Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENILAIAN AUTENTIK BLENDED LEARNING DENGAN DISCOVERY MUHAMMAD IMAMUDDIN ABDURROHIM; KHURIYAH KHURIYAH
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v2i3.1555

Abstract

Authentic assessment is an activity to assess students that emphasizes the process and learning outcomes with various assessment instruments that are tailored to the demands of the competencies in the core competency standards and basic competencies. The objectives of the study were to determine the teacher's understanding of authentic assessment during the pandemic at MTs Negeri 4 Sragen, to know the implementation of authentic assessment by educators at MTs Negeri 4 Sragen and to know the obstacles experienced by teachers in authentic assessment. The research method used is discovery. The research location is at MTs N 4 Sragen. Sources of data in this study were informants, namely vice principals in the field of curriculum, teachers and students, learning activities and documents. Data collection techniques using interviews, documentation studies, questionnaires and observations. The results of this study indicate that education has a good understanding of authentic assessment. Educators have carried out knowledge assessments and skills assessments well in conditions of distance meetings or face-to-face meetings, as a result the obstacles experienced by educators are the plurality of students with different backgrounds and characters, while the factors that support educators in implementing authentic assessments are: quality students, the availability of facilities and learning resources. ABSTRAKPenilaian autentik adalah kegiatan menilai peserta didik yang menekankan pada proses dan hasil belajar dengan berbagai instrumen penilaian yang disesuaikan dengan tuntutan kompetensi yang ada di standar kompetensi inti dan kompetensi dasar. Tujuan penelitian adalah mengetahui pemahaman guru terhadap penilaian autentik pada masa pandemi di MTs Negeri 4 Sragen, mengetahui pelaksanaan penilaian autentik oleh pendidik di MTs Negeri 4 Sragen dan mengetahui kendala yang dialami guru dalam penilaian autentik. Metode penelitian yang digunakan adalah discovery. Lokasi penelitian di MTs N 4 Sragen. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan yakni wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru dan peserta didik, aktivitas pembelajaran serta dokumen. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, studi dokumentasi, angket dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan mempunyai pemahaman yang baik terhadap penilaian autentik. Pendidik sudah melaksanakan penilaian pengetahuan dan penilaian keterampilan dengan baik dalam kondisi pertemuan jarak jauah atau pertemuan tatap muka, hasilnya kendala yang dialami oleh pendidik adalah kemajemukan peserta didik dengan latar belakang dan karakter yang berbeda-beda, sedangkan faktor yang mendukung pendidik dalam mengimplementasikan penilaian autentik adalah peserta didik yang berkualitas, tersedianya fasilitas dan sumber belajar.
Pengaplikasian Teknologi Digital dalam Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab Tugino Tugino; Muhammad Munadi; Khuriyah Khuriyah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1601

Abstract

Digital technology for learning PAI (Islamic Religious Education) and Arabic has not been used optimally. This is because there are still teachers who teach monotonously using the lecture method in delivering material in class without using the media. The method in this research uses literature study. Data was obtained through various sources consisting of journals and books. For data analysis using descriptive analysis. The results of the study show that learning PAI and Arabic using digital technology provides benefits for teachers and students. The benefits of its application for teachers and students provide convenience in accessing various learning resources, making learning more interactive, learning can be done anytime and anywhere, and learning can be done remotely.
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua terhadap Kemandirian Belajar Siswa melalui Siaran Radio Swiba di SMP N 2 Karanganyar Siti Rodiyah; Khuriyah Khuriyah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13255

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap kemandirian belajar siswa melalui siaran radio Swiba Karanganyar saat pandemi Covid-19. Penelitian ini adalah penelitian kuantitaif dengan jenis penelitian korelasional. Adapun jumlah sampel dibulatkan ke bawah menjadi 74 siswa dan 74 orang tua siswa kelas VII diantaranya kelas, VII F, VII G dan VII I. Penelitian ini telah menggunakan sebanyak 21 item instrument kuesioner. Analisis data menggunakan pengujian regresi linier sederhana. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi sederhana. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai F 24,090 dengan nilai Sig. 0,000. Karena nilai Sig. lebih kecil daripada 0,05, maka ditolak diterima. Dengan demikian dapat simpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara pola asuh orang tua terhadap kemandirian belajar siswa. Sedangkan hasil perhitungan koefisien determinasi 0,251 atau 25,1%. Hal ini menunjukkan bahwa besarnya pengaruh pola asuh orang tua terhadap kemandirian belajar siswa sebesar 25,1%. Sedangkan 74,9% kemandirian belajar dipengaruhi oleh variabel yang lain yang tidak diteliti
PAI TEACHER DESIGN TO DEVELOP MULTICUTURALISM EDUCATION AT MADRASAH ALIYAH Imro Atun Sakurina; Khuriyah Khuriyah
Ilmuna: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT al Urwatul Wutsqo Bulurejo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/ilmuna.v5i2.846

Abstract

this research is aimed describe how PAI teacher design in developing educational multiculturalism at MAN 1 Karanganyar. This research used descriptive qualitative approach and PAI teacher of the school as informants. In collecting data, the researcher used observation, documentation, and interview. The research results are the teachers have an understanding of diversity, multiculturalism, and hold on to human principles and values to develop educational multiculturalism. When the teaching and learning process the teachers mostly has used various approaches, strategies, and methods in accordance students’ characteristic that is implementing Negotiated Blended Learning. The teachers also avoided discriminatory effect by asking class administrator such as chairman and vice, also male and female students as gender representative. PAI teachers considered that the students as individual, who are from different backgrounds and characteristics, so that the teachers are able to foster awareness of mutual tolerance, respect each other. It was done by selecting learning model which cause to emerge cooperation and harmony that is cooperative learning. In creating equity for students, the teachers rolled students’ seats, and all students male and female were given equal opportunity to ask, and express their opinion. The next, the teachers has integrated learning materials with tribes, races, religions, cultures, ethnicities, and customs diversity in Indonesia. 
Strategi Pengelolaan Kelas dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Congol Siti Shoimah; Khuriyah Khuriyah
Khazanah Akademia Vol. 8 No. 01 (2024): Khazanah Akademia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jurnalkhazanahakademia.v8i01.296

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Congol menghadapi tantangan dalam menerapkan strategi pengelolaan kelas yang optimal. Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi pengelolaan kelas yang efektif dalam pembelajaran PAI di MI Muhammadiyah Congol beserta faktor pendukung dan penghambatnya. Metode penelitian yaitu pendekatan kualitatif studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan kelas yang efektif dalam pembelajaran PAI di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Congol yaitu dengan penyusunan lingkungan belajar, pendekatan pengajaran yang diadopsi guru, manajemen administrasi kelas, serta kontrol perilaku dan penguatan motivasi pada siswa. Faktor pendukung strategi pengelolaan kelas yaitu adanya keterlibatan aktif pihak sekolah, kompetensi guru, dan partisipasi aktif siswa. Faktor penghambat strategi pengelolaan kelas yaitu kendala sumber daya, perbedaan pemahaman siswa, dan alokasi waktu belajar yang terbatas. Dengan menerapkan strategi pengelolaan kelas yang efektif, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran PAI dan mencapai tujuan pendidikan agama Islam secara optimal. Implikasi temuan ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di MI Muhammadiyah Congol dan memberikan landasan bagi penelitian lebih lanjut.
Analisis Pembelajaran PAI dengan Pendekatan Integratif dalam Kurikulum Merdeka Ma’rifatul Nur; Khuriyah Khuriyah; Zahro Amirotun; Wisnu Agung
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6567

Abstract

The Independent Curriculum initiated by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology of the Republic of Indonesia aims to create a learning process that is centered on students and relevant to the needs of the times. In the context of Islamic Religious Education, an integrative approach is one of the relevant strategic methods to align religious values with science and everyday life. This article analyzes the implementation of Islamic Religious Education learning with an integrative approach in the Independent Curriculum, identifies the challenges and opportunities faced, and provides recommendations for optimizing the learning process. The research method in this article is qualitative research using a literature review approach. The data obtained are then analyzed using the content analysis method to identify the main ideas from the various sources used. This study aims to explore how the application of an integrative approach in Islamic Religious Education learning in the Independent Curriculum. The advantages of the integrative approach are increasing understanding and relevance, building Islamic character, developing creativity and collaboration, and enriching insight. The challenges of implementation are limited teacher understanding, limited resources, the need for additional training, and limited time.
Pemetaan Capaian Pembelajaran dan Materi Ajar Al-Qur’an Hadits Jenjang SD/MI (Fase A-C) dalam Kurikulum Merdeka Mir Atul Azima; Ahmad Khalidul Islam; Siti Isti Khomah; Khuriyah Khuriyah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6619

Abstract

Pendidikan Agama Islam dalam Kurikulum Merdeka terbagi menjadi beberapa elemen salah satunya adalah Al-Qur’an dan Hadits. Mata Pelajaran Al-Qur'an dan Hadits sendiri adalah mata pelajaran yang wajib bagi semua siswa yang mencakup analisis ayat Al-Quran, keterampilan membaca, menghafal, serta memahami makna. Dari hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk memastikan kembali bahwa pemetaan capaian pembelajaran dengan materi ajar Al-Qur’an dan Hadits pada tahap dasar sudahlah benar dan mencangkup keseluruhan dari Konsep Kurikulum Merdeka agar tujuan pembelajaran pada jenjang berikutnya tercapai dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis isi. Hasil Penelitian memberikan temuan berupa Rincian Pemetaan Capaian Pembelajaran dan Materi Ajar PAI pada Elemen Al-Qur’an Hadits Jenjang Dasar dalam Kurikulum Mereka.