Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perilaku Seksual Berisiko Pada Remaja di Kabupaten Banyumas Nina Setiawati; Aprilia Kartikasari; Mekar Dwi Anggraeni; Lutfatul Latifah; Eni Rahmawati
Journal of Bionursing Vol 5 No 1 (2023): Journal of Bionursing
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bion.2023.5.1.180

Abstract

Background: Risky sexual behavior that is generally carried out by adolescents is an activity that is often carried out when dating, namely holding hands, kissing, and petting and having sex while dating. The increasing percentage of teenagers who have had premarital sex will also increase the negative impacts that can occur, such as teenage pregnancy, sexually transmitted infections, to social impacts in society. Aim:The purpose of this study was to identify risky sexual behavior in adolescents in Banyumas Regency. Methods: This research is a quantitative research with cross sectional research design. The sample of this research is junior high school, high school and vocational school students who attend school in Banyumas Regency. The sampling technique with probability stratified random sampling has been used and obtained 452 respondents. Results: The result show the respondents with risky sexuality were 251 respondents (55.5%). It is known that 231 teenagers with unsafe risky sexual behavior (51.1%) and 20 teenagers with unsafe behavior (4.4%). Most (251 respondents) have held hands with their partners (68.13%), hugged their partners' bodies (49.40%), masturbated (34.66%) and hugged their partners (27.09%). Conclusion: The high percentage of adolescents who have had premarital sexual intercourse will also increase the adverse effects that can occur, such as teenage pregnancy, sexually transmitted infections, to social impacts in society.
Aplikasi Komik Antara ASI dan Cinta untuk Meningkatkan Sikap Remaja terhadap Pemberian ASI Eksklusif Mekar Dwi Anggraeni; Lutfatul Latifah; Nina Setiawati; Aprilia Kartikasari
Darma Sabha Cendekia Vol 3 No 3 (2021): Darma Sabha Cendekia - November 2021
Publisher : Pasca Sarjana | Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.736 KB) | DOI: 10.20884/1.dsc.2021.3.3.4977

Abstract

Cakupan pemberian ASI eksklusif di Indonesia masih belum sesuai target nasional. Sikap terhadap pemberian ASI eksklusif merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pemberian ASI eksklusif. Sikap positif terhadap ASI eksklusif yang dibentuk sejak remaja akan mempengaruhi lama pemberian ASI eksklusif setelah menikah. Siswi SMK biasanya bekerja kemudian menikah selepas lulus sekolah. Pembentukan sikap yang positif terhadap ASI eksklusif sejak masih sekolah di SMK menjadi hal yang penting agar memberikan ASI eksklusif setelah menikah. Komik merupakan media edukasi yang menarik bagi remaja sehingga edukasi menggunakan komik diharapkan bisa meningkatkan minat baca remaja. Tujuan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah meningkatkan sikap remaja terhadap pemberian ASI eksklusif. Metode pelaksanaan PKM dengan melakukan ceramah, diskusi, dan pembagian komik kepada khalayak sasaran. Implementasi ceramah, diskusi, dan pembagian komik secara offline dan pelaksanaan pengukuran sikap terhadap pemberian ASI eksklusif sebelum dan sesudah PKM dilakukan secara online. Hasil uji normalitas data menggunakan Kolmogorov Smirnov menunjukkan bahwa nilai pre-test tidak terdisitribusi normal (p<0.00) sedangkan nilai post-test terdistribusi normal (p=0.20). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara nilai pre-test dan post-test khalayak sasaran (Z=-4.457, p<0.00). Edukasi menggunakan komik terbukti dapat meningkatkan sikap remaja terhadap pemberian ASI eksklusif.
Studi Kasus: Pengaruh Oketani Breast Massage Terhadap Perlekatan, Kemampuan Menyusu Bayi dan Efikasi Diri Ibu Post Partum di Ruang Flamboyan RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Yesi Febriani; Aprilia Kartikasari; Mekar Dwi Anggraeni
Ners Muda Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/nm.v7i1.19856

Abstract

Proses menyusui seringkali menghadapi berbagai tantangan, terutama pada masa postpartum yang merupakan periode pemulihan fisik dan psikologis ibu sekitar 6–8 minggu setelah persalinan. Namun, risiko mengalami hambatan menyusui pada ibu pasca sectio caesarea dua hingga tiga kali lebih besar dibandingkan dengan ibu yang melahirkan secara normal. Salah satu faktor psikologis yang berpengaruh besar terhadap keberhasilan menyusui adalah efikasi diri menyusui. Teknik Oketani breast massage dapat menjadi upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut. pijat ini memberikan efek relaksasi yang mendukung kondisi psikologis ibu, sehingga meningkatkan kenyamanan dan kepercayaan diri dalam menyusui. Penelitian studi kasus deskriptif dengan pendekatan Evidence-Based Nursing dilakukan pada dua pasien post partum riwayat sectio caesarea di ruang Flamboyan RSUD Prof. Dr Margono Soekarjo. Intervensi Oketani breast massage dilakukan selama tiga hari durasi 15 menit. Penelitian studi kasus diukur menggunakan instrumen Latch-On, Infant Breastfeeding Assessement Tool (IBFAT) dan Breastfeeding Self-Efficacy Scale-Short Form (BSES-SF). Hasil menunjukkan adanya perbedaan efikasi diri menyusui pasien yang diberikan intervensi dan yang tidak diberikan intervensi. Pada pasien intervensi adanya peningkatan skor Latch-On, Infant Breastfeeding Assessement Tool (IBFAT) dan Breastfeeding Self-Efficacy Scale-Short Form (BSES-SF). Adanya pengaruh Oketani breast massage terhadap keberhasilan efikasi diri menyusui pada ibu post partum.