Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

EVALUASI PENGUJIAN PARAMETER LISTRIK PADA PEMBANGKIT LISTRIK BERBASIS WATER WHEEL TURBINE Saleh, Zulkiffli
JURNAL SURYA ENERGY Vol. 1 No. 1 2016
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v1i1.563

Abstract

Energi listrik menjadi kebutuhan dasar atau pokok masyarakat sehingga berpengaruh terhadap kemajuan suatu daerah. Setiap tahun kebutuhan akan energi listrik terus meningkat namun tidak diimbangi dengan penyediaan energi listrik baru maupun terbarukan. Banyak daerah-daerah terpencil yang belum mendapatkan pasokan listrik dari pemerintah, padahal di daerah-daerah tersebut masih banyak sekali potensi untuk dibuat pembangkit listrik. Pemenuhan daya listrik tersebut bersumber dari berbagai skala dan segmentasi pembangkitan, salah satunya adalah pembangkit listrik tenaga mikrohdro (PLTMH).Water wheel turbine adalah salah satu instalasi PLTMH yang memanfaatkan tinggi jatuh air dan jumlah debit tertentu. Proses pembangkitan daya dimulai dari kecepatan dan tekanan air karena berada pada ketinggian yang mengalir melalui ruang diantara sudu-sudu turbin, aliran air ini untuk memutar poros turbin, kecepatan putaran poros turbin yang dihasilkan bergantung pada jumlah debit dan tinggi jatuhnya air, semakin besar debit dan semakin tinggi jatuhnya air maka semakin besar pula nilai kecepatan putaran poros turbin. Putaran poros turbin ini dihubungkan dengan generator menggunakan v-belt sehingga poros generator berputar dan menghasilkan energi listrik. 
ANALISIS KARAKTERISTIK TURBIN CROSSFLOW KAPASITAS 5 kW Saleh, Zulkiffli; Apriani, Yosi; Ardianto, Feby; Purwanto, Ricky
JURNAL SURYA ENERGY Vol. 3 No. 2 2019
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v3i2.1484

Abstract

Turbin crossflow dikelompokkan dalam  jenis turbin skala mikro dengan rentang tinggi jatuh efektif aliran dibawah 30 m, dengan sudut peletakan turbin maksimal 30o. Kajian penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik turbin crossflow kapasitas 5 kW. Metode penelitian kasus berdasarkan pengumpulan data pada objek kajian. Kesimpulan yang disarikan dari kajian penelitian tersebut berupa kecenderungan kenaikan putaran poros turbin berbanding dengan penambahan kecepatan alir fluida. Fenomena ini cukup signifikan dengan karakteristik kurva turbin crossflow. Indikasi perubahan daya terbangkitkan yang diakibatkan oleh perubahan putaran pada poros turbin yang beragam disebabkan oleh heterogenitas aliran pada saluran pembawa. Karakteristik mekanis menghasilkan putaran sebesar 256,30 rpm dan daya yang terbangkitkan pada turbin sebesar 4,88 kW.
Analysis of Performance of Permanent Magnet Generator Fluks Axial 1 Phasa with Variation Load Zulkiffli Saleh; Yosi Apriani; Khoirul Karim; Aldiansyah Aldiansyah
Journal of Robotics and Control (JRC) Vol 2, No 2 (2021): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jrc.2260

Abstract

With the potential of low water head energy and relatively small water discharge then it takes a low round generator to be applied to the potential of existing energy. The development of Permanent Magnet Generator (PMG), being an alternative considering the pole construction of the rotor is relatively simple compared to conventional generators, so it is technically required a more number of rotor poles in the effort to lower the speed The nominal dial generator. The purpose of this research is to analyze the 1-phase axial generator performance with varied resistive loads and inductive loads. This research has 4 stages of research: 1). Study literature.  2). Carried out testing tools. 3). Measurement of data retrieval.  4). Data analysis. From this research obtained results from the tools and measurements of the data retrieval of the performance of axial generator 1 phase with inductive and resistive load Vaiasi. Load mounted 15 watts, voltage 35.10, current 0.80, RPM 2550 when load 75 Waat, Voltage 11.50, current 1.54, RPM 2220. From these results can be concluded axial generator 1 phase currents also get bigger but voltage and rpm decreases.
Analysis of the local energy potential connection with power plants based on archimedes turbine 10 kW Yosi Apriani; Zulkiffli Saleh; Riyan Kurnia Dillah; Ian Mochamad Sofian
Journal of Robotics and Control (JRC) Vol 1, No 5 (2020): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jrc.1533

Abstract

Research on the availability of water potential for the development of power plants with various scales and types of power plants has been done. Since most existing water sources have small discharges and low heads, this study aimed at designing a micro-hydropower center as one of the ways the electrical energy crisis could be avoided, with one of the renewable energy potentials, namely the potential energy of water in Micro Hydro Power Plant. Further studies were related to water resources to Micro Hydro Power Plants (MHPP) construction, especially Archimedes screw turbines guide parameters that corresponded to flow velocity, channel cross-section, and flow volume. It aimed to connect the local energy potential to the output power of the Archimedes screw turbine. The methods used for this study were 1. Observation 2. Data collection, and 3. Data Analysis. The study was carried out using an observation method that adopted field data collection techniques assisted by measuring equipment to collect data coverage that refers to related parameters. The power available on the channel resulted was 946 kW, and the power generated in the turbine was 5.9 kW.
Perancangan Mesin Pencacah Plastik Skala Laboratorium Dengan Metode Quality Function Deployment (QFD) Masruri, Ansyori; Saleh, Zulkiffli; Satria, Zamza; Hastarina, Merisha
Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 6, No 1 (2021): Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/js.v6i1.3794

Abstract

Pengolahan limbah plastik dapat dilakukan menerapkan konsep 3R yaitu reduce, reuse, and recycle. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah recycle atau mendaur ulang plastik agar setelahnya dapat digunakan kembali dalam bentuk yang berbeda. Pada beberapa tempat pengepul sampah plastik seringnya terdapat mesin pencacah plastik. Sampah plastik yang telah dicacah akan memiliki nilai ekonomi tersendiri, namun tidak semua tempat pengepul sampah memiliki alat pencacah plastik. Penelitian ini dilakukan untuk merancang prototipe mesin pencacah plastik untuk skala laboratorium dengan menggunakan metode Quality Function Deployment. Berdasarkan pendekatan yang dilakukan dengan metode QFD menunjukan bahwa dari atribut kebutuhan konsumen yaitu data yang didapatkan pengguna alat, variabel yang menjadi perhatian adalah alat portable, tahan karat, waktu pengoperasian relatif cepat, tahan lama dan aman digunakan, bahan bakar yang ramah lingkungan dan mudah untuk diperbaiki. Tingkat kepentingan tertinggi terdapat pada alat menggunakan motor listrik dengan nilai tingkat kepentingan sebesar 4,8.
ANALISIS PENGARUH PERUBAHAN RO DAN Ri PADA TURBIN ULIR ARCHIMEDES SARWAN Saleh, Zulkiffli; Oktaviani, Wiwin A; Pratama, Muhammad Yoga
Jurnal Teknik Elektro Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36546/jte.v12i1.652

Abstract

Fokus penelitian ini diarahkan pada analisis pengaruh perubahan diameter dalam rotor (Ri) dan diameter luar rotor (Ro) terhadap daya yang dihasilkan sistem PLTMH untuk menentukan kondisi optimal kerja sistem. Salah satu parameter signifikan pada PLTMH berbasis turbin ulir Archimedes adalah besaran Ro dan Ri, perubahan nilai tersebut akan berpengaruh pada daya keluaran sistem. Dari hasil pengukuran dan perhitungan data yang dilakukan pada PLTMH Sarwan didapatkan kecepatan aliran air maksimum sebesar 7,7112 m/dt dan kecepatan aliran air minimum sebesar 2,7463 m/dt, dan Ri optimal sebesar 0,56 m dengan daya terbangkitkan sebesar 4,098 kW
PENGARUH HARMONISA TERHADAP RUGI DAYA PADA PENGHANTAR PADA PLTMH SARWAN Saleh, Zulkiffli; Apriani, Yosi; Nazori, Surahman
Jurnal Teknik Elektro Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36546/jte.v12i2.852

Abstract

Tenaga listrik memiliki peranan yang penting dalam upaya untuk meningkatkan kualitas hidup dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Terbatasnya penyediaan tenaga listrik menjadi salah satu hambatan dalam pembangunan serta pengembangan warga khususnya di wilayah pedesaan. Secara umum, daerah pedesaan terpencil di kawasan perbukitan memiliki kualitas yang baik dalam pembangkit listrik tenaga air. Di daerah yang jauh dari perkotaan, masih banyak daerah yang kekurangan pasokan daya listrik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) dengan menggunakan kemampuan energi yang bersumber dari lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengurangi rugi-rugi daya pada penghantar untuk sistem PLTMH Sarwan. Hasil penelitian ini didapatkan nilai rugi-rugi daya yang terdapat pada beban sebesar 0,0529 Watt sedangkan rugi- rugi yang terdapat pada saluran penghantar adalah 1,8825 Watt, untuk Total Harmonic Distortion (THD) yang terdapat pada harmonisa tegangan sebesar 2.55 % dan THD pada arus sebesar 19.80 %.
OPTIMIZING CROSSFLOW TURBINE BLADES FOR POWER ENHANCEMENT AT PICO HYDRO POWER PLANT (PLTPH) USING ANSYS FLUENT Yosi Apriani; Herlinda Herlinda; Zulkiffli saleh; Wiwin Oktaviani Anwar; Ian Mochamad Sofian
Jurnal Media Elektrik Vol. 22 No. 1 (2024): MEDIA ELEKTRIK
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/metrik.v22i1.5731

Abstract

Renewable energy has become an important solution in dealing with the problem of climate change and resource scarcity. This study aims to analyze the effect of variations in the number of Crossflow turbine blades on output power at the Pico Hydro Power Plant (PLTPH). PLTPH is a water-based power plant with less than 5 kW of power, ideal for remote areas. Simulations were performed using SolidWorks software for turbine geometry design, Computational Fluid Dynamics (CFD), and ANSYS Fluent for fluid flow simulation. The simulation results show that the number of spoons and the speed of the water flow have a significant impact on the power produced. The optimal configuration is found on a 20-blade turbine that produces a maximum power of 4,695 Watts at a flow rate of 6 m/s. These findings can guide the efficient design of Crossflow turbines for PLTPH applications in remote areas.
Analisis kinerja sistem pembangkit listrik tenaga surya pada prototipe robot pengangkut sampah perairan Nugraha, Rizki; Apriani, Yosi; Fadila, Fadila; Anwar, Wiwin Armoldo Oktaviani; Saleh, Zulkiffli
Journal Marine Inside Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/ejmi.v7i2.130

Abstract

Pemanfaatan energi terbarukan menjadi salah satu solusi strategis dalam mendukung teknologi ramah lingkungan, khususnya untuk penanganan permasalahan sampah di perairan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang diterapkan pada prototipe robot pengangkut sampah perairan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental kuantitatif, dengan melakukan pengukuran langsung terhadap parameter kelistrikan sistem, meliputi tegangan, arus, dan daya keluaran panel surya, serta kinerja sistem pengisian baterai. Sistem PLTS terdiri atas panel surya polikristalin berkapasitas 10 Wp, solar charge controller tipe PWM, dan baterai VRLA 12 V sebagai penyimpan energi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kebutuhan daya total robot sebesar 27,82 W, dengan arus operasi sekitar 2,28 A pada tegangan baterai 12,2 V, sehingga robot mampu beroperasi selama ±1 jam per siklus kerja. Panel surya menghasilkan daya maksimum sebesar 7,70 W pada kondisi cuaca cerah sekitar pukul 11.00 WIB, sedangkan solar charge controller mampu menjaga kestabilan tegangan pengisian pada 14,4 V dengan daya keluaran maksimum mencapai 20,73 W. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem PLTS mampu mendukung operasional prototipe robot melalui mekanisme pengisian baterai, namun kapasitas panel surya masih memiliki keterbatasan untuk suplai daya langsung. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan sistem PLTS yang lebih optimal pada aplikasi robot lingkungan perairan. The utilization of renewable energy represents a strategic solution to support environmentally friendly technologies, particularly in addressing waste problems in aquatic environments. This study aims to analyze the performance of a Solar Power Generation System (SPGS) applied to a prototype of an aquatic waste-collecting robot. A quantitative experimental method was employed by conducting direct measurements of the system’s electrical parameters, including voltage, current, and power output of the solar panel, as well as the performance of the battery charging system. The SPGS consists of a 10 Wp polycrystalline solar panel, a PWM-type solar charge controller, and a 12 V VRLA battery as the energy storage unit. The experimental results indicate that the robot requires a total power of 27.82 W, with an operating current of approximately 2.28 A at a battery voltage of 12.2 V, enabling the robot to operate for approximately 1 hour per working cycle. The solar panel produced a maximum power output of 7.70 W under clear weather conditions at around 11:00 a.m., while the solar charge controller successfully maintained a stable charging voltage of 14.4 V with a maximum output power of 20.73 W. The performance analysis shows that the SPGS is capable of supporting the robot’s operation through battery charging; however, the solar panel capacity remains insufficient for direct power supply. This study provides a foundation for further optimization of solar power systems in aquatic environmental robotics applications.
Analisis Perencanaan Energi Pada Sistem Pembangkit Listrik Hybrid Pltmh-Plts Menggunakan Simulasi Homer Pro Febriana Khairunnisa, Nadia; Fadilah, Fadilah; Saleh, Zulkiffli; A. Oktaviani, Wiwin; Apriani, Yosi
Jurnal Ampere Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL AMPERE
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/ampere.v10i1.19448

Abstract

Penyediaan energi listrik di daerah terpencil menjadi tantangan besar bagi PT PLN, karena beberapa wilayah sulit dijangkau sehingga menyulitkan perusahaan untuk berperan sebagai penyedia listrik utama. Salah satu wilayah tersebut adalah Desa Segamit yang terletak di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Saat ini, desa tersebut mengandalkan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) berkapasitas 5 kW sebagai sumber utama listrik. Daya keluaran dari PLTMH ini bergantung pada aliran air dari Danau Deduhuk. Karena memanfaatkan energi terbarukan, kinerja PLTMH ini sangat dipengaruhi oleh perubahan musim. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pembangkit listrik hibrida dengan mengintegrasikan PLTMH yang sudah ada dengan sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) menggunakan perangkat lunak HOMER, guna menjamin pasokan daya yang stabil dan andal bagi beban listrik di desa tersebut. Hasil simulasi menunjukkan bahwa sistem hibrida PLTMH–PLTS ini mampu menghasilkan total energi sebesar 68.883 kWh per tahun, dengan biaya energi (COE) sebesar Rp2.300 dan biaya kini bersih (NPC) sebesar Rp334.800.000. Dari hasil riset di dapatkan bahwa PV monocrystalline lebih efisien daripada PV polycrystalline  dalam hal efisiensi penggunaan PV, dan  baterai lithium-ion lebih efisien daripada baterai lead acid  dalam hal jenis baterai.