Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

The status of body mass index on heart rate recovery in young adults: literature review Nurvita Risdiana; Anjar Purniati; Dewi Puspita
Journal of Health Technology Assessment in Midwifery Vol 5, No 1 (2022): May
Publisher : Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.013 KB) | DOI: 10.31101/jhtam.2149

Abstract

The development of modern adaptation increases the prevalence of obesity with a characteristic of fat hoarding especially in young adults. Young adults are the most common users of gadgets, and they have sedentary lifestyle. Body Mass index (BMI) is the ratio of weight in kilogram (kg) and height that has been squared in meter (m) and becomes the easiest parameter to measure excess fat. Excessive fat accumulation can affect vagal reflex, causing an impact in Heart Rate Recovery (HRR). Delayed HRR or ≤ 12 bpm increases the risk of arrhythmia and sudden cardiac death. The purpose of this review is to determine the status of BMI on HRR in young adults. The searching for article reviews used electronic database with several databases namely PubMed, Ebscohost, Proquest, and Google scholar resulted nine eligible articles. Overweight decreased HRR and delaying vagal reactivation which increased the risk of death caused by sympathetic nerve dominance which increased the risk of heart attack. Based on the review result, the profile of anthropometry can describe the fitness status of the cardiovascular system.
Hubungan Tingkat Kebugaran Jasmani terhadap Status Kesehatan Mulut, Salivary Flow Rate, dan pH Saliva Suryana, Rika; Risdiana, Nurvita
Proceeding Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Graduate Conference Vol. 1 No. 1 (2020): Armoring the Youth to Contribute to the SDGs
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.295 KB)

Abstract

Olahraga memberikan efek perubahan pada aktivitas saraf simpatis dan parasimpatis, yaitu stimulus yang dapat meningkatkan Salivary Flow Rate (SFR). Sedangkan individu dengan tingkat aktivitas fisik yang rendah memiliki risiko tinggi mengalami periodontitis. Orang yang rutin berolahraga dan beraktivitas fisik dapat diketahui dari tingkat kebugaran jasmaninya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara tingkat kebugaran jasmani dengan status kesehatan mulut, SFR, dan pH saliva pada usia dewasa muda. Jenis penelitian ini adalah kuantitative non-eksperimen dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 83 orang. Tingkat kebugaran jasmani dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan Harvard Step Test (HST). Oral Health Asessment Tools (OHAT), syringe, timer, dan indikator pH saliva digunakan untuk mengukur status kesehatan mulut, pengukuran SFR dan kadar pH saliva. Analisa data penelitian menggunakan analisa univariat yaitu frekuensi distribusi dan Analisa bivariat yaitu uji Spearman Rho. Hasil korelasi antara tingkat kebugaran jasmani dengan status kesehatan mulut (p=0.088), SFR (p=0.838) dan pH saliva (p=0.532) yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kebugaran jasmani dengan status kesehatan mulut, salivary flow rate, dan pH saliva.
Status Kesehatan Mulut, Salavary Flow Rate dan pH Saliva Pada Perokok Dewasa Muda Devina, Ria; Risdiana, Nurvita
Proceeding Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Graduate Conference Vol. 1 No. 1 (2020): Armoring the Youth to Contribute to the SDGs
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323 KB)

Abstract

Pengkajian status kesehatan mulut masih sering diabaikan oleh tenaga kesehatan khusunya perawat. Salah satu factor yang mempengaruhi status kesehatan mulut adalah merokok. Zat hasil pembakaran rokok dapat menimbulkan gangguan pada rongga mulut yang menyebabkan perubahan pada Salivary Flow Rate (SFR) dan pH saliva. SFR dan pH saliva berperan penting dalam status kesehatan mulut seperti, kondisi bibir, lidah, gusi dan jaringan pada mulut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status kesehatan mulut, SFR dan pH saliva pada usia dewasa muda dengan riwayat merokok Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah responden berjumlah 80 orang dengan metode purposive sampling. Oral Health Asessment Tools (OHAT), syringe dan timer, pH saliva digunakan untuk mengukur status kesehatan mulut, pengukuran SFR dan kadar pH saliva. Analisa statistik yang digunakan adalah univariat untuk mengetahui gambaran distribusi status kesehatan mulut, SFR dan pH saliva serta uji Spearmen Rho untuk mengetahui hubungan antara SFR dan pH saliva. Hasil OHAT menunjukkan mayoritas responden memiliki status kesehatan mulut sehat (93.8%), pH saliva normal (46.3%), sedangkan SFR rendah (42.5%). Sedangkan uji Spearman Rho menunjukkan p value 0.000 yang menunjukkan terdapat hubungan antara Salivary Flow Rate dengan pH saliva.
Nursing Intervention with The Optimalisation of Progressive Muscle Relaxation (PMR) and Range of Motion (ROM) on Blood Pressure and The Functional Ability of Stroke Patient: Case Study Indriani, Novita; Risdiana, Nurvita
Proceedings of Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Graduate Conference Vol. 2 No. 2 (2023): Strengthening Youth Potential for Sustainable Innovation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/umygrace.v2i2.468

Abstract

Introduction – Stroke is the second leading cause of death and the third leading cause of disability in the world and almost 13,7 million will have a stroke each year. Almost 2,1 million Indonesian people experiences stroke. Stroke will influence in functional ability such as hemiparesis or motoric dysfunction. Another pharmacology treatment, non-pharmacology also needed in this situation. The Progressive Muscle Relaxation (PMR) and Range of Motion (ROM) were both of non-pharmacology treatment which can improve the functional ability of stroke patient. Purpose – The purpose of this study is to optimalisation of PMR and ROM on blood pressure and the functional ability of stroke patients. Methodology/Approach – The method used is a case study in one patient with the history of hypertension. The instruments used in this report are a sphygmomanometer to measure blood pressure and a muscle strength scale to measure muscle strength in stroke patients. On the muscle strength scale, a value of 0 indicates complete paralysis and a value of 5 indicates normal muscle strength & normal full range of motion against resistance and full gravity. Findings – There were improvement for functional ability of motoric dysfunction in stroke patients. These finding confirm that the combination between PMR and ROM improved the motoric dysfunction in stroke patients. Originality – This study is an original study in patients with stroke
Nursing Intervention with The Optimalisation of Progressive Muscle Relaxation (PMR) and Range of Motion (ROM) on Blood Pressure and The Functional Ability of Stroke Patient: Case Study Indriani, Novita; Risdiana, Nurvita
Proceedings of Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Graduate Conference Vol. 2 No. 2 (2023): Strengthening Youth Potential for Sustainable Innovation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/umygrace.v2i2.479

Abstract

Introduction – Stroke is the second leading cause of death and the third leading cause of disability in the world and almost 13,7 million will have a stroke each year. Almost 2,1 million Indonesian people experiences stroke. Stroke will influence in functional ability such as hemiparesis or motoric dysfunction. Another pharmacology treatment, non-pharmacology also needed in this situation. The Progressive Muscle Relaxation (PMR) and Range of Motion (ROM) were both of non-pharmacology treatment which can improve the functional ability of stroke patient. Purpose – The purpose of this study is to optimalisation of PMR and ROM on blood pressure and the functional ability of stroke patients. Methodology/Approach – The method used is a case study in one patient with the history of hypertension. The instruments used in this report are a sphygmomanometer to measure blood pressure and a muscle strength scale to measure muscle strength in stroke patients. On the muscle strength scale, a value of 0 indicates complete paralysis and a value of 5 indicates normal muscle strength & normal full range of motion against resistance and full gravity. Findings – There were improvement for functional ability of motoric dysfunction in stroke patients. These finding confirm that the combination between PMR and ROM improved the motoric dysfunction in stroke patients. Originality – This study is an original study in patients with stroke.
Peningkatan Pengetahuan Makanan Bergizi untuk Warga Persyarikatan Ranting Muhammadiyah Sumbermulyo Risdiana, Nurvita; Krisdiyanto, Krisdiyanto; Bisandyaloka, Ammaru
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 8, No 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v8i2.8762

Abstract

Pemenuhan makanan bergizi tujuannya adalah untuk mencapai pemenuhan gizi seimbang. Gizi seimbang merupakan pemenuhan kebutuhan gizi untuk mencapai status gizi dan kesehatan yang optimal. Dalam pemenuhan gizi seimbang, jenis dan jumlah harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh sehingga dapat dipertahankan berat badan dalam batas normal. Dalam beberapa tahun terakhir telah terjadi perubahan perilaku menjadi perilaku sedentary khususnya pada remaja sehingga resiko terjadi berat badan lebih dan kegemukan menjadi meningkat. Hal tersebut menimbulkan peningkatan resiko Penyakit Tidak Menular (PTM) dikemudian hari. Sehingga edukasi mengenai gizi seimbang sangat penting kepada remaja untuk menurunkan resiko PTM dikemudian hari. Metode yang dilakukan adalah dengan penyuluhan tentang gizi seimbang, cara aplikasi melakukan praktek penerapan gizi seimbang serta evaluasi pemahaman tentang gizi seimbang pada khususnya remaja Pimpinan Ranting Muhamamdiyah (PRM) Sumbermulyo yang dihadiri oleh 74 peserta dengan menggunakan kuisioner. Hasil dari kegiatan adalah peningkatan pemahaman sebanyak dari 54% menjadi 82%. Kesimpulannya adalah terjadi peningkatan pengetahuan mengenai gizi seimbang pada remaja di wilayah PRM Sumbermulyo.