Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Bimbingan Belajar Terhadap Peningkatan Prestasi Belajar Di SMP Perguruan Islam Amalia Medan Putri Amanda; Mahidin
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 03: Agustus 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v7i03.4872

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bimbingan belajar terhadap peningkatan prestasi belajar siswa di SMP Perguruan Islam Amalia Medan. Metode dalam peneltian ini adalah metode kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa/i di SMP Perguruan Islam Amalia Medan. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode kuantitatif. Instrumen pengambilan data menggunakan skala linkert dengan skor 1- 4 dan pedoman obervasi. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis untuk mengetahui nilainya. Hasil penelitian menunjukan bahwa bimbingan belajar berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa yang dibuktikan dengan besarnya nilai R Square, yaitu sebesar 0,628 pada tingkat signifikansi 0,05. Dengan demikian bimbingan belajar mempunyai pengaruh 60,5% dalam peningkatan prestasi belajar siswa di SMP Perguruan Islam Amalia Medan. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu bahwa prestasi belajar siswa di SMP Perguruan Islam Amalia Medan meningkat seiring dengan seringnya mengikuti bimbingan belajar. Kata kunci: bimbingan belajar, peningkatan, prestasi belajar
Konsep, Sejarah, dan Urgensi Pendidikan Multikultural dalam PAUD di Indonesia Annisa Rahayu Sulistyo; Indah Khairani; Putri Amanda; Azizah Hanum OK
JURNAL TIPS Vol 4, No 1 (2026): In Progress
Publisher : UIN SU Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan multikultural adalah metode pengajaran yang menekankan penghargaan terhadap keragaman budaya, agama, etnis, bahasa, dan latar belakang sosial dalam kehidupan masyarakat. Indonesia yang memiliki beragam budaya memerlukan sistem pendidikan yang dapat menanamkan nilai-nilai toleransi, inklusivitas, dan penghargaan terhadap perbedaan sejak usia dini. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis pengertian multikulturalisme dan pendidikan multikultural, sejarah serta konteks pendidikan multikultural, serta pentingnya dan tujuan pendidikan multikultural dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pendekatan yang diterapkan dalam penulisan artikel ini adalah analisis pustaka dengan mengeksplorasi berbagai referensi dan kajian tentang pendidikan multikultural. Temuan dari diskusi mengindikasikan bahwa pendidikan multikultural berperan penting dalam membangun karakter anak yang toleran, empatik, inklusif, dan dapat hidup harmonis dalam masyarakat yang beragam. Di tahap PAUD, pendidikan multikultural memiliki peranan yang krusial karena periode usia dini adalah saat pembentukan karakter dasar anak. Pendidikan multikultural dapat diterapkan melalui aktivitas pembelajaran yang menarik, seperti permainan peran, eksplorasi budaya lokal, cerita rakyat, lagu tradisional, dan pembiasaan sikap saling menghormati. Oleh karena itu, pendidikan multikultural di PAUD berperan tidak hanya sebagai metode pengajaran, tetapi juga sebagai dasar dalam menciptakan generasi yang berkarakter, demokratis, dan menghargai nilai-nilai persatuan serta kemanusiaan.
Persepsi dan Pengetahuan Siswa Mengenai Kesiapsiagaan Banjir Pasca Edukasi Susilawati Susilawati; Sahkira Nabila Utami; Putri Amanda; Mely Febriani
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i1.7775

Abstract

Ketersediaan air bersih masih menjadi permasalahan di berbagai wilayah, khususnya di daerah yang belum memiliki sistem pengolahan air yang memadai. Penjernihan air rumah tangga umumnya dilakukan dengan menggunakan bahan kimia seperti tawas dan klorin. Meskipun efektif, penggunaan bahan kimia tersebut berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan dan lingkungan apabila digunakan secara berlebihan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif bahan penjernih air yang ramah lingkungan, mudah diperoleh, dan ekonomis. Kulit pisang merupakan limbah organik rumah tangga yang jumlahnya melimpah dan mengandung senyawa alami yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan penjernih air. Penelitian ini membahas pemanfaatan kulit pisang sebagai bahan alami penjernih air rumah tangga melalui metode eksperimen sederhana dengan menggunakan serbuk kulit pisang sebagai media filtrasi. Pengamatan dilakukan terhadap perubahan kondisi air sebelum dan sesudah proses penjernihan. Hasil penelitian menunjukkan adanya potensi kulit pisang dalam meningkatkan kejernihan air dan memperbaiki kondisi pH.