p-Index From 2021 - 2026
2.787
P-Index
This Author published in this journals
All Journal TEKNO Syntax Idea
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search
Journal : TEKNO

Analisis Kinerja Simpang Lengan Tiga Tak Bersinyal Studi Kasus: Jl. Walanda Maramis – Jl. Sugiono Marvel C. T. Lengkong; Lucia I. R. Lefrandt; Meike M. Kumaat
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan penduduk Kota Manado dan padatnya arus lalu lintas yang tidak diikuti dengan perkembangan prasarana memberikan dampak buruk pada arus lalu lintas. Khususnya pada simpang tak bersinyal Jl. Walanda Maramis – Jl. Sugiono yg merupakan kawasan komersial atau tempat perdagangan dan jasa di pusat Kota Manado. Penelitian ini bertujuan bertujuan untuk menganalisis karakteristik lalu lintas simpang Jl. Walanda Maramis – Jl. Sugiono, menganalisis tingkat pelayanan simpang Jl. Walanda Maramis – Jl. Sugiono, menganalisis kinerja simpang Jl. Walanda Maramis – Jl. Sugiono dengan menggunakan metode PKJI 2014 dan di simulasikan dengan software PTV VISSIM. Penelitian ini dilakukan selama 3 hari yaitu pada hari Jumat 18 November 2022, hari Sabtu 19 November 2022 dan hari Senin 21 November 2022. Data yang digunakan dalam analisis adalah data hari Jumat 18 November 2022 pada priode jam puncak 11.00 – 12.00 WITA. Data ini digunakan karena merupakan data volume tertinggi selama 3 hari penelitian. Hasil analisis karakteristik lalu lintas pada simpang didapatkan tingkat kepadataan tertinggi sebesar 391.43 kend/km. Hasil analisis kinerja simpang dengan PKJI 2014 didapat derajat kejenuhan 0.89 dengan tingkat pelayanan F. Simulasi PTV VISSIM didapat tundaan simpang 9.38 det/kend. Kata kunci: simpang tak bersinyal, karakteristik, kinerja
Analisa Kinerja Simpang Empat Tak Bersignal (Studi Kasus: Simpang Jl. Bitung-Airmadidi) Widya Novelia; Sisca V. Pandey; Lucia I. R. Lefrandt
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v21i86.52883

Abstract

Perkembangan Kabupaten Minahasa Utara memberikan dampak perubahan yang sangat besar di berbagai sistem terutama di bidang sistem transportasi. Hal ini mengakibatkan ruas jalan akan mengalami kemacetan, antrian atau tundaan serta kemungkinan terjadi kecelakaan lalu lintas yang dapat menggangu kelancaran dan kenyamanan berkendara. Persimpangan lengan empat Jl. Airmadidi merupakan salah satu titik persimpangan yang mengalami banyak konflik. Maka dari itu, diperlukan untuk melakukan Analisa Kinerja Lalu Lintas pada persimpangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kinerja lalu lintas pada persimpangan lengan tiga tak bersignal. Dengan mengetahui waktu tundaan dan tingkat pelayanan jalan pada persimpangan lengan empat Jl. Airmadidi mengacu pada metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 (MKJI 1997). Untuk melakukan simulasi digunakan software Simulation of urban Mobility (SUMO). Hasil dari penelitian didapat arus saat jam puncak yaitu dengan volume total kendaraan (QTOT) sebesar 988,7 smp/jam. Hasil perhitungan menunjukan bahwa kapasitas simpang (C) sebesar 2900 smp/jam, dengan derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,41 tundaan simpang (D) sebesar 7,41 det/smp dan peluang antrian yang terjadi adalah 8-20%% Level Of Service (LOS) yang di dapat yaitu LOS A, hasil simulasi pergerakan lalu lintas menunjukan bahwa simpang ini sebenarnya memiliki kondisi operasional yang baik tetapi pada keadaan sebenarnya simpang ini mengalami masalah kemacetan dikarenakan banyaknya hambatan samping. Kata kunci: persimpangan, kapasitas, tundaan, Level of Service (LOS), simulasi
Analisis Tingkat Kepuasan Penumpang Angkutan Umum Bus Rute Manado – Kawangkoan Dengan Metode Importance Performance Analysis (IPA) Jesica I. Kalangi; Lucia I. R. Lefrandt; Semuel Y. R. Rompis
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.55292

Abstract

Terminal karombasan merupakan salah satu pangkalan kendaraan umum antar kota yang berada pada Kota Manado, terminal Karombasan yang merupakan salah satu pangkalan kendaraan angkutan umum antar kota dengan klasifikasi terminal tipe B. terminal ini banyak mengalami penurunan minat penumpang karena fasilitas yang tidak memadai dan kurangnya perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kepuasan penumpang dari kesenjangan angkutan umum bus rute Manado – Kawangkoan. Metode analisis yang digunakan berupa Importance Performance Analysis (IPA), pada penelitian ini mengambil data pada penumpang bus dengan penyebaran kuisioner, dengan data dari variabel tangibles (bukti fisik), reliability (kehandalan), responsiveness (ketanggapan), assurance (jaminan), dan empathy (perhatian). Hasil penelitian diperoleh karakteristik penumpang berdasarkan jenis kelamin dominan Perempuan dalam survey dan usia dominan berada pada <20 tahun dan klasifikasi pekerjaan mayoritas pelajar/mahasiswa dan sebagian besar responden berpenghasilan dibawah Rp.1.500.000. Dan berdasarkan tingkat kepuasan GAP kinerja dan harapan seluruh atribut bernilai negatif yang berarti bahwa semua pelayanan yang diberikan bus rute Manado – Kawangkoan masih berada dibawah harapan penumpang, dengan rata-rata nilai kesenjangan yaitu -1,38. Kata kunci: terminal Karombasan, tingkat kepuasan, Importance Performance Analysis, Service Quality
Pengaruh Parkir Pada Badan Jalan Terhadap Kinerja Ruas Jalan Di Pasar Tradisional (Studi Kasus : Pasar Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan) Alfriany H. Polii; Lucia I. R. Lefrandt; Sisca V. Pandey
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.55295

Abstract

Pasar Amurang sangat sering terganggu aktifitas lalu lintas karena kegiatan parkir yang dilakukan pada badan jalan oleh masyarakat. Minimnya lahan parkir menyebabkan penggunaan jalan sebagai tempat memarkir kendaraan. Penggunaan jalan yang tidak tepat juga akan menghambat kelancaran arus lalu lintas di sekitarnya, karena kendaraan yang parkir di badan jalan akan mengurangi lebar jalan yang dapat dilalui kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik parkir dan menganalisis kinerja ruas di Pasar Amurang pada saat parkir pada badan jalan dan saat diluar badan jalan. Karakteristik parkir maksimum di Pasar Amurang adalah pada hari Senin, 16 Oktober 2024 dengan volume sebanyak 136 kendaraan, akumulasi maksimum 20 kendaraan dalam periode waktu 15 menit, durasi rata-rata adalah 0,70 jam, nilai indeks parkir maksimum 125%, tingkat pergantian ruang parkir 8,5 kendaraan/petak/jam, dan kebutuhan ruang parkir 9,52 kendaraan. Kegiatan parkir pada badan jalan menyebabkan penurunan kinerja ruas Jalan Pasar Amurang dengan berkurannya lebar jalan pada saat parkir di badan jalan. Kinerja ruas jalan jam puncak di Jalan Pasar Amurang terjadi pada hari Senin, 16 Oktober 2023 dengan menggunakan metode PKJI 2014 diperoleh nilai arus lalu lintas (Q) sebesar 315,95 smp/jam. Kapasitas jalan (C) dengan adanya parkir di badan jalan adalah sebesar 1520,208 smp/jam dan tanpa parkir di badan jalan 1604,664 smp/jam. Terjadi penurunan kapasitas (C) sebesar 5,56 %. Derajat kejenuhan (DJ) dengan adanya parkir di badan jalan sebesar 0,20 sedangkan tanpa parkir di badan jalan sebesar 0,19. Tingkat pelayanan jalan dengan adanya parkir pada badan jalan terletak pada level B sedangkan tanpa adanya parkir di badan jalan adalah pada level A. Simulasi arus lalu lintas di Jalan Pasar Amurang menggunakan aplikasi PTV Vissim dan diuji dengan pengujian GEH dan MAPE. Kata kunci: parkir, kinerja ruas jalan, PKJI 2014, PTV Vissim
Analisis Kinerja Simpang Tidak Bersinyal (Studi Kasus: Jl. Raya Tomohon – Jl. Sam Ratulangi, Bundaran Tugu Tololiu, Tomohon) Natasha S. F. Pangalila; Lucia I. R. Lefrandt; Sisca V. Pandey
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.55491

Abstract

Simpang tak bersinyal merupakan bagian vital dari jaringan transportasi di kota – kota besar salah satunya di kota Tomohon, Sulawesi Utara. Terletak di pusat kota yang padat aktivitas, simpang lengan tiga tak bersinyal dengan bundaran di Jl. Raya Tomohon – Jl. Sam Ratulangi, Tugu Tololiu Tomohon menghadapi tantangan serius dalam mengelola arus lalu lintas yang semakin kompleks. Masalah utama yang dihadapi adalah kemacetan pada jam-jam sibuk, terutama saat dimulainya aktivitas sekolah dan di sore hingga malam hari karena kunjungan ke tempat hiburan dan pertokoan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang tersebut dengan menggunakan Metode Perhitungan Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014 dan simulasi menggunakan aplikasi PTV VISSIM. Data yang digunakan mencakup data geometrik simpang, data lalu lintas, dan data kapasitas jalan. Survei lapangan dilakukan selama tiga hari pada bulan Desember 2022 untuk memperoleh data lalu lintas dengan interval waktu 15 menit. Hasil analisis menunjukkan bahwa volume lalu lintas tertinggi ada pada hari Sabtu, 3 Desember 2022 pukul 14.00 – 15.00 WITA dengan jumlah volume lalu lintas (Q) sebesar 2943,3 skr/jam, nilai kapasitas (C) sebesar 5783,4 skr/jam, Derajat Kejenuhan (DJ) sebesar 0,508 det/skr, nilai tundaan yang (T) simpang sebesar 13,95 det/skr, nilai peluang antrian (PA) sebesar 11,28 % - 25,27 %, dan tingkat pelayanan simpang (LOS) C. Kata kunci : Simpang Tiga Tak Bersinyal, PKJI 2014, PTV VISSIM
Analisa Dampak Pasar Tradisional Terhadap Kinerja Jalan (Studi Kasus: Jalan Robert Wolter Mongisidi Di Depan Pasar Bahu) Jennifer R. Mait; Lucia I. R. Lefrandt; Semuel Y. R. Rompis
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.55514

Abstract

Adapun masalah yang terjadi pada Jalan Robert Wolter Monginsisdi yaitu kemacetan yang sering terjadi pada pagi hari, malam hari dan pada jam sibuk (peak hour). Hambatan samping juga sangat berpengaruh penting juga dalam kasus Jalan Robert Wolter Mongisidi dimana terjadinya kemacetan, mobil berhenti, penyeberangan jalan, dan kendaraan masuk pada segmen jalan. Untuk menganalisis data pada Jalan Robert Wolter Mongisisdi menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2014). Survey dilakukan selama tiga hari yaitu Selasa 17 Oktober 2023, Rabu 18 oktober2023, dan Sabtu 21 Oktober 2023. Hasil analisis yang diperoleh pada hari Selasa 17 Oktober 2023 Arah Bahu Malalayang nilai volume lalu lintas (Q) tertiinggi pada periode waktu 06.45 – 07.00 sebesar 1126 smp/jam, nilai kapasitas dasar (C) untuk hambatan samping rendah adalah sebesar 1651 smp/jam dan hambatan samping tinggi sebesar 2219 smp/jam, dengan kepadatan (D) terjadi pada waktu pukul 18.15-18.30 WITA sebesar 178,017 smp/jam, dengan nilai derajat kejenuhan (DS) tinggi pada arah Bahu Malalayang Selasa 17 Oktober 2023 sebesar 1,231 sedangan derajat kejenuhan rendah sebesar 1,076 sehingga didapat LOS Kelas F yang berarti terjadi kemacetan dan memiliki banyak haambatan. Besar Pengaruh Hambatan Samping adalah 495 smp/jam. Kata kunci: hambatan samping, kinerja ruas jalan, PKJI 2014
Analisis Gelombang Kejut (Shockwave) Akibat U-Turn Pada Jalan Perkotaan (Studi Kasus: Jl. R E Martadinata – Jl. Yos Sudarso, Paal Dua, Manado) Injillia Christy Moningka; Semuel Y. R. Rompis; Lucia I. R. Lefrandt
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.55517

Abstract

Ruas jalan Paal Dua, Kota Manado terutama arus lalu lintas dari Jalan R E Martadinata menuju Jalan Yos Sudarso, menjadi salah satu titik padat di Kota Manado, terutama selama jam sibuk atau pada waktu puncak. Gelombang Kejut (Shockwave) pada Jl. R E Martadinata – Jl. Yos Sudarso disebabkan oleh adanya aktivitas kendaraan yang melakukan putaran balik (U-Turn) sehingga mengganggu aliran lalu lintas yang sedang berlangsung dan dapat menyebabkan peningkatan kepadatan kendaraan, bahkan membentuk antrian. Berdasarkan hasil analisis untuk model terbaik yang diperoleh dari hubungan antara volume, kecepatan, dan kepadatan lalu lintas yaitu model Greenshields pada hari Jumat, 17 November 2023 ditunjukkan dengan nilai Koefisien Determinasi (R² = 0,780914452) dan persamaan hubungan Volume – Kepadatan yaitu V = 24,8506635 D – 0,110026 D² dengan volume maksimum (Vc) sebesar 1403,202638 smp/jam, kepadatan maksimum (Dc) sebesar 112,9308 smp/jam, dan kecepatan saat macet total (DB) sebesar 225,862 smp/km. Karakteristik Gelombang Kejut yang terjadi untuk arus VA = 1363,515 smp/jam adalah Gelombang Kejut maju bentukan (ωDA = 14,514 km/jam), Gelombang Kejut diam depan (ωDB = 3,106 km/jam), Gelombang Kejut mundur bentukan (ωAB = -5,018 km/jam), Gelombang Kejut maju pemulihan (ωDC = 12,425 km/jam), Gelombang Kejut mundur pemulihan (ωCB = -6,213 km/jam), Gelombang Kejut bergerak maju searah pergerakan lalu lintas (ωAC = 2,090 km/jam). Pengaruh kendaraan yang melakukan U-Turn selama 60 detik membuat panjang antrian maksimum (QM = 434,79 meter). Kata kunci: Gelombang Kejut (Shockwave), U-Turn, lalu lintas
Analisis Gelombang Kejut Pada Lengan Persimpangan Bersinyal (Studi Kasus: Jl.Sam Ratulangi – Jl.Toulour di Kota Manado) Angelita C. Kumaat; Semuel Y. R. Rompis; Lucia I. R. Lefrandt
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56562

Abstract

Peningkatan populasi dan kendaraan di Kota Manado telah meningkatkan kepadatan lalu lintas, khususnya di Persimpangan Jl. Sam Ratulangi – Jl. Toulour. Persimpangan ini sering mengalami kemacetan, antrian, dan tundaan akibat lampu lalu lintas yang memicu peningkatan volume kendaraan. Lokasinya di Pasar Karombasan, pusat aktivitas kota, membuatnya menjadi titik konflik penting yang menghubungkan berbagai wilayah. Model terpilih untuk perhitungan gelombang kejut yaitu model Greenshield pada hari Rabu, 23 Agustus 2023 dengan angka koefisien determinasi (R2) tertinggi sebesar 0,7709 dengan persamaan hubungan matematis volume – kepadatan adalah V = 30,2244 – 0,1841D2 dengan volume maksimum (VM) sebesar 1240,307 skr/jam, kepadatan maksimum (DM) sebesar 82,0730 skr/km, dan kepadatan saat macet total (DJ) sebesar 164,1460 smp/jam. Analisis gelombang kejut di Jl.Sam Ratulangi lengan utara menunjukkan bahwa lampu lalu lintas sangat memengaruhi panjang antrian maksimum. Durasi lampu merah selama 64 detik menyebabkan kemacetan, dengan volume maksimum mencapai VA = 1117,139 smp/jam, kepadatan maksimum 92,405 smp/km, dan arus aktual 1155,2 smp/jam mengalami penundaan r = 40 detik, menghasilkan panjang antrian QM = 413,005 meter dan waktu penormalan T = 217,671 detik. Waktu penormalan yang lebih lama dari lampu hijau menunjukkan bahwa tidak semua kendaraan dapat melewati garis henti saat lampu berubah menjadi merah. Kata kunci: gelombang kejut, simpang bersinyal, Greenshield
Analisis Kinerja Ruas Jalan Di Kota Manado (Studi Kasus: Ruas Jalan R. E. Martadinata Depan SPBU Paal II) Cosmas C. Wijaya; Lucia I. R. Lefrandt; Sisca V. Pandey
TEKNO Vol. 22 No. 89 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i89.58447

Abstract

Padatnya volume kendaraan pada ruas Jalan R. E. Martadinata yang sering menyebakan kemacetan pada pagi hari, sore hari dan malam hari. Arus lalu lintas yang terus meningkat dari tahun ke tahun pada ruas jalan diakibatkan terus meningkatknya kebutuhan penggunakan transportasi darat yang mempengaruhi kinerja ruas jalan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja ruas Jalan R. E. Martadinata dengan mengambil data – data yang dibutuhkan yaitu data primer dan data sekunder. Data primer yaitu geometrik jalan, volume kendaraan, hambatan samping, dan kecepatan kendaraan. Data sekunder yaitu lokasi dan jumlah penduduk Kota Manado. Survey di lakukan selama 3 hari, di dapatkan volume kendaraan tertinggi pada hari Rabu, 22 November 2023 pada pukul 17.00 – 18.00 WITA sebesar 2565 smp/jam. Data yang didapatkan di simulasikan menggunakan software Simulation Of Urban Mobility (SUMO). Penurunan kecepatan sebesar 35% dari arah Kota Manado menuju Patung Kuda dan sebesar 40% dari arah Patung Kuda menuju Kota Manado. Berdasarkan analisis data menggunakan PKJI 2014 didapatkan derajat kejenuhan sebesar 0,456 yang dikategorikan kedalam tingkat pelayanan C, berdasarkan tingkat pelayanan jalan dapat disimpulkan ruas Jalan R. E. Martadinata memiliki arus stabil dan kecepatan dikontrol oleh lalu lintas. Kata kunci: kinerja ruas jalan, tingkat pelayanan, PKJI 2014, Simulation Of Urban Mobility (SUMO)