p-Index From 2021 - 2026
4.811
P-Index
This Author published in this journals
All Journal TEKNO
Tisano Tj. Arsjad
Universitas Sam Ratulangi

Published : 37 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search
Journal : TEKNO

Analisis Perbandingan Volume Rencana Dengan Volume Rill Pekerjaan Pada Pelaksanaan Rehabilitasi Minor Di Proyek Preservasi Jalan Sinisir Batas Kotamobagu – Simpang 4 Siliwangi, Dalam Kotamobagu, Kotamobagu – Doloduo, Kaiya – Kotamobagu Irene G. Tumbel; Tisano Tj. Arsjad; Grace Y. Malingkas
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54117

Abstract

Dalam pelaksanaan suatu proyek konstruksi, biasanya terdapat beberapa hal konstruksi yang tidak sesuai dengan perencanaan awal. Berdasarkan hasil mutual check awal di proyek ini, volume rencana pekerjaan yang didapat dari gambar rencana terdapat beberapa perbedaan dengan volume rill. Dengan adanya perbedaan volume yang ada tentunya akan juga akan mempengaruhi jalannya pekerjaan pada rehabilitasi minor ini,karena sudah tidak sesuai dengan yang ada di perencanaan awal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan antara volume rencana pekerjaan sesuai gambar rencana dengan volume rill pekerjaan sesuai hasil mutual check awal pada pelaksaanaan rehabilitasi minor di proyek preservasi jalan Sinisir batas Kotamobagu – Simpang 4 Siliwangi, Dalam Kotamobagu, Kotamobagu – Doloduo, Kaiya Kotamobagu. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang telah dilakukan, didapat bahwa perbandingan volume rencana dengan volume rill pada pekerjaaan rehabilitasi minor di proyek preservasi jalan Sinisir batas Kotamobagu – Simpang 4 Siliwangi, Dalam Kotamobagu, Kotamobagu – Doloduo, Kaiya Kotamobagu adalah volume rill lebih besar dibandingkan dengan volume rencana. Kata kunci: proyek konstruksi, rehabilitasi minor, perbandingan volume
Menghitung Biaya Rekonstruksi Perkerasan Jalan Pada Pekerjaan Preservasi Jalan Ruas Jalan Likupang (Minahasa Utara) – Girian (Bitung) Tesalonika C. Sumilat; Deane R. O. Walangitan; Tisano Tj. Arsjad
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54780

Abstract

Anggaran merupakan sebuah rencana yang sistematis dengan meliputi sumber dana dan pengalokasian dana keseluruhan kegiatan atau aktifitas dalam sebuah proyek beserta waktu yang dibutuhkan dana tersebut, dalam suatu periode tertentu untuk mencapai tujuan aktifitas secara keseluruhan. Rencana Anggaran Biaya diperlukan untuk memperhitungkan suatu proyek dengan banyaknya biaya yang diperlukan untuk bahan dan upah, serta biaya- biaya lain yang berhubungan dengan pelaksanaan proyek.Hasil dari menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dilakukan pada Proyek Pekerasan jalan adalah Total Rencana Anggaran Biaya Pada Pekerjaan Pekerasan Berbutir Dan Perkerasan Beton Semen. Rp. 9.073.808.927,30 , Total Rencana Anggaran Biaya Pada Pekerjaan Pekerasan Aspal Rp. 10.145.792.171,88. Kata Kunci: Rencana Anggaran Biaya, Real Estimate of Cost, SNI
Perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) Pekerjaan Arsitektur Pada Proyek Konstruksi Ruko Puri Kelapa Gading Minahasa Utara Natalie Graciella; Tisano Tj. Arsjad; Jermias Tjakra
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54883

Abstract

Penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) suatu proyek adalah kegiatan yang harus dilakukan sebelum proyek dilaksanakan. RAB adalah banyaknya biaya yang dibutuhkan baik upah maupun bahan dalam sebuah pekerjaan proyek konstruksi. Daftar ini berisi volume, harga satuan, serta total harga dari berbagai macam jenis material dan upah tenaga yang dibutuhkan untuk pelaksanaan proyek tersebut. Dan berdasarkan hasil perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan ruko Puri Kelapa Gading serta pembahasan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan pekerjaan ini meliputi pekerjaan pasangan dinding, pekerjaan lantai, pekerjaan pintu dan jendela, pekerjaan plafond, dan pekerjaan khusus lainnya. Untuk perhitungan volume dibutuhkan gambar yang lengkap sebagai acuan dan membutuhkan waktu untuk menyelesaikan semua perhitungan volume pekerjaan. Selain itu, harga satuan pekerjaan dan upah perlu diperhatikan karena setiap daerah berbeda-beda dan harga bisa berubah sewaktu-waktu.Perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pekerjaan arsitektur yang dibutuhkan pada Ruko Puri Kelapa Gading yaitu, untuk lantai 1 mendapatkan hasil sebesar Rp. 332.189.765,00 (tiga ratus tiga puluh dua juta seratus delapan puluh sembilan ribu tujuh enam puluh lima rupiah) dan untuk lantai 2 mendapatkan hasil sebesar Rp. 397.458.392,00 (tiga ratus Sembilan puluh tujuh juta empat ratus lima puluh delapan ribu tiga ratus Sembilan puluh dua rupiah). Kata kunci: perhitungan, Rencana Anggaran Biaya (RAB), pekerjaan arsitektur
Optimalisasi Biaya Dan Waktu Dengan Metode Time Cost Trade Off Pada Proyek Peningkatan Jalan Molompar Utara-Wawali Pasan Heindrik E. B. Raranta; Tisano Tj. Arsjad; Pingkan A. K. Pratasis
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56035

Abstract

Pelaksanaan proyek konstruksi pada umumnya memiliki resiko mengalami keterlambatan. Oleh karenanya sebelum pelaksanaan proyek dimulai harus diawali dengan perencanaan dan penjadwalan kegiatan proyek yang tepat dan hati-hati. Pengelolaan proyek dilakukan sedemikian rupa agar dapat memastikan pelaksanaan proyek sesuai kontrak dan tepat waktu. Salah satu alasan dilakukannya penelitian pada proyek “Peningkatan Ruas Jalan Molompar Utara – Wawali Pasan” adalah untuk menghitung percepatan waktu pelaksanaan proyek dan menganalisis berapa besar waktu dan biaya yang dibutuhkan ketika dilakukan percepatan. Metode percepatan yang dilakukan adalah metode Time Cost Trade Off, dimana metode ini merupakan kompresi jadwal untuk mendapatkan proyek yang lebih menguntungkan dari segi waku (durasi), biaya dan pendapatan. Penelitian ini juga menerapkan Crashing Program dengan menggunakan alternatif penambahan jam kerja (lembur). Crashing dilakukan pada lintasan kritis yang dihasilkan dari analisis network planning dengan menggunakan aplikasi Microsoft Project 2016. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa menerapkan metode Time Cost Trade Off dengan alternatif penambahan 2 jam kerja (lembur) menghasilkan biaya optimum Rp. 2.325.238.411,97 dengan waktu optimum 59 hari kerja dari waktu keterlambatan 67 hari kerja. Kata kunci: Time Cost Trade Off, durasi, biaya, Crashing Program, penambahan jam kerja, Microsoft Project
Analisis Fungsi Manajemen Konstruksi Dalam Proyek Pembangunan Gedung Komersil Di Kota Manado Hairunisa Mokodompis; Tisano Tj. Arsjad; Grace Y. Malingkas
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56604

Abstract

Bangunan komersial merupakan bangunan yang mewadahi berbagai fungsi komersial seperti villa, hotel, resort, perdagangan, ruang kantor sewa, dan lain-lain. Sesuai jenisnya, bangunan komersial merupakan bangunan yang direncanakan untuk mendatangkan keuntungan bagi pemilik maupun penggunanya. Atas dasar pemikiran ini, perancangan bangunan komersil mempertimbangkan Sembilan aspek (Wungow, 2011). Faktor-faktor yang sangat berpengaruh dalam Pembangunan Gedung Komersil dan Tindakan-tindakan yang dilakukan supaya fungsi manajemen konstruksi sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proyek konstruksi bangunan Gedung komersil dalam Pembangunan proyek. Dari pengertiannya, manajemen konstruksi menerapkan fungsi-fungsi manajemen pada suatu proyek dengan memanfaatkan sumber daya dengan efektif dan efisien untuk mencapai tujuan proyek. Sasaran utama manajemen konstruksi adalah mengelolah fungsi manajemen dengan efektif dan efisien sehingga memperoleh hasil yang optimal sesuai kesepakatan dengan pemilik proyek. Teknik pengambilan sampel yang dipilih Wawancara/Kuesioner dan Data Primer. Pada penelitian ini, diperlukan sampel dari 10 responden dari beberapa perusahaan, pengalaman kerja perusahaan, aspek peralatan kerja, modal/keuangan, SDM (Sumber Daya Manusia). Analisis faktor manajemen konstruksi dalam Pembangunan Gedung komersil di kota Manado Analisa data kuesioner yang diambil dari 10 responden tersebut diolah dengan Microsoft Excel 2016. Kata kunci: responden, analisa, faktor, Microsoft Excel
Metode Pelaksanaan Pekerjaan Pelebaran Ruas Jalan Sinisir – Batas Kota Kotamobagu Kelurahan Moyag Kecamatan Kotamobagu Timur Facy Rambing; Jermias Tjakra; Tisano Tj. Arsjad
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56687

Abstract

Jalan adalah suatu prasarana transportasi yang meliputi segala bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang diperuntukkan bagi lalu lintas, yang berada pada permukaan tanah, di atas permukaan tanah, di atas permukaan air serta di bawah permukaan tanah dan atau air, kecuali jalan kereta api, jalan lori dan jalan kabel. Metode Pelaksanaan adalah metode yang dibuat dengan cara teknis yang menggambarkan penyelesaian pekerjaan dengan cara sistematis dari awal hingga akhir yang meliputi bagian tahapan maupun urutan pekerjaan utama dan bagian cara kerjanya dari masing masing pekerjaan utama yang mampu dipertanggungjawabkan secara teknis. Penggunaan metode yang tepat, praktis, dan aman sangatlah membantu dalam menyelesaikan proyek. Sumber data didapatkan dari pelaksanaan Pelebaran Ruas Jalan Sinisir – Batas Kota Kotamobagu, Kelurahan Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder, data primer yaitu berupa dokumentasi dari proses pelaksanaan pelebaran ruas jalan serta hasil wawancara dan untuk data sekunder yaitu berupa literatur buku elektronik/buku pdf, jurnal, artikel-artikel dan juga website. Pengumpulan data dilakukan dengan cara, yaitu survey lokasi, dokumentasi, wawancara dan literatur. Berdasarkan hasil penelitian mengenai Metode pelaksanaan pada Proyek Pelebaran Ruas Jalan Sinisir – Batas Kota Kotamobagu Kelurahan Moyag Kecamatan Kotamobagu Timur, maka didapatkan kesimpulannya yaitu: Metode pelaksanaan pelebaran ruas jalan terdiri dari beberapa tahap, yakni: Pekerjaan Persiapan, meliputi: menyiapkan alat-alat yang akan digunakan dalam hal ini tandem roller, asphalt finisher, tired roller, asphalt sprayer, dump truck, excavator, alat sandcone, asphalt rake alat DCP dan alat-alat bantu lainnya berupa meter, alat pengukur ketebalan AC-BC dan AC-WC, sekop, Termometer, gerobak dorong. Menyiapkan peralatan pekerja (rompi, helm proyek, sepatu keselamatan, masker, sarung tangan dan kotak P3K. dan tentunya menyiapkan material-material berupa agregat dan aspal, Pekerjaan galian pelebaran, Pekerjaan pemadatan tanah dasar, Uji Dynamic Cone Penetrometer (DCP), Penghamparan LPA Layer 1 setebal 15 cm, Pemadatan LPA Layer 1, Uji sandcone, Penghamparan LPA Layer 2 setebal 15 cm, Pemadatan LPA Layer 2, Penghamparan Lapisan AC-BC setebal 7 cm dan Penghamparan Lapisan AC-WC setebal 4 cm. Kata kunci: metode pelaksanaan, proyek, jalan
Analisis Kebutuhan Material Dengan Metode Economic Order Quantity Pada Proyek Pembangunan Rusun Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Anjani Mangoli; Ariestides K. T. Dundu; Tisano Tj. Arsjad
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56820

Abstract

Penelitian ini berfokus pada menganalisis kebutuhan material pada proyek bangunan gedung yaitu proyek rusun Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara bertujuan untuk meminimumkan biaya-biaya yang timbul dalam persediaan material pada proyek gedung dengan menggunakan metode economic order quantity (EOQ). Metode yang digunakan untuk analisis data merupakan metode EOQ dengan memperhatikan biaya pesan,biaya simpan,biaya persediaan. Data yang dikumpulkan merupakan data sekunder berupa analisa harga satuan pekerjaan,rencana anggaran biaya,dan penjadwalan (time schedule).Dari hasil penelitian,biaya yang didapat setelah dihitung dengan menggunakan metode EOQ. Untuk Material Semen : Total biaya pesan (TOC) Rp 1,738,361; Total biaya simpan (TCC) Rp 1,738,364; Total Persediaan (TC) Rp 3,476,725. Untuk material besi : Total Biaya Pesan(TOC) Rp 1,197,077; Total Biaya Simpan (TCC) Rp 1,197,086; Total Biaya Persediaan (TC) Rp 2,394,162. Kata kunci: biaya pesan, biaya simpan, biaya persediaan, Economic Order Quantity