Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Automatic Voltage Regulator as a Voltage Control in 1 Phase Axial Generator System Apriani, Yosi; Saleh, Zulkiffli; Suppermen, Suppermen; Sofian, Ian Mochamad
Journal of Robotics and Control (JRC) Vol 2, No 5 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jrc.25118

Abstract

A constant output voltage on a generator is very important to produce the expected power supply. Changes in the output voltage of a generator are influenced by various disturbing factors, one of which is load and Rotations Per Minute (RPM) which are not always constant. Therefore we need a special regulator equipment to keep the generator output voltage constant. The problem of voltage instability during load changes must be overcome to keep the voltage constant, so that equipment is needed that can control the voltage stability. This tool is the Automatic Voltage Regulator (AVR). The purpose of this study is to design a voltage control device in a single phase axial generator system. The research method used consists of 3 stages, namely: 1). Design and design of tools, 2). Stages of making tools, 3). Stages of testing the tool. The results of the research were obtained when an axial generator with an inner air gap of 0.4 cm, outer 0.5 cm and rpm 2589. The output voltage of the generator began to decrease significantly until it reached -70 volts and rpm also decreased to -200. In contrast, when the generator is operated using the AVR, the reduction only reaches -30 volts. However, when the generator is operated with AVR, the decrease in rpm is greater until it reaches -220.
ANALISIS KETINGGIAN ZAT ADITIF PADA BOX ELEKTRODA BATANG TERHADAP RESISTANSI PENTANAHAN Yuniarti, Erliza; Novid, Muhammad Ade; Apriani, Yosi
Jurnal Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2018): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (843.427 KB) | DOI: 10.36546/jte.v8i1.190

Abstract

Syarat sistem pentanahan yang baik adalah mempunyai nilai hambatan pentanahan yang kecil, sistem pentanahan dipengaruhi oleh hambatan jenis tanah adalah faktor suhu, kelembaban, dan bahan kimiawi yang terkandung dalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya perubahan nilai resistansi pentanahan di tanah lempung terhadap penambahan tinggi zat aditif gypsum di dalam kotak simulasi. yang serta menganalisa perubahan resistansi dari penambahan gypsum pada sistem pentanahan. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan metode 3 titik dengan alat ukur earth tester. Cornis atau gypsum yang dipergunakan sebagai zat aditif dapat menurunkan nilai resitansi, dengan selisih hasil pengukuran maksimum adalah 242 Ω pada penambahan sampai dengan 80 cm.
ANALISA SISTEM PENGAMAN MOTOR LISTRIK DENGAN MENGGUNAKAN MAINE CONTROL CENTER (MCC) PT. PERTA-SAMTAN GAS SUNGAI GERONG Apriani, Yosi
Jurnal Teknik Elektro Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.038 KB) | DOI: 10.36546/jte.v9i1.378

Abstract

Motor Listrik merupakan equipment yang umum dan banyak kita jumpai di suatu industri. Pada kilang Fractianation Plant PT PERTA –SAMTAN GAS penggunaanya pun sangatlah luas, seperti penggerak pompa, compressor, turbin, fan dan lain lain. PT.PERTA-SAMTAN GAS mempunyai motor listrik dalam jumlah yang cukup banyak untuk melakukan proses produksi. Untuk meng-efisienkan pengoperasian motor-motor listrik ini, PT.PERTA-SAMTAN GAS membuat suatu pusat pengontrolan operasi motor listrik yaitu Motor Control Center (MCC), artinya suatu MCC mampu mengontrol operasi beberapa motor dalam waktu yang bersamaan. Selain itu, jika controller dari motor ini diletakkan secara terpisah pisah di lapangan bersama motornya maka controller tersebut akan sangat rentan untuk korosi, dan juga akan terganggu karena temperature dan vibrasi. Oleh sebab itu, kebanyakan industri membuat MCC (motor control center).
UPS (UNINTERRUPTIBLE POWER SUPPLY) 1000 WATT BERBASIS PANEL SURYA Saputra, Try Edo; Apriani, Yosi
Jurnal Teknik Elektro Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.769 KB) | DOI: 10.36546/jte.v11i2.492

Abstract

Seiring berkembangnya teknologi, kebutuhan manusia makin hari makin meningkat contohnya kebutuhan penggunaan energi listrik banyak menggunakan peralatan-peralatan elektronik yang canggih dan praktis. Meningkatnya konsumsi energi listrik maka dari pihak PLN tidak mampu memenuhi pasokan listrik. Hal tersebut mengakibatkan pihak PLN melakukan tindakan pemadaman listrik secara bergilir karena kapasitas beban sudah melebihi kapasitas yang sudah ditentukan. Mengantisipasi pemadaman listrik bergilir dibutuhkanlah pemasok daya cadangan untuk menjaga pasokan energi listrik menjadi stabil dengan menggunakan sistem UPS (Uninterruptible Power Supply). UPS adalah peralatan listrik yang dapat memberikan daya cadangan saat daya utama terputus/padam dan berfungsi untuk melindungi/memproteksi peralatan elektronik dari berbagai kerusakan. Tujuan dari penelitian ini untuk membandingkan sumber dari PLN dan sumber dari baterai yang di-backup oleh inverter. Maka metode penelitian ini didapatkan hasil tegangan sumber PLN sebesar 201 V dan hasil tegangan yang masuk ke baterai sebesar 12.55 V.