Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

GAMBARAN PENGETAHUAN SISWA SMA NEGERI 1 UBUD TERHADAP METODE PENGOBATAN AKUPUNTUR Ida Ayu Suptika Strisanti; Ida Ayu Anom Rastiti
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v6i2.442

Abstract

Akupuntur merupakan metode pengobatan yang dapat digunakan sebagai salah satu upaya untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan dalam mengatasi masalah kesehatan. Saat ini, penggunaan akupuntur tidak hanya diminati oleh masyarakat pada rentang usia dewasa hingga lansia namun juga diminati oleh remaja.Masa remaja merupakan masa seseorang banyak mengalami perubahan dalam dirinya baik perubahan secara fisik maupun psikologis sehingga tidak jarang dapat menyebabkan masalah kesehatan. Ketertarikan atau perhatian seseorang terhadap suatu metode pengobatan tentunya akan dipengaruhi oleh pengetahuan mengenai metode pengobatan tersebut. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pengetahuan siswa SMA Negeri 1 Ubud terhadap metode pengobatan akupuntur. Deskriptif kuantitatif dipergunakan sebagai metode dalam penelitian ini. Sebanyak 310 orang siswa setuju untuk menjadi responden penelitian dengan menandatangani informed consent.Pada penelitian ini diperoleh hasil terdapat 288 (92.9%) responden memiliki pengetahuan yang baik dan 22 (7.1%) responden memiliki pengetahuan yang cukup mengenai metode pengobatan akupuntur.  Hasil ini menunjukan masih perlunya pemberian pendidikan kesehatan terkait pengggunaan terapi akupuntur untuk mengatasi masalah kesehatan. Kata Kunci: akupuntur, pengetahuan, siswa, SMA.  
PENGETAHUAN DAN KEYAKINAN MAHASISWA KEPERAWATAN TENTANG COMPLEMENTARY AND ALTERNATIVE MEDICINE (CAM) Ida Ayu Anom Rastiti; Ida Ayu Suptika Strisanti
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i06.p07

Abstract

Meningkatnya penggunaan complementary and alternative medicine (CAM) terutama di Indonesia mengakibatkan perlunya tenaga kesehatan untuk memiliki pengetahuan tentang CAM. Pengetahuan dan keyakinan perawat tentang CAM merupakan indikator penting dalam memberikan saran dan pertimbangan kepada pasien yang ingin mencobanya. Penting bagi mahasiswa keperawatan sebagai calon perawat untuk memiliki pengetahuan dan keyakinan yang baik terkait CAM. Adapun tujuan dari studi ini adalah untuk mengidentifikasi dan mencari perbandingan pengetahuan dan keyakinan mahasiswa keperawatan tentang complementary and alternative medicine. Penelitian ini dilakukan di Institut Teknologi dan Kesehatan Bali. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 528 orang yang terdiri dari mahasiswa keperawatan tahun I, II, III, dan IV. Self-administered kuesioner digunakan sebagai instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini. Analisis data menggunakan program komputer dengan nilai signifikansi 0,05. Adapun hasil penelitian yang didapatkan adalah diantara 13 modalitas CAM hanya 4 modalitas yang diketahui dengan baik oleh seluruh mahasiswa keperawatan (tahun I, II, III, IV). Modalitas tersebut adalah jamu, yoga, meditasi, dan pijat. Ketika keyakinan mahasiswa keperawatan tentang CAM dikaji, ditemukan bahwa mahasiswa keperawatan di semua tingkatan memiliki sikap positif terhadap CAM. Namun, ada perbedaan yang signifikan dari skor CHBQ antara mahasiswa di setiap tahun studi (p<0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa memasukkan materi tentang CAM ke dalam kurikulum dapat sangat bermanfaat bagi mahasiswa keperawatan karena mereka akan menghadapi para pengguna CAM dalam praktik klinis mereka dan mereka perlu mempertimbangkan hal ini ketika membuat keputusan klinis.
Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis Berbasis Fisik, Psikologi dan Budaya di Dusun Selat Desa Perean Tengah Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan I Gede Putu Darma Suyasa; IGA Rai Rahayuni; Sri Ariani; Kadek Buja Harditya; Asthadi Mahendra Bhandesa; Komang Rosa Tri Anggaraeni; Nadya Treesna Wulansari; Ida Ayu Suptika Strisanti; Made Rismawan
Paradharma (Jurnal Aplikasi IPTEK) Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Paradharma
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.37 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v1i2.326

Abstract

ABSTRAK Desa Perean Tengah yang termasuk dalam wilayah Kecamatan Baturiti. Masalah kesehatan padalansia yang banyak dihadapi di desa Perean Tengah saat ini antara lain adalah Rheumatik, Batuk,Hipertensi dan Gangguan penglihatan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakanberdasarkan surat permohonan dari Bendesa Adat tentang permohonan melaksanakan pelayananpemeriksaan kesehatan serta pengobatan gratis untuk menjaga kesehatan krama Dusun Selat dalamrangka pelaksanaan piodalan di Pura Dalem Kayangan Tiga Dusun Selat. Solusi untuk menanganimasalah tersebut yaitu melaksanakan pemeriksaan serta pengobatan gratis melalui program P2MSTIKES Bali. Target dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat DusunSelat, Desa Perean Tengah, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Luaran dari kegiatan iniadalah meningkatan kesadaran dan pengetahuan masyarakat dalam upaya menjaga kesehatannya.Kapasitas pelayanan kegiatan pengabdian kepada masyarakat kami batasi untuk 100 peserta yangdidistribusikan secara merata di wilayah Dusun Selat, Desa Perean Tengah. Pada hasil pemeriksaanditemukan 29 orang yang memiliki tekanan darah tinggi, 2 orang yang memiliki kadar gula darahyang tinggi dan 99 orang memiliki asam urat melebihi batas normal. Kesimpulan dari pelaksanaankegiatan abdimas secara umum berjalan dengan lancar dan masalah kesehatan pada lansia palingbanyak adalah asam urat. Oleh karena itu diharapkan melalui kegiatan abdimas ini kesadaranmasyarakat khususnya lansia tentang kesehatan dapat meningkat untuk meningkatkan derajatkesehatan yang optimal.Kata Kunci : Perean, Baturiti, Lansia, Pemeriksaan kesehatan ABSTRACTPerean Tengah villages included Baturiti District. Elderly’s health problems in Perean Tengahvillages today are rheumatic, cough, hypertension and impaired of vision. Implementation ofcommunity services is based on request letter from Head of Village about the request to doing health screening and free treatment to maintain healthy people of the Selat, Perean Tengahvillages in the implementation of piodalan ceremony in Dalem Kayangan Temple. Problem solvingis carry out the health screening and free treatment witch is a program P2M by STIKES Bali.Target of community service are the community of Selat, Perean Tengah villages, Baturiti District,Tabanan Regency. Outcome of these activities is to increase community awareness and knowledgein an effort to maintain their health. Capacity of community service activities are limited to 100participants spread evenly at Selat, Perean Tengah villages. Result of health screening showed 29people who have high blood pressure, two people who have high blood sugar levels and 99 people have gout exceed normal limits. It can be concluded generally the implementation of communityservices was fluent and commonly the health problem in elderly was gout. Therefore it is expected through community services the awareness of people especially elderly about the health can beimproved to increase the degree of optimal health.Keywords: Perean, Baturiti, Elderly, Health screening