Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MODEL MIKROSIMULASI KINERJA JALAN PADA KAWASAN PENDIDIKAN SEBELUM DAN SAAT PANDEMI COVID 19 Iin Irawati; Bambang Tutuko; Diah Setyati Budiningrum
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 6 No. 2 (2022): JCEBT SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v6i2.7814

Abstract

Dalam suatu fungsi tata guna lahan akan tercipta suatu bangkitan dan tarikan dalam suatu zona. USM merupakan salah satu kawasan pendidikan yang terletak di jalan arteri Sukarno Hatta. Karena memiliki letak yang strategis, maka USM menjadi salah satu kawasan yang memiliki bangkitan dan tarikan yang tinggi dengan jumlah mahasiswa USM yang melebihi 14.000 orang. Pada kondisi normal (sebelum pandemi COVID 19), kemacetan lalulintas tertinggi terjadi pada saat sore sampai malam hari (saat jam perkuliahan kelas reguler sore). Banyaknya jumlah mahasiswa kelas sore dibanding kelas reguler pagi serta tingkat hambatan samping yang cukup tinggi, menjadi faktor kemacetan lalulintas. Kondisi tersebut di atas berbeda dengan kondisi sekarang (masa pandemi COVID 19). Kondisi lalulintas depan USM saat pandemi COVID 19 mengalami perubahan dengan berkurangnya kepadatan lalulintas dikarenakan pembelajaran bersifat online, diberlakukannya Work From Home/WFH dan Work From Office/WFO dengan sistem piket bergilir serta pembatasan jam kerja dan pembatasan aktivitas masyarakat, adanya penurunan hambatan samping serta kondisi pada saat sore atau malam hari mengalami kelengangan karena jam kegiatan kampus dibatasi sampai pukul 15.00 WIB. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat model simulasi lalulintas sebelum dan saat pandemi COVID 19, dengan metode mikrosimulasi lalulintas menggunakan tools VISSIM. Indikator penlitian berupa kecepatan kendaraan. Setelah dilakukan pemodelan selanjutnya dilakukan evaluasi perbandingan kinerja dari hasil pemodelan sebelum dan saat pandemi COVID 19. Kondisi pandemi COVID 19 memberikan pengaruh terhadap arus yaitu adanya penurunan arus sebesar 36.98 % (ke arah Pedurungan) dan 33.88 % (ke arah Citarum), kenaikan kecepatan kendaraan, penurunan kelas hambatan samping menjadi kelas rendah dibandingkan sebelum pandemi COVID 19 yang berada di kelas sangat tinggi (VH). Dengan demikian terjadi peningkatan kinerja yaitu berada pada LOS B (saat pandemi COVID 19) dibandingkan sebelum pandemi COVID 19 (kinerja berada pada LOS E).
Pendampingan Pendataan Uji Laik Fungsi Jalan Pada Dinas Perhubungan Kabupaten Pati Vera Mahardika; Iin Irawati; Diah Ariyati Puji Lestari; Lila Anggraini
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v7i1.1023

Abstract

Uji laik fungsi jalan di Kabupaten Pati belum dapat dilakukan secara maksimal oleh Dinas Perhubungan terkait dikarenakan terkendala tenaga pendamping, suryeyor serta sistem data base yang ada. Keterlibatan dari pihak akademisi sangat dibutuhkan sebagai mitra untuk pendampingan kegiatan uji laik fungsi jalan. Tujuan dari pengabdian ini yaitu melakukan pendampingan terkait uji laik fungsi jalan dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Pati. Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini terdiri dari 3 (tiga) metode, yaitu metode ceramah dan diskusi, pendampingan di lapangan serta pendampingan saat penyusunan data base uji laik fungsi jalan. Sedangkan evaluasi keberhasilan dari kegiatan yang dilakukan yaitu dari hasil pre-test dan post-test. Saat pre-test kategori tertinggi berada pada level baik dengan prosentase 40% dikarenakan background dari peserta yakni adalah pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Pati sehingga peserta sudah memiliki pengetahuan mengenai uji laik fungsi jalan, sedangkan saat post-test pada level sangat baik dengan prosentase 60%. Dengan demikian terdapat peningkatan pemahaman peserta.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Bank Sampah dalam Meningkatkan Pengelolaan Sampah di Desa Surodadi Kecamatan Sayung Kabupaten Demak Bambang Tutuko; Iin Irawati; Adolf Situmorang; Ngudi Hari Crista
Mitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin (MJPMM) Vol. 2 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/mjpmm.v2.i1.6

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di wilayah pesisir masih menjadi tantangan lingkungan yang memerlukan keterlibatan aktif masyarakat. Desa Surodadi, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak merupakan kawasan pesisir yang menghadapi permasalahan sampah akibat keterbatasan sistem pengelolaan serta dampak banjir rob dan abrasi pantai. Kondisi tersebut menyebabkan pengelolaan sampah rumah tangga belum dilakukan secara terpadu dan partisipatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat melalui program pemberdayaan berbasis bank sampah. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan selama empat bulan melalui tahapan perizinan dan survei lapangan, persiapan program, pelaksanaan sosialisasi dan pendampingan, pembentukan kelembagaan bank sampah, serta evaluasi kegiatan. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan serta kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah, dengan nilai rata-rata meningkat dari 75% pada tahap awal menjadi 95,5% setelah pelaksanaan program. Selain itu, terbentuk kembali kelembagaan bank sampah sebagai sarana pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Program ini terbukti mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam melakukan pemilahan dan pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi dalam penguatan kapasitas masyarakat serta pengembangan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di wilayah pesisir. Model pemberdayaan melalui bank sampah berpotensi untuk direplikasi pada wilayah lain dengan karakteristik permasalahan serupa.