Annisa Putri Cahyani
Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ancaman Penyakit Hewan Menular Terhadap Ketahanan Nasional: Tantangan dan Strategi Mitigasi Eni Susanti; Abdul Hafid; Muhammad Sajidin; Dwi Rianisa Mausili; Annisa Putri Cahyani; Dihan Kurnia; Dwi Nurhayati; Hendro Sukoco
Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 8 No 4 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/ganaya.v8i4.4992

Abstract

Infectious animal diseases are increasingly exhibiting complex and transboundary patterns of spread, potentially disrupting food security, the economy, and public health. This study aims to identify and analyze the potential threats of infectious animal diseases to national resilience. The method used is a descriptive qualitative literature study through a review of scientific literature, policy documents, and reports from national and international institutions to map the relationship between the dynamics of infectious animal diseases and the pillars of national resilience. The results show that disease outbreaks such as foot-and-mouth disease, avian influenza, rabies, and tuberculosis have a significant impact on livestock productivity, the food supply chain, community social behavior, and the burden on the health system. Significant economic losses, increased zoonotic risks, and disruptions to socio-economic stability demonstrate that infectious animal diseases pose a multidimensional threat to food security, economic security, social security, and national security. These findings emphasize the need for a One Health-based mitigation strategy through strengthening integrated surveillance, increasing laboratory capacity, implementing biosecurity, adapting outbreak responses, and optimizing vaccination. This study contributes to strengthening national resilience policies by emphasizing the importance of cross-sectoral coordination in preventing and controlling infectious animal diseases as part of national biosecurity and stability.
Suplementasi Air Buah Lontar (Borassus flabeliffer) Pada Bahan Pengencer Semen Beku Sapi Limousin : - Rillies Eka Wulandari; Suharti Suharti; Annisa Putri Cahyani
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 22 No. 2 (2025): Desember
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v22i2.1432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas semen secara mikroskopis dan makroskopis yang meliputi motilitas, viablitas, dan conception rate dalam pengencer fruktosa yang disuplementasi air buah lontar (Borassus flabeliffer) untuk pembekuan semen sapi limousin. Metode dalam penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Masing-masing perlakuan yakni P0=pengencer standar tanpa suplementasi air buah lontar, P1=pengencer standar+air buah lontar 0,75, P2=pengencer standar+air buah lontar 1 ml, P3=pengencer standar+air buah lontar 1,25 ml. Pengencer standar yang digunakan berupa 72,75% buffer + 1,25% fruktosa + 6% gliserol + 20% kuning telur.  Pengujian diamati secara makroskopis (volume, konsentrasi, warna, pH) dan mikroskopis (gerakan massa, konsentrasi, motilitas, viabilitas, gerakan individu). Uji statistik menggunakan One-Way analysis of variance (ANOVA). Hasil dari setiap perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0.05) terhadap variabel motilitas dan viabilitas. Dapat disimpulkan bahwa penambahan air buah lontar sebanyak 1 ml pada pengencer kuning telur ayam lebih efektif mempertahankan viabilitas dan motilitas pada saat proses pembekuan semen.