Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI BPM EKA KELURAHAN MEDAN DENAI TAHUN 2020 Eka Purnamasari
Excellent Midwifery Journal Vol 5, No 1 (2022): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v5i1.210

Abstract

Cakupan anak yang diberi ASI Eksklusif di Kota Medan dari tahun 2014-2017 sangat fluktuatif dengan  rata-rata cakupan kurang dari 50%. ASI eksklusif adalah pemberian ASI sejak anak dilahirkan sampai anak berumur 6 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan  dengan pemberian ASI  eksklusif di BPM Eka Kelurahan Medan Denai Tahun 2020. Jenis penelitian merupakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi  yang dibawa  berkunjung ke BPM Eka Kelurahan Medan Denai Tahun 2020.  Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling, di mana jumlah sampel adalah  sebanyak 85 orang. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan Chi-square. Teknik analisis data menggunakan chi square. Proporsi responden yang tidak memberikan ASI Eksklusif adalah 75,3%. Hasil analisis bivariat menunjukkan  terdapat hubungan antara umur, paritas, pengetahuan dan sikap ibu dengan pemberian ASI Eksklusif di di BPM Eka Kelurahan Medan Denai Tahun 2020 dengan nilai p<0,05.  Tidak ada hubungan antara variabel pendidikan, pekerjaan dan penghasilan dengan pemberian ASI Eksklusif di di BPM Eka Kelurahan Medan Denai Tahun 2020d.engan nilai p>0,05.. Disarankan kepada petugas kesehatan di BPM Eka dan  pihak puskesmas perlu  meningkatkan intensitas pemberian informasi kepada masyarakat luas tentang pemberian ASI Eksklusif melalui penyuluhan Kata kunci : ASI Eksklusif, BPM, Eka, Sikap, Paritas
Promosi Kesehatan dan Pelaksanaan Pemberian Imunisasi BCG Pada Bayi 0-2 Bulan Diklinik Deby Cyntia Yun Eka Purnamasari; Evaratna Dewi; Lidya Natalia Br Sinuhaji; Adelina Sembiring
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.292 KB)

Abstract

Cakupan imunisasi dasar pada tahun 2015 bahwa dari jumlah sasaran 4.461.341 bayi, cakupan imunisasi BCG 93,8%, DPT 69,6%, Polio 1 76,6%, Polio 4 92,4%, campak 91%.  Hasil survey pengabdian diklinik Deby masih ada bayi yang terlewatkan untuk imunisasi BCG, dikarenakan Ibu terlalu takut untuk membawa bayi nya imunisasi karena usia bayi masih 2 bulan. Tujuan Mengatasi masalah Kesehatan yang dialami ibu tentang pentingnya imunisasi dasar pada bayi usia 0-2 bulan dari  tabel 1 didapatkan  hasil  pengetahuan  ibu  saat  dilakukan  prestest  sebelum  Promosi  Kesehatan  (penyuluhan)  yaitu  pengetahuan  ibu  yang  baik  ada 3 responden ibu  (20%), Pengetahuan ibu yang kurang ada 7 responden (46,7%). hasil ini menunjukkan bahwa pengetahuan ibu tentang ASI masih kurang. Setelah diberikan Promosi Kesehatan, hasil yang didapatkan yaitu pengetahuan ibu yang baik  ada  9 Responden (60%)  dan yang kurang 1 Responden (6,7%) Sehingga dapat  disimpulkan, pengetahuan ibu  tentang  ASI  eksklusif  meningkat  setelah  diberikan penyuluhan. Dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan pemberian Imunisasi BCG pada Bayi 0-2 Bulan dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan gerakan imunisasi nanti, sehingga dengan adanya pemberian imunisasi semua penyakit pada balita dapat dicegah sedini mungkin. dari hasil yang didapat adanya peningkatan kesadaran orang tua sebanyak 75% terhadap pentingnya pemberian imunisasi dasar pada balita.
CEGAH STUNTING SEJAK DINI: EDUKASI PENCEGAHAN KEK PADA IBU HAMIL Eva Ratna Dewi; Ingka Kristina Pangaribuan; Nur Azizah; Eka Purnamasari; Siska Suci Triana Ginting; Kiki Miftasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 2 No 1 (2025): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/c9qa0988

Abstract

Latar Belakang: Ibu hamil merupakan kelompok yang rentan terhadap masalah gizi, khususnya Kekurangan Energi Kronis (KEK). Pada tahun 2020 tercatat ibu hamil yang mengalami KEK sebanyak 1.200 orang, kemudian menurun menjadi 1.000 orang pada tahun 2021 dan turun lagi menjadi 800 orang pada tahun 2022. Penurunan ini menunjukkan adanya perbaikan dalam pelayanan kesehatan bagi ibu hamil di wilayah tersebut. Namun demikian, prevalensi KEK di wilayah kerja Puskesmas Atu Lintang masih tergolong tinggi. Metode: Peralatan utama yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini antara lain leaflet untuk memberikan edukasi kepada ibu hamil terkait Kekurangan Energi Kronik. Kegiatan pengabdian ini difokuskan pada pencegahan KEK yang dapat berdampak  Stunting Pada Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Atu Lintang, Aceh. Hasil: Sebelum pelaksanaan edukasi, mayoritas ibu hamil masih memiliki tingkat pemahaman yang rendah sebesar 31 responden(56,7%) serta kesadaran yang minim terhadap pentingnya pemantauan status gizi selama masa kehamilan. Namun, setelah dilakukan penyuluhan secara interaktif dengan metode yang mudah dipahami, terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan sebesar 41 Responden (68,3%), yang tercermin dari pergeseran kategori pengetahuan ke tingkat yang lebih baik. Kesimpulan: Kegiatan ini menegaskan pentingnya intervensi promotif dan preventif di wilayah yang rentan terhadap masalah gizi. Pelaksanaan edukasi secara langsung dan partisipatif dengan melibatkan kader dan tenaga kesehatan terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran serta membentuk perilaku hidup sehat pada ibu hamil. Oleh karena itu, program edukasi serupa perlu dijalankan secara berkelanjutan untuk menurunkan angka KEK dan mencegah stunting sejak masa kehamilan.