Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENANAMAN NILAI-NILAI KARAKTER SISWA SD MELALUI PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR Maknun, Lu'luul; Fashihullisan, Muhammad; Ismaya, Erik Aditia
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.27004

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah dasar mempunyai peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai karakter siswa sejak dini, terutama di tengah tantangan globalisasi. Penelitian ini merupakan studi literatur terhadap sepuluh artikel jurnal terakreditasi yang membahas penanaman pendidikan karakter dalam pembelajaran IPS. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti religius, jujur, disiplin, tanggung jawab, toleransi, gotong royong, dan cinta tanah air dapat ditanamkan secara efektif melalui pendekatan kontekstual, budaya lokal, media visual, dan pembiasaan positif di sekolah. Meski demikian, tantangan seperti kurangnya dukungan orang tua dan pengaruh lingkungan masih perlu diatasi melalui kolaborasi antar pihak.
Peran Pendidikan Multikultural Dalam Pembelajaran IPS Untuk Menanamkan Nilai Toleransi Pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Musyarofah Nur Halimah, Siti; Fashihullisan, Muhammad; Aditia Ismaya, Erik
Jurnal Kajian Ilmu dan Teknologi (JKIT) Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Kajian Ilmu dan Teknologi (JKIT)
Publisher : Rumah Jurnal PT Citra Air Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71200/jkit.v2i1.66

Abstract

Intoleransi terhadap keberagaman budaya (multikulturalisme) di tingkat sekolah dasar masih menjadi tantangan utama dalam dunia pendidikan saat ini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana peran pendidikan multikultural dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dalam menumbuhkan sikap toleran pada siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta analisis dokumen yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan multikultural dalam pembelajaran IPS berkontribusi secara signifikan dalam membentuk sikap toleransi di kalangan siswa. Pendidikan multikultural tidak hanya memperkaya pemahaman siswa tentang keberagaman budaya, tetapi juga melatih mereka untuk menghormati perbedaan dan mengembangkan empati terhadap sesama. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran IPS merupakan strategi yang efektif dalam membangun karakter siswa yang inklusif, toleran, dan siap hidup harmonis di tengah masyarakat yang majemuk.
penelitian pendidikan Dampak Sosial Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Lingkungan Sekolah di Kabupaten Pati Fashihullisan, Muhammad; Aprilya, Caraka Yoga
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/jpp.2025.17.2.7

Abstract

This study aims to analyze the implementation and social impact of the free nutritious meal program in schools. The social impact of the government's implementation of the free nutritious meal program will undoubtedly affect students, teachers, educational staff, and the school environment, such as the canteen and surrounding food vendors. The method used in this study was a qualitative descriptive case study approach in an Early Childhood Education (PAUD) school and one Islamic Senior High School (MA). The study showed that the implementation of the free nutritious meal program was quite effective in Madrasah Aliyah (MA) but less effective in Early Childhood Education (PAUD). A key finding was that the free nutritious meal program had an impact on changing the relationship between the Madrasah Aliyah school and the surrounding community, particularly the canteen and food vendors. However, it had little impact on the Early Childhood Education school and its surrounding environment. The study concluded that the free nutritious meal program triggered conflict between the school and the canteen and surrounding food vendors, while it had no impact on the Early Childhood Education school.