Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analysis of Carbon Monoxide (CO) Quality Due to the Construction of the Miftahun Najah Islamic Boarding School Muhamad Fadli; Peppy Herawati; Hadrah; Endi Adriansyah; Rifqi Sufra; Muhammad Syaiful
International Journal of Research in Vocational Studies (IJRVOCAS) Vol. 2 No. 2 (2022): IJRVOCAS - August
Publisher : Yayasan Ghalih Pelopor Pendidikan (Ghalih Foundation)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53893/ijrvocas.v2i2.101

Abstract

Air pollution comes from construction activities in the development of educational infrastructure buildings because it has an impact on changes in green open space and an increase in air pollution, especially Carbon Monoxide (CO) emissions in the air. The contribution of increasing CO2 and CO emissions can be sourced from all activities of workers who use energy such as procurement of building materials, use of transportation fuels, electricity use activities, and LPG use activities. Carbon footprint is a measure of the total amount of carbon dioxide (CO2) emissions that come from activities or accumulations from daily activities. This study aims to determine the amount of carbon Monoxide (CO) and CO2 emissions as indicators of air quality at the Miftahun Najah Islamic Boarding School. Measurement of Carbon Monoxide (CO) parameters was carried out for one week with 7 samplings in the morning and samplings in the afternoon in situ. Measurements using the Lutron GCO-2008 CO meter and carbon footprint calculations using the IPCC 2006 method. The measurement results were obtained in the afternoon with a total of 9,926 mg/Nm3 and the lowest in the morning was 1,102 mg/Nm3. Air temperature in the morning to evening ranged from 29oC – 36oC. The results showed that the concentration of Carbon Monoxide in the development of Islamic boarding school buildings was still below the quality standards set according to Government Regulation No. 22 of 2021, namely10,000 μg / Nm3.
PEMANFAATAN MODUL ARDUINO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MIKROPROSESOR KELAS XI ELIN DI SMKN 4 PARIAMAN Muhammad Syaiful
Hexatech: Jurnal Ilmiah Teknik Vol. 1 No. 1 (2022): Hexatech : Jurnal Ilmiah Teknik
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.42 KB) | DOI: 10.55904/hexatech.v1i01.74

Abstract

This event will be based on research by the learning outcomes of students who have not yet reached the KKM on subjects of microprocessors in the class XI ELIN SMK Negeri 4 Pariaman. One of the factors that influence student learning outcomes is low yet the availability of media trainers used as alternatives in learning. Therefore it needs to be done by applying the research module the arduino to see the results of student learning. This type of research was Quasi Experimental design with One Group Pretest-Posttest. The subject of this research is on grade XI ELIN SMK Negeri 4 Pariaman are registered on the academic year 2015/2016. In this research the methods of collecting data by using test results of learning in the form of an objective test consisting of a pretest and posttest. The data obtained were analyzed using the formula Gain Score. Based on the results of the study found that the average value of the pretest before the application of the Arduino module 64.48 and posttest average after the application of the arduino module of 76.55. Calculations using the gain score obtained on average an increase of 0.37 meaning has increased student learning results by category. Thus it can be concluded that the application of the arduino module can improve student learning results on subjects of microprocessors in the class XI ELIN SMK Negeri 4 Pariaman.
Identifikasi Kerusakan Belt Pada Jalur New Inpit dan CHF 1 Tambang Air Laya Tanjung Enim PT. Bukit Asam, Tbk. Kosnia Kosnia; Ferry Irawan; M. Syaiful; Joniken Lesmana
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 1 No. 3 (2024): April : Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v1i3.29

Abstract

PT. Bukit Asam, Tbk. menggunakan belt conveyor sebagai media angkutan batubara. Coal Handling Facility (CHF) adalah jalur belt conveyor yang digunakan PT. Bukit Asam, Tbk. sebagai media angkut batubara dari stockpile menuju Train Loading station (TLS) untuk di distribusikan ke Dermaga Kertapati Palembang dan Pelabuhan Tarahan Lampung. Oleh sebab itu, belt conveyor merupakan hal yang sangat penting dan paling banyak digunakan di PT. Bukit Asam, Tbk. karena memiliki banyak keuntungan dibandingkan dengan penambangan konvensional. Serta menjadi ujung tombak dalam proses pengiriman batubara ke TLS untuk dikirim ke Dermaga dan Pelabuhan milik PT. Bukit Asam Tbk. Belt conveyor terbuat dari karet, dan merupakan media yang menampung dan mengangkut material pada sistem conveyor ini. Gaya gesek antara permukaan belt dan drive pulley, membuat gaya putar drive pulley menjadi gaya lurus belt conveyor. Belt yang digunakan pada PT. Bukit Asam, Tbk. memiliki macam- macam jenisnya seperti Fabric belt dan Steel cord belt. Adapun kerusakan pada belt yaitu belt miring, edge rubber terkikis, belt terkelupas, sobek, belah memanjang dan melintang hingga putusnya belt. Kerusakan tersebut terdapat penyebab dari setiap kerusakan seperti batu pack yang menghantam belt, dan cara pencegahannya yaitu meminimalisir material asing yang diangkut. Adapun dampak yang terjadi yaitu mengurangi terget produksi.
Korelasi Suhu, pH, TSS Terhadap Pengukuran Parameter Besi Di Sumur Pantau TPA Dengan Minitab 17® Endi Adriansyah; M. Syaiful
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 2 No. 1 (2024): Agustus: Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v2i1.30

Abstract

Lindi merupakan cairan akibat masuknya air hujan ke dalam sampah yang dapat membuat rembesan ke dalam air sumur atau perairan sekitar. Air lindi juga bisa merembes ke sumur di sekitar TPA. Pengukuran air di sumur pantau membutukan analisa secara laboratorium, dibutuhkan analisa yang cepat dan murah untuk mengukur air sumur pantau TPA. Pengukuran dapat dilakukan, seperti Suhu, pH, TSS, dan Besi. Penelitian ini menggunakan software Minitab 17®. Minitab 17® adalah aplikasi untuk menganalisis data statistik untuk menemukan hubungan antara parameter. Tujuan Penelitian ini mengetahui hubungan Suhu, pH, dan TSS terhadap besi dalam lindi. Dari hasil penelitian Parameter air sumur pantau menunjukan suatu trend positif apabila parameter Suhu, pH dan TSS naik, maka parameter besi ikut naik juga, dan terdapat nilai koefisien determinasi R-Squared 79,63% dengan standar deviasi 0,05 yang tinggi dan bisa diterima untuk semua hubungan menggunakan aplikasi Minitab 17®.
Pemanfaatan Adsorben Dari Chip dan Fines Untuk Mengurangi Kontaminan Pada Air Lindi Rifqi Sufra; Endi Adriansyah; M. Syaiful; Asih Suzana
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 2 No. 2 (2024): Desember: Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v2i2.41

Abstract

Limbah cair dari proses produksi pulp and papper akan menimbulkan macam-macam dampak, sebelum dibuang ke lingkungan sungai perlu dilakukan pengolahan sesuai ketentuan yang berlaku,  Pada produksi pulp, kayu gelondongan digunakan sebagai bahan utama yang akan dipotong menjadi ukuran sehingga dapat diterima. Selanjutnya ukuran yang lebih kecil yang tidak standar disebut chip pin dan fines Lindi yang mengandung berbagai jenis kontaminan dihasilkan pada proses industri pulp dan kertas berpotensi merugikan lingkungan. Serbuk kayu  dihasilkan setiap hari dari proses pengolahan kayu. pembuatan adsorben dari chip pin dan fines diaktifvasi dengan HNO3 kemudian dikeringkan pada suhu 105oC. Adsorben dilakukan uji akhir karakterisasi air lindi, penggunaan adsorben untuk di lakukan proses adsorpsi, sehingga terjadi pengolahan air limbah yang baik, dilakukan berdasarkan jumlah adsorben dan waktu kontak yang di gunakan 30 menit dan 60 menit dengan  parameter pH, BOD, TSS, TDS, Warna, turbiditas. Penelitian ini menghasilkan persentase penurunan BOD, TSS,TDS, Turbidity, warnas  adalah 10,94%, 71,17%; 31% berturut-turut selama adsorpsi dengan massa 5 gr selama 60 menit