Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

SIMULATION-BASED ASSESSMENT KINERJA TERMAL PADA CONCENTRIC TUBE HEAT EXCHANGER Kristiawan, Budi; Wijayanta, Agung Tri; Juwana, Wibawa Endra; Rachmanto, Rendy Adhi; Enoki, Koji; Prasojo, Arfi Singgih
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 14 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jrm.v14i3.1372

Abstract

The double-pipe heat exchanger is one of the most popular heat exchanger devices. In this study, the concentric tube heat exchanger as the double pipe heat exchanger device was simulated with ANSYS code FLUENT. The simulation was done by based on the Reynolds number variation from 400010.000 using the method of co-current and counter flow. The hydrodynamic and thermal simulation results agree with the empirical correlation of the Pethukov and Dittus-Bolter equations, respectively. The friction factors of the water base fluid and nanofluid f TiO2/water f (0.1 vol.%) do not result in a significant difference in the turbulent flow regime for both co-current and counter flow. The thermal performance of TiO2/water (0.1% vol) nanofluid as indicated by the value of the heat transfer coefficient results in an increase of 6.9% for counter low flow and 6.0% for co-current flow. Meanwhile, the direction of fluid flow in the heat exchanger does not have a significant effect on its thermal performance.
STUDI EKSPERIMEN PENINGKATAN PERPINDAHAN KALOR FLUIDA NANO CuO /AIR PADA VERTICAL HELICAL MICROFIN TUBE Kristiawan, Budi; Khoirudin , Ilham; Wijayanta, Agung Tri; Hadi , Syamsul; Effendi, Hilbran Tama Dida
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 15 No. 3 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jrm.v15i3.1715

Abstract

The way to increase heat transfer is to use nanofluids and expand the heat transfer area. This research studied the thermal performance, convection heat change coefficient, and pressure drop in a double pipe heat exchanger experimentally in a vertically arranged helical microfin tube heat exchanger. Hot water flows on the side of the annulus. In contrast, nanofluid CuO/distilled water concentration of 0.05 vol% flows laminarly in the inner pipe of the microfin tube with cross-flow and parallel-flow arrangements. The result is convection heat transfer coefficient enhancement and thermal performance factor compared to the base fluid. Counter flow improves heat transfer better than parallel flow. This research contributes to the use of helical microfin and nanofluids to increase heat transfer in heat exchangers used in industrial processes.
SIMULATION-BASED ASSESSMENT KINERJA TERMAL PADA CONCENTRIC TUBE HEAT EXCHANGER Kristiawan, Budi; Wijayanta, Agung Tri; Juwana, Wibawa Endra; Rachmanto, Rendy Adhi; Enoki, Koji; Prasojo, Arfi Singgih
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 14 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jrm.v14i3.1372

Abstract

The double-pipe heat exchanger is one of the most popular heat exchanger devices. In this study, the concentric tube heat exchanger as the double pipe heat exchanger device was simulated with ANSYS code FLUENT. The simulation was done by based on the Reynolds number variation from 400010.000 using the method of co-current and counter flow. The hydrodynamic and thermal simulation results agree with the empirical correlation of the Pethukov and Dittus-Bolter equations, respectively. The friction factors of the water base fluid and nanofluid f TiO2/water f (0.1 vol.%) do not result in a significant difference in the turbulent flow regime for both co-current and counter flow. The thermal performance of TiO2/water (0.1% vol) nanofluid as indicated by the value of the heat transfer coefficient results in an increase of 6.9% for counter low flow and 6.0% for co-current flow. Meanwhile, the direction of fluid flow in the heat exchanger does not have a significant effect on its thermal performance.
STUDI EKSPERIMEN PENINGKATAN PERPINDAHAN KALOR FLUIDA NANO CuO /AIR PADA VERTICAL HELICAL MICROFIN TUBE Kristiawan, Budi; Khoirudin , Ilham; Wijayanta, Agung Tri; Hadi , Syamsul; Effendi, Hilbran Tama Dida
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 15 No. 3 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jrm.v15i3.1715

Abstract

The way to increase heat transfer is to use nanofluids and expand the heat transfer area. This research studied the thermal performance, convection heat change coefficient, and pressure drop in a double pipe heat exchanger experimentally in a vertically arranged helical microfin tube heat exchanger. Hot water flows on the side of the annulus. In contrast, nanofluid CuO/distilled water concentration of 0.05 vol% flows laminarly in the inner pipe of the microfin tube with cross-flow and parallel-flow arrangements. The result is convection heat transfer coefficient enhancement and thermal performance factor compared to the base fluid. Counter flow improves heat transfer better than parallel flow. This research contributes to the use of helical microfin and nanofluids to increase heat transfer in heat exchangers used in industrial processes.
PENINGKATAN SARANA PENDUKUNG PENGOLAHAN MAKANAN PENDAMPING ASI SEBAGAI UPAYA PREVENTIF PENCEGAHAN STUNTING OLEH KOMINITAS SWEET BABY POKJA 4 TP PKK DESA KECAMATAN WEDI KABUPATEN KLATEN: Improving Supporting Facilities for Processing Complementary Foods for Breast Milk as a Preventive Effort to Prevent Stunting by the Sweet Baby Community, Working Group 4, TP PKK, Wedi District, Klaten Regency Budiana, Eko Prasetya; Hadi, Syamsul; Kristiawan, Budi; Septiyanto, Muhamad Dwi
Jurnal Abdikarya: Jurnal Karya Pengabdian Dosen Dan Mahasiswa Vol. 8 No. 02 (2025): Vol. 08 No. 02 Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/.v8i02.11729

Abstract

Stunting merupakan masalah global yang berkembang dan terjadi diberbagai negara belahan dunia. Masalah kesehatan ini merupakan problem fundamental mendasar yang terjadi akibat adanya masalah kekurangan suplai gizi, protein dan lain sebagainya. Masalah tersebut menjadi perhatian khusus bagi Komunitas Sweet Babby Pokja 4 TP PKK Desa Pandes untuk menanggulangi masalah stunting. Kelompok ini memiliki kegiatan yang disebut dengan MP-ASI yaitu kegiatan menyediakan makanan pendukung ASI untuk bayi usia 0-2 tahun di wilayah Desa Pandes Kabupaten Klaten. Selain daripada menanggulangi isu kesehatan stunting komunitas Sweet Baby juga mennghidupkan kehidupan ekonomi dengan mendapatkan keuntungan dari penyediaan MP-ASI dan menerima pesanan makanan konsumsi untuk berbagai acara. Namun kendala yang dihadapi oleh Komunitas adalah penggunaan peralatan yang sederhana rumahan yang sangat terbatas untuk menerima pesanan dalam jumlah yang besar. Oleh sebab itu kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh Universitas Sebelas Maret melalui Grub Riset Sustainable Thermofluids melakukan pengabdian ini sebagai bentuk daya dukung terhadap komunitas dan bentuk upaya pelaksanaan kegiatan Tri Dharma Peguruan Tinggi. Kegiatan berjalan dengan baik berupa penyerahan sarana prasarana serta pendampingan tenaga ahli berupa cooking class untuk pelatihan skill dan pengetahuan anggota komunitas tentang olahan makanan bergizi.
Desain Dan Pembuatan Alat Bantu Catur Elektronik Untuk Tunanetra Kristiawan, Budi; -, Ubaidillah; Doewes, Rumi Iqbal; Wijayanta, Agung Tri; Yaningsih, Indri; Budiana, Eko Prasetya; Himawanto, Dwi Aries; Hadi, Syamsul; Utomo, Dimas Wahyu
Smart Sport Vol 21, No 1 (2022): Jurnal Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v21i1.69752

Abstract

Cabang olahraga catur tunanetra adalah salah satu cabang olahraga kebanggaan bangsa Indonesia yang sudah mampu mengharumkan nama besar Indonesia. Pada Asian Paragames 2018, cabang olahraga ini berhasil membawa pulang mendali emas terbanyak jika dibandingkan dengan cabang olah raga lain. Dari 37 mendali emas yang berhasil direbut oleh Indonesia, 11 diantaranya adalah sumbangan dari cabang olahraga catur tunanetra. Prestasi tersebut menjadikan Indonesia menduduki posisi ke-5 berdasarkan perolehan mendali dari 33 negara yang berpartisipasi pada Asian Paragames 2018. Sudah selayaknya prestasi para atlet catur tunanetra ini harus kita pertahankan dan kita tingkatkan. Untuk meningkatkan kwalitas atlet catur tunanetra bangsa Indonesia ini, prasarana yang memadahi saja tidak cukup untuk mengakomodir kebutuhan latihan. Pendampingan atlet saat melakukan latihan juga sangat dibutuhkan untuk meningkatkat kwalitas atlet. Hal tersebut dikarenakan ada beberapa peraturan pertandingan catur yang masih memerlukan bantuan orang yang bias melihat, seperti pengawasan waktu, pemberitahuan sisa waktu untuk melangkah dan sisa waktu pertandingan sampai berakhir. Akantetapi jumlah relawan pendamping yang tidak mencukupi menjadi masalah tersendiri pada kebutuhan latihan atlet catur tunanetra Indonesia. Oleh karena itulah, pada proposal ini, kami mengajukan rancang bangun catur cerdas yang bisa memudahkan dan memberitahukan atlet sisa waktu pertandingan catur sebagai pengganti fungsi relawan pendamping.  Kata Kunci: Catur, Catur tunanetra, Alat Bantu Olahraga Catur
Wahana Ayun Tangan sebagai Sarana Interaksi Anak dengan Dunia Luar di Taman Mekarsari, Boyolali Kristiawan, Budi; Wijayanta, Agung Tri; Hadi, Syamsul; Yaningsih, Indri; Himawanto, Dwi Aries; Budiana, Eko Prasetya; Ubaidillah, Ubaidillah; Arifin, Zainal; Alfaiz, Noval Fattah; Prasetyo, Singgih Dwi
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 13, No 2 (2024): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v13i2.79467

Abstract

Taman bermain adalah suatu lingkungan yang didesain secara khusus untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk bermain, belajar, dan berinteraksi. Selain berfungsi sebagai tempat hiburan, taman bermain juga memiliki peran penting sebagai ruang pendidikan yang mendukung perkembangan fisik, kognitif, sosial, dan emosional anak-anak. Pengabdian ini memiliki tujuan untuk merancang desain wahana bermain ayun tangan yang mempertimbangkan faktor keselamatan, kenyamanan, dan pengembangan anak di Taman Mekarsari Desa Kaligentong, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali. Wahana bermain ayun tangan ini didesain dengan menggunakan material yang aman dan tahan lama, serta menerapkan prinsip-prinsip desain yang memungkinkan anak-anak untuk bergerak, bereksplorasi, dan menggunakan imajinasi mereka dengan bebas. Wahana bermain ayun tangan memiliki peran yang penting dalam meningkatkan kualitas hidup anak-anak dengan memberikan mereka kesempatan untuk bermain, belajar, dan tumbuh secara holistik. Dengan adanya wahana ini, anak-anak dapat mengembangkan keterampilan motorik, kognitif, dan sosial mereka sambil menikmati pengalaman bermain yang menyenangkan. Wahana ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang merangsang interaksi sosial, memperluas keterampilan anak-anak, dan meningkatkan kualitas hidup mereka melalui kesempatan bermain dan belajar. Kata kunci : pengabdian, taman bermain, ayun tangan, edukasi