Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Keefektifan Model Generative Berbantu Gambar Seri dalam Pembelajaran Menulis Narasi pada Siswa Sekolah Dasar Suci Ramadhani; M. Iskandar; Muhammad Akhir; Ummu Khaltsum
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 3, No 1 (2022): Indonesian Journal of Social and Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v3i1.37045

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefetifan model Generative berbantu gambar seri dalam pembelajaran menulis karangan narasi pada siswa kelas IV UPT SPF SD Negeri Mattoangin II Kec.Mariso Kota Makassar yang ditinjau dari hasil belajar.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif atau eksperimen (Pre-eksperimen design) dengan desain one-group pretest-postest design.Sampel dan populasi adalah siswa kelas IVA dan IVB UPT SPF SD Negeri Mattoangin II Kec.Mariso Kota Makassar dengan jumlah siswa 20 pada kelas IV A dan 14 kelas IV B. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan sampling jenuh.Desain dari penelitian ini adalah quasiexperi mental design dengan bentuk nonequivalent control grup design.Instrumen penelitian yang digunakan yaitu pedoman wawancara dan test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa data dianalisis menggunakan analisis deskriptif, uji instrument, dan uji asumsi klasik regresi linear. Data analisis dengan menggunakan stastik deskriptif diketahui nilai rata-rata (mean) pretest pada kelas eksperimen adalah 67,25 sedangkan rata-rata (mean) pretest pada kelas kontrol adalah 63,21. Analisis deskriptif selanjutya yaitu nilai rata-rata (mean) posttest pada kelas eksperimen adalah 81,25 sedangkan rata-rata (mean) posttest pada kelas kontrol adalah 75. Nilai rata-rata untuk kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol setelah diberikan perlakuan. Nilai thitung = 1.895 dan ttabel = 0,3291 maka diperoleh t Hitung > t Tabel atau 1.895 > 0,3291. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat keefektifan model generative berbantu gambar seri dalam pembelajaran bahasa Indonesia terhadap hasil belajar siswa pada materi menulis narasi di kelas IV UPT SPF SD Negeri Mattoangin II Kec. Mariso Kota Makassar. Kata Kunci :Hasil Belajar, Media Gambar Seri, Model Pembelajaran Generative.
Penentuan Kategori dan Uji Toksisitas Ekstrak Metanol Daun Prasman (Euphatorium triplinerve Vahl): Klasifikasi Risiko Berbasis Nilai LC50 pada Metode BSLT Haryanto; A. Audia Yunasti; Novi Ulfaidah; Besse Ramadhani; Sri Ratna Dewi Angraeni; Fitri Adindasari; Nur Isra Fadilla; Suci Ramadhani; Syifa Azzahra
Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jumkes.v4i2.3795

Abstract

Daun prasman (Euphatorium triplinerve Vahl) merupakan tanaman herbal yang diketahui mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder yang berpotensi memberikan aktivitas biologis. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai LC₅₀ dan mengklasifikasikan tingkat toksisitas ekstrak metanol daun prasman menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) terhadap larva Artemia salina Leach. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi menggunakan pelarut metanol. Uji toksisitas dilakukan pada konsentrasi 10, 100, 500, 1.000, 5.000, dan 10.000 ppm dengan masing-masing perlakuan diamati selama 24 jam. Data kematian larva dihitung dalam bentuk persentase mortalitas dan dianalisis menggunakan metode probit untuk menentukan nilai LC₅₀. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kematian larva meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak, yaitu 0% (10 ppm), 2,94% (100 ppm), 7,69% (500 ppm), 31,81% (1.000 ppm), 52,38% (5.000 ppm), dan 80,95% (10.000 ppm). Analisis probit menunjukkan bahwa nilai LC₅₀ ekstrak metanol daun prasman berada pada rentang 1.000–10.000 mg/L lebih tepatnya 2.103 ppm. Berdasarkan klasifikasi toksisitas, ekstrak metanol daun prasman termasuk dalam kategori sedikit beracun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun prasman memiliki aktivitas toksik terhadap larva Artemia salina serta berpotensi menjadi sumber senyawa bioaktif yang dapat dikembangkan lebih lanjut melalui penelitian farmakologi dan toksikologi lanjutan.