Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

POLA KERJA KEMITRAAN DI ERA EKONOMI BERBAGI (STUDI KASUS LOGISTIK E-COMMERCE DI PT.X) Rut Gloria Anugrah; Cynthia Vanessa Djodjobo; Faisal Rizza
CEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis Vol. 2 No. 4 (2022): CEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/cemerlang.v2i4.540

Abstract

Perkembangan cara kerja industri telah mengarah kepada sistem sharing economy. Kepemilikan asset tidak lagi berpusat pada kepemilikan satu orang. Siste berubah menjadi peer-to-peer economy menjadikan pola kerja dalam industri dikaitkan dengan pola kerja kemitraan. Kemitraan yang termasuk dalam ranah hukum perdata menyebabkan tidak adanya perlindungan hukum terkait dengan ketenagakerjaan yang melindungi tenaga kerja dalam hubungan kemitraan dalam hak dan kewajibannya. Saat ini, kemitraan yang dilaksanakan terjalin tanpa keseimbangan antara pihak-pihak yang berkepenitngan yang memberi kesan bahwa salah satu pihak dituntut lebih banyak disbanding pihak lainnya sehingga kerap kali menyebabkan perselisihan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola kerja kemitraan di era ekonomi berbagi yang ada di PT.X. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan kontekstual. Data primer diperoleh dari wawancara dengan pihak manajemen perusahaan dalam hal ini divisi HR dan mitra kurir. Hasil penelitian menunjukkan hubungan kemitraan antara perusahaan e-commerce dengan mitra kurir belum memenuhi prinsip-prinsip kemitraan yaitu kesetaraan atau keseimbangan, transparan dan saling menguntungkan dan terdapat unsur-unsur dari hubungan kerja yang terjadi yang diindikasikan dari adanya perlakukan kepada mitra sebagai pekerja pada hubungan kerja.
Pengaruh Penerapan Prinsip Non-diskriminasi Gender terhadap Pengembangan Karir dan Kepuasan Kerja di Perusahaan Penyedia Layanan Jalan Tol (Studi Kasus pada PT. Jasa Marga (Persero) Cynthia Vanessa Djodjobo; Rut Gloria Anugrah; Langga Lagandhy
Jurnal Manajemen dan Ekonomi Kreatif Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Kreatif
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1211.254 KB) | DOI: 10.59024/jumek.v1i1.28

Abstract

Beberapa fenomena yang terjadi di dunia kerja menurut Data European Commision, World Bank dan Badan Pusat Statistik mengenai data distribusi jabatan manajer menurut jenis kelamin menunjukkan hasil yang sama yaitu persentase perempuan menduduki posisi manajerial lebih rendah dari laki-laki. Hal ini mengindikasikan keterbatasan peluang untuk mengembangkan karir di tempat kerja bagi pekerja perempuan. Berdasarkan data tersebut, diskriminasi gender berkorelasi dengan pengembangan karir yang selanjutnya menjadi salah satu faktor penentu kepuasan kerja pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Penerapan prinsip non-diskriminasi gender dan pengembangan karir terhadap kepuasan kerja di perusahaan penyedia layanan jalan tol (PT. Jasa Marga (Persero)). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan studi deskriptif dan klausul. Data yang diperoleh merupakan hasil pengisian kuesioner dari 45 sampel yang merupakan karyawan PT. Jasa Marga Kantor Regional Jakarta dengan menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip non-diskriminasi gender tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja, pengembangan karir berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, penerapan prinsip non-diskriminasi gender dan pengembangan karir secara simultan berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja. Penelitian berikutnya diharapkan dapat mengkaji lebih dalam bagaimana pengaruh dari sub variabel untuk variabel penerapan prinsip non-diskriminasi gender dan pengembangan karir terhadap kepuasan kerja.
Analisis Karakter dan Nilai-Nilai Generasi Z Terhadap Keanggotaan Serikat Pekerja di Perusahaan Lagandhy, Langga; Anugrah, Rut Gloria
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i1.63403

Abstract

This study aims to analyze the challenges and opportunities faced by trade unions in increasing the participation of Generation Z (Gen Z) as union members in companies. Gen Z, born between 1996-2012, has unique characteristics that differ from previous generations, including digital technology proficiency, high social awareness, and an orientation to work-life balance. The research method uses a qualitative approach with a case study at PT LEN Industri. The results of the study show that the main challenges faced by unions include the individualistic attitude of Gen Z, lack of effective socialization, and the negative stigma against unions as organizations that conflict with management. The study found that Gen Z tends to prioritize individual career development and avoid involvement in organizations that are perceived to hinder their career progress. Recommended strategies to increase Gen Z participation include: (1) effective digital socialization through social media platforms and webinars; (2) the implementation of a structured cadre regeneration program that focuses on the development of leadership skills; (3) anti-stigma campaigns with management to change negative perceptions; and (4) providing incentives in the form of training and skill development. This research makes a practical contribution to trade unions in designing recruitment strategies that are more adaptive and relevant to Gen Z's values and preferences, so that unions can maintain their relevance in the digital age and remain effective in fighting for workers' rights.
Studi Eksplorasi Pengaturan Kerja Fleksibel Terhadap Keterlekatan Pekerja Anugrah, Rut Gloria; Lagandhy, Langga
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i1.63405

Abstract

This study explores the implementation of Flexible Working Arrangements (FWA) on employee engagement within a multi-generational workforce context in Indonesia. The research employs a qualitative approach through semi-structured interviews with 14 respondents comprising policy makers and employees from various generations (Generation X, Millennials, and Z) at a tech start-up company. The findings indicate that FWA, initially implemented as a response to the COVID-19 pandemic, remains relevant as a modern business strategy to enhance efficiency and productivity. Key benefits identified include improved work-life balance, cost savings in transportation and operational expenses, enhanced work morale, and better productivity. Generation Z demonstrates the most positive response to this policy, making FWA a crucial tool for attracting and retaining young talent. However, the research also identifies several challenges such as policy misuse by some employees and miscommunication in team coordination, particularly in complex projects. The study concludes that FWA effectiveness depends on clear and transparent policy definitions, effective two-way communication between managers and employees, and strong leadership support. Generational differences influence how work flexibility is utilized, with younger generations tending to use it for individual target focus or socialization time, while older generations leverage it for family responsibilities. This research recommends an inclusive approach in designing FWA policies that meet cross-generational needs to optimally drive employee engagement.