi realitas yang dilakukan oleh Detik.com, Kompas.com dan Republika.co.id terhadap kontroversi kasus promosi gratis minuman beralkohol Holywings berlabel “Muhammad dan Maria” dalam pemberitaan ketiga media tersebut. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan metode penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif, melalui analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki, yang membaginya menjadi empat dimensi struktural teks berita sebagai perangkat framing yaitu sintaksis, skrip, tematik dan retoris. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan latar belakang visi dan misi antara Detik.com, Kompas.com, dan Republika.co.id. Melalui perangkat sintaksis, skrip, tematik, dan retoris maka terlihat bahwa Detik.com mengonstruksi kasus Holywings sebagai pemberitaan yang hanya mementingkan aktualitas dan “pasar” berita atas kesalahan promosi Holywings di frame hanya sebagai kesalahan biasa, bukan penistaan agama. Kompas.com mengonstruksi kasus Holywings sebagai penistaan agama Islam dan Kristen. Namun konteks penistaan agama tersebut ditonjolkan secara hat-hati tetapi tetap menggiring opini publik agar pelaku diproses secara hukum. Republika.co.id tegas mengonstruksi kasus Holywings sebagai tindakan penistaan agama, khususnya bagi umat Islam. Republika.co.id menonjolkan konstruksi bahwa promosi miras tersebut sebagai bentuk tindakan ekstrimisme yang harus dituntut secara hukum.
Informasi Mitigasi Bencana Alam di Kabupaten Ogan Komering Ulu Akhmad Rosihan; Septiana Wulandari; Puspita Devi
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 5 No 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/6sqmav40

Abstract

Penyebarluasan informasi dewasa ini begitu cepat sampai kepada masyarakat khususnya melalui sosial media. apalagi berkembangnya aplikasi media sosial yang sangat beragam dan menarik untuk dicermati bersama. Kebutuhan informasi terkait mitigasi bencana alam yang menjadi fokus penelitian ini, sehingga menjadi penting untuk mengetahui bagaimana alur informasi di masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ulu terkait mitigasi bencana alam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan datanya deep interview ke masyarakat dan pemerintah daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus informasi terkait mitigasi bencana alam belum terjadi sinkronisasi kebijakan vertikal antara pemerintahan daerah dan pemerintah desa. Pembahasan mengenai mitigasi bencana masih bersifat manual dan insidental. Hal ini membuktikan bahwa upaya pengurangan risiko bencana belum menjadi isu strategis pemerintah. Sedangkan kejadian bencana alam sudah rentan terjadi di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu
Literasi Media Anti Hoaks Covid-19 dan Vaksinasi Melalui WhatsApp bagi Warga Rukun Tetangga Hendra Alfani; Akhmad Rosihan; Septiana Wulandari
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM) Vol 3 No 2: JULI 2022
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/5rnqdq55

Abstract

Pandemi corona virus disease (Covid-19), telah merubah wajah dunia dan menyebabkan krisis multidimensional. Dampaknya meluas ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Program kebijakan vaksinasi Covid-19 pun masih menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Seiring dengan itu, informasi hoaks seputar penyebaran Covid-19 dan program vaksinasinya muncul diberbagai platform media, termasuk di media sosial, seperti aplikasi WhatsApp. Informasi hoaks yang menyebar tanpa terkendali, memengaruhi sikap dan pandangan publik terhadap wabah, termasuk kelompok yang memiliki latar pendidikan dan status sosial yang baik. Tanpa mengecek, ikut menyebarkannya hoaks melalui aplikasi WhatsApp di lingkungan rukun tetangga. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk membantu warga RT 22 Kelurahan Kemalaraja dalam membangun sikap kritis, bijak dan selektif terhadap sebaran informasi yang terkait dengan pandemi Covid-19. Sehingga, warga dapat turut berkontribusi menangkal penyebaran informasi hoaks terkait dengan pandemi Covid-19, minimal untuk keluarga dan lingkungan sekitarnya. Metode yang digunakan adalah observasi dan sosialisasi terbatas dalam kegiatan gotong-royong bulanan. Hasil kegiatan menunjukkan respon positif warga untuk memahami, menyeleksi dan mencermati informasi hoaks tentang Covid-19 dan vaksinasinya secara bijak sebelum membagikannya serta sepakat menjalankan protokol kesehatan. Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan ini berhasil dilaksanakan sesuai tujuan dan capaian yang diharapkan.