Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN KEWARGANEGARAAN SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN SMART AND GOOD CITIZENSHIP Camellia; Edwin Nurdiansyah; Puspa Dianti; I Putu Windu Mertha Sujana
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan sarana yang efektif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, hal ini merupakan salah satu wujud pelaksanaan tujuan negara Indonesia yang ketiga yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk memperoleh hasil Pendidikan yang baik sudah seharusnya didukung oleh proses pembelajaran yang baik pula dengan menggunakan berbagai model dan metode yang sesuai sehingga mampu mencapai tujuan pembelajaran secara optimal. Problem based learning merupakan salah satu model yang mampu meningkatkan perhatian, kemampuan serta aktivitas dari siswa sehingga dapat untuk mengkonstruksi pengetahuan sebagai bagian dari memahami suatu konsep dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deksriptif. Sumber data yang digunakan berupa jurnal penelitian terdahulu yang menjawab pertanyaan penelitian yang diteliti dan didukung oleh data sekunder yang diperoleh dari kepustakaan lainnya. Metode pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan studi literatur. Teknik analisis data menggunakan triangulasi sumber yaitu berupa mencari data dari berbagi sumber jurnal dan Pustaka yang berbeda untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukan tujuan Pembelajaran kewarganegaraan yaitu smart and good citizenship akan dapat dicapai melalui Problem based learning karena model ini mampu mengasah aspek berpikir kritis sekaligus melatih untuk secara nyata memecahkan persoalan yang dihadapi.
PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN KEWARGANEGARAAN SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN SMART AND GOOD CITIZENSHIP Camellia; Edwin Nurdiansyah; Puspa Dianti; I Putu Windu Mertha Sujana
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan sarana yang efektif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, hal ini merupakan salah satu wujud pelaksanaan tujuan negara Indonesia yang ketiga yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk memperoleh hasil Pendidikan yang baik sudah seharusnya didukung oleh proses pembelajaran yang baik pula dengan menggunakan berbagai model dan metode yang sesuai sehingga mampu mencapai tujuan pembelajaran secara optimal. Problem based learning merupakan salah satu model yang mampu meningkatkan perhatian, kemampuan serta aktivitas dari siswa sehingga dapat untuk mengkonstruksi pengetahuan sebagai bagian dari memahami suatu konsep dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deksriptif. Sumber data yang digunakan berupa jurnal penelitian terdahulu yang menjawab pertanyaan penelitian yang diteliti dan didukung oleh data sekunder yang diperoleh dari kepustakaan lainnya. Metode pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan studi literatur. Teknik analisis data menggunakan triangulasi sumber yaitu berupa mencari data dari berbagi sumber jurnal dan Pustaka yang berbeda untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukan tujuan Pembelajaran kewarganegaraan yaitu smart and good citizenship akan dapat dicapai melalui Problem based learning karena model ini mampu mengasah aspek berpikir kritis sekaligus melatih untuk secara nyata memecahkan persoalan yang dihadapi.
STRATEGI PRAKTIK BAIK MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH PADA KURIKULUM MERDEKA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN Dewi Aktalia; Camellia
Bhineka Tunggal Ika Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN
Publisher : Universitas Sriwijaya in Collaboration with AP3Kni (Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia/Indonesia Association Profession of Pancasila and Civic Education)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v12i1.187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi praktik baik penerapan manajemen berbasis sekolah pada kurikulum merdeka dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di SMA negeri 1 Indralaya Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, informan dalam penelitian ini dipilih dengan teknik purposive sampling yang berjumlah 7 orang guru. Penelitian ini menggunkan teknik pengumpulan data berupa teknik wawancara, teknik observasi dan teknik dokumentasi. dengan Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi praktik baik dalam pengimplementasian manajemen berbasis sekolah pada kurikulum merdeka dilakukan melalui sistem pengembangan rencana pembelajaran secarah berkala, meningkatkan kecakapan guru dalam mendesign kelas, respon peserta didik, tercukupinya sarana prasaran, dan membangun budaya positif serta kesesuain kurikulum yang sedang digunakan dengan karakteristik sekolah dan kebutuhan peserta didik   This study aims to find out the best practice strategy for the implementation of school-based management in the independent curriculum in improving the quality of learning at SMA Negeri 1 Indralaya Utara. This study uses a qualitative approach with a descriptive method, the informan in this study taken by purposive sampling technique with totaling 7 teachers. This research uses data collection techniques in the form of interview techniques, observation techniques and documentation techniques. The results of this study show that good practice strategies in the implementation of school-based management in the independent curriculum are carried out through the development system of periodic learning plans, improving teachers' skills in designing classrooms, student response, adequate infrastructure, and building a positive culture and conformity of the curriculum that is being used with the characteristics of the school and the needs of students
PEMANFAATAN PLATFORM MERDEKA MENGAJAR (PMM) SEBAGAI SARANA PENINGKATAN KINERJA GURU DI SMP NEGERI 9 PALEMBANG Siti Amanah; Camellia
Bhineka Tunggal Ika Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN
Publisher : Universitas Sriwijaya in Collaboration with AP3Kni (Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia/Indonesia Association Profession of Pancasila and Civic Education)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v12i2.214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk megetahui pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM) sebagai sarana peningkatan kinerja guru di SMP Negeri 9 palembang. Penelitian menggunakan  pendeketan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. informan yang terdiri dari wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan 2 guru. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PMM memberikan manfaat dalam mendukung kinerja guru, terutama dalam memahami dan mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan sarana dan keterampilan teknologi, penggunaan PMM telah meningkatkan motivasi dan produktivitas guru. Dengan demikian, dukungan dan pelatihan berkelanjutan sangat penting untuk memaksimalkan pemanfaatan PMM dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah.   This study aims to determine the utilization of the teaching independence platform as a means of improving teacher performance in SMP Negeri 9 palembang. The study used a qualitative approach with descriptive research design. informants consisting of vice principal of curriculum and 2 teachers. This study used data collection techniques, namely interviews, observations, and documentation. The results showed that PMM provides significant benefits in supporting teacher performance, especially in understanding and implementing the Independent curriculum. Despite challenges such as limited technological means and skills, the use of PMM has increased teachers ' motivation and productivity. Thus, continuous support and training is essential to maximize the utilization of PMM in improving the quality of education in schools
Teacher Empowerment in the Development of Artificial Intelligence (AI)-Based Learning Media in Meranjat Village Ogan Ilir Regency Umi Chotimah; Sri Artati Waluyati; Camellia; Rizki Maharani; Muhammad Alipraja; Rike Erlande; Dini Amziyah; Della Valentin; Yudisia Sofani Putra Rosadi; Siti Naila; Putri Patricia
Unram Journal of Community Service Vol. 6 No. 4 (2025): December
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v6i4.1277

Abstract

Training on the use of Artificial Intelligence-based learning media was held as part of teacher empowerment activities in developing such media. This community service activity was held by the Civic Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Sriwijaya University. The Community Service Team trained teachers at SMPN 1 Indralaya Selatan, Meranjat Village, Ogan Ilir Regency, to develop Artificial Intelligence (AI)-based learning media. This training and mentoring aimed to improve teachers' capabilities so they could create innovative and effective learning. The methods applied included counseling, training, and mentoring in direct practice using Artificial Intelligence-based media from Wayground AI, Canva AI, Avatar AI, Renderforest AI, LMS AI, and ChatGPT AI, as well as assessments through pretests and posttests to measure the increase in participants' understanding. The results showed a significant increase in understanding of creating Artificial Intelligence-based learning media, with the average post-test score of participants increasing from 37.7 to 80.03 from a total of 30 participants. The evaluation results showed high satisfaction from participants with the material provided and its relevance to needs in the field. The participants' response was very positive, as evidenced by their active discussions, willingness to experiment with the media, and commitment to creating learning products. The program is planned to continue with follow-up publications in newspapers, YouTube, and journals, as well as evaluation meetings and activity reports. It is hoped that this program will continue to empower teachers to improve and develop AI-based learning media in schools.