Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PKM Peningkatan Kompetensi Pedagogik tentang Implementasi Teori Belajar dalam Pembelajaran Bagi Guru PKn SMP/MTS di Kabupaten Pangkep Umar, Firman; Akbal, Muhammad
Humanis Vol 20, No 1 (2021): Februari-Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/humanis.v20i1.20085

Abstract

Hasil analisa yang dilakukan pada kegaiatan PKM Pengembangan Kurikulum Mata Pelajaran PPKn Kegiatan PKM pengembangan kurikulum mata pelajaran PPKn bagi guru-guru mata pelajaran PPKn SMP/MTs yang dilaksanakan secara virtual (online) dapat terlaksana dengan baik. Meningkatnya pemahaman mitra tentang pengembangan kurikulum mata pelajaran PPKn jenjang SMP/MTs untuk diterapkan dalam pembelajaran daring (online) sesuai dengan kebutuhannya masing-masing. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini, dilaksanakan dengan tujuan memberikan solusi akibat Adanya wabah pandemi covid-l9 sehingga kegiatan pembelajaran harus dilakukan secara daring (online);  Merasa kesulitan dan masih bingung untuk mengembangkan kurikulum pembelajaran PPKn yang adaptif untuk diterapkan dalam pembelajaran daring (online). Abstract: The results of the analysis carried out on PKM activities for PPKn Subject Curriculum Development PKM activities for PPKn subject curriculum development for SMP / MTs PPKn subject teachers which are implemented virtually (online) can be carried out well. Increased understanding of partners about curriculum development for PPKn subjects for SMP / MTs to be applied in online learning according to their respective needs. This Community Service (PKM) is carried out with the aim of providing solutions due to the Covid-19 pandemic outbreak so that learning activities must be carried out boldly (online); Feeling difficult and still confused about developing an adaptive PPKn learning curriculum to be applied in bold (online) learning
Strategi Kepolisian Dalam Penanganan Unjuk Rasa Menyampaikan Pendapat Dimuka Umum Kota Makassar Ayuni, Nur; Umar, Firman; Akbal, Muhammad
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v4i2.22098

Abstract

The study aims to discover: (1) the dynamics of demonstrations in expressing opinions publicly in Makassar City; (2) the Police strategies in handling demonstrations in expressing opinions publicly in Makassar City;  and (3) the determinant factors in handling demonstration in expressing opinions publicly in Makassar City. This study uses qualitative research with a descriptive approach. Based on the source, the types of data used are primary and secondary data. The primary data were obtained through interview with members of the Polrestabes Police from the Sat Sabhara Unit, the Sat Intelkam Unit, and the Brimob Unit as well as documentation. While the secondary data were obtained from various literatures such as books, laws, and other related sources. The data process and data presentation were conducted descriptively. The results of the study show that: (1) the dynamics of demonstration in expressing opinions publicly in Makassar City showed by the demonstration activities that occurred in Makassar City from January to December 2019 were fluctuating, (2) the Police's strategies in handling demonstration in expressing opinions publicly in Makassar city is based on the Regulation of the Chief of Police Number 1 of 2009 concerning the Use of Force in Police Actions, and (3) the determinant factors in handling demonstration in expressing opinions publicly in Makassar city are two, namely the supporting and inhibiting factors. The supporting factors are: a) there is physical and mental readiness from the police, b) there is good cooperation between the police, c) there is a quick response from the demonstration activity agency; whereas the inhibiting factors are: a) permitting does not comply with administrative requirements, b) presence of provocateurs, c) making sudden requests for permits, and d) lack of communication between protesters and police officers.
Tradisi Mangaru Sebagai Bagian Kesadaran Hukum Masyarakat Desa Nepa-Mekar Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah Manan S, Ustafid; Akbal, Muhammad; Manda, Darman
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v4i2.21540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap: a) Eksistensi nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Mangaru dalam membentuk kesadaran hukum masyarakat Desa Nepa Mekar; b).Penaganan dampak/resiko yang ditimbulkan dari tradisi Mangaru pada masyarakat Nepa Mekar; dan c) Faktor-faktor yang mendorong masyarakat masih tertarik untuk melestarikan tradisi Mangaru pada masyarakat Nepa Mekar Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Pendekatan penelitian yang dipilih adalah juga kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui dokumentasi,  observasi,  dan  wawancara. Teknik analisis data, meliputi: a) Reduksi Data (Data Reduction; b) Penyajian Data (Data Display); dan c) Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) Eksistensi nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Mangaru dalam membentuk kesadaran hukum masyarakat Desa Nepa-Mekar Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah, seperti nilai sosial, ekonomi, agama, dan hukum masih terpelihara dan diterapkan dalam membentuk kesadaran hidup, terutama kesadaran hukum masyarakat. (b) Penanganan dampak/resiko yang ditimbulkan dari tradisi Mangaru pada masyarakat Desa Nepa-Mekar Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah, jika terjadi adanya luka badan pemain penanganannya diputuskan melalui rapat musyawarah-mufakat kekeluargaan dalam ikatan ketentuan dan keputusan Adat. (c) Faktor-faktor yang mendorong masyarakat masih tertarik untuk melestarikan tradisi Mangaru pada masyarakat Desa Nepa-Mekar Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah, yakni: a) untuk memilih pemimpin yang tangguh dan kebal badan; b) sebagai asset wisata; dan c) untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Buton Tengah. 
Peran Hukum Adat Afen Lelang Dalam Memelihara Persaudaraan dan Persatuan di Kampung Bampalola Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur Lema, Sudarto Lukman; Akbal, Muhammad; Manda, Darman
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v4i3.24405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan (i) Peran Hukum Adat Afen Lelang dalam Memelihara Persaudaraan dan Persatuan di Kampung Bampalola Kabupaten Alor (ii) Upaya Mempertahankan Eksistensi Lembaga Adat sebagai Lembaga Alternatif dalam Memelihara Persaudaraan dan Persatuan di Kampung Bampalola Kabupaten Alor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Bampalola masih mempertahankan dan menghormati hukum adatnya hingga saat ini sehinggga dalam memelihara persaudaraan dan persatuan bisa dapat diatasi oleh adat, peran hukum adat dalam memberikan sanksi sesuai jenis kasus yang dilakukan dengan tujuan agar keserasian dalam kehidupan masyarakat dapat dikembalikan. Upaya untuk mempertahankan eksistensi lembaga adat Afen Lelang dan masyarakat sama-sama menjaga dan mempertahankan tradisi dengan sistem kekeluargaan dan kegotongroyongan yang telah berkembang selama ini. Oleh karena itu dalam memelihara persaudaraan dan persatuan diharapkan agar lembaga adat Afen Lelang terus meningkatkan perannya sebagai lembaga alternatif dalam memelihara persaudaraan dan persatuan sehingga keserasian dalam kehidupan bermasyarakat tetap terjaga dan dalam mempertahankan eksistensi lembaga adat Afen Lelang diharapkan dapat meningkatkan hubungan sistem kekerabatan dengan terus menjaga silaturahim dan mengedepankan kegotongroyongan.
PKM Peningkatan Kompetensi Pedagogik tentang Penerapan Teori Belajar dalam Pembelajaran Bagi Guru PPKn SMP/MTs Di Kabupaten Barru Umar, Firman; Akbal, Muhammad; Mustari, Mustari; Ridha, Muhammad Rasyid
Humanis Vol. 20, No. 2, Desember 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/humanis.v20i2.25881

Abstract

Mitra Program Kemitraan Komunitas (PKM) ini adalah Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PPKn SMP/MTs. Masalahnya adalah: (1) kegiatan pendidikan dan pelatihan bagi peningkatan profesionalisme guru dengan pembiayaan pemerintah dan/atau pemerintah daerah frekuensinya sangat terbatas; (2) inovasi pembelajaran yang diterapkan mitra di masing-masing sekolah masih terbatas. Metode yang digunakan adalah: ceramah, diskusi, tanya jawab, pendamping mitra dan demonstrasi. Hasil yang dicapai adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan mitra tentang penerapan teori-teori belajar dalam kegiatan pembelajaran, mulai dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup.Kata kunci: kompetensi pedagogik, toeri-teori belajarAbstrac: The partner of this Community Partnership Program (PKM) is the Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PPKn SMP/MTs. The problems are: (1) the frequency of education and training activities for increasing teacher professionalism with government and/or local government funding is very limited; (2) learning innovations implemented by partners in each school are still limited. The methods used are: lecture, discussion, question and answer, partner companion and demonstration. The results achieved are increased knowledge and skills of partners regarding the application of learning theories in learning activities, starting from preliminary activities, core activities and closing activities.Keywords: pedagogic competence, learning theories
PELANGGARAN UU NO 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN YANG DILAKUKAN OLEH ANAK DI WILAYAH POLSEK RAPPOCINI KOTA MAKASSAR Alfira Sari, Dhesi; Akbal, Muhammad; Nurfatirani, Ririn
Jurnal Tomalebbi Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Juni 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This article discusses the problem of Violation of Law No. 22 of 2009 concerning Traffic and Road Transportation committed by Children in the Rappocini Police Sector in Makassar City. This study aims to determine the Violation of Law No. 22 of 2009 concerning Traffic and Road Transportation carried out by Children in the Rappocini Police Station in Makassar City by knowing the types of Traffic Violations committed by children, the factors causing children to do Traffic Violations and the efforts made by the police in handling the problem of Violations Traffic carried out by children. To achieve these objectives the researchers used data collection techniques through documentation, observation and interviews. Data that has been obtained from the results of research are processed using qualitative analysis. The results showed that: (1) there were several types of violations that were often committed by children, namely, not having a SIM, not carrying a vehicle registration license, not wearing a helmet, going against the flow, driving beyond the capacity of passengers, physically incomplete vehicles. (2) there are several factors causing children to violate traffic, namely family factors, lack of parental supervision of children in giving freedom to children to drive themselves and knowledge factors where children still do not know the rules that must be obeyed when driving and environmental factors such as as a result of the association of children. (3) efforts made by the police, namely Pre-Emictive (countermeasures), Preventive (prevention) and Repressive (Handling) efforts.Keywork: Abuse, Traffic, Children