Articles
Model Pelayanan Sistem Kependudukan dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kependudukan
Taufik Hidayat;
Ahmad Gani
JATISI (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi) Vol 9 No 4 (2022): JATISI (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) STMIK Global Informatika MDP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35957/jatisi.v9i4.3249
In era of digital technology 4.0, it is developing like a storm, so the use of technology in this digital era needs to be utilized properly. The main problem of daily life is not being able to manage data well from various fields such as citizen data. Key issues in managing citizen data from the lowest level. Factors that create economic, social, cultural and security barriers can actually contribute if embedded data management is properly implemented. The most important thing is data processing, population data collection, one of which is influenced by population movement and population income processes, and Bigdata is needed to accommodate these data. The results of the research conducted that the response from the community is positive so that further development is needed in its application so that it can provide good services. Suggestions for further research to integrate other services so that the current community needs can be accommodated properly so that the future is even better.
Desain Sistem Pelayanan Lingkungan RT/RW untuk Meningkatkan Pelayanan Masyarakat
Taufik Hidayat;
Ahmad Gani
Jurnal Komputer dan Elektro Sains Vol. 2 No. 1 (2024): Komets
Publisher : Sultan Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58291/komets.v2i1.144
Perkembangan teknologi saat ini berkembang dengan cepat serta meluasnya penerapanya salah satunya dalam sector pelayanan public pada masyarakat yang mampu beradaptasi sesuai dengan teknologi saat ini. Salah satunya pada pelayanan kependudukan berbasis digital. Saat ini pelayanan tingkat RT/RW masih kurang maksimal dari system penerapan sistemnya, dengan era ini diharapkan pelayanan public khusus tingkat RT/RW dapat diterapkan, sehingga pelayanan masyarakat, maupun keluhan masyarakat dapat ditampung, sehingga bisa diakomodir, masalah apa saja yang belum diselesaikan, dan perubahan apa saja yang perlu ditingkatkan. Permasalahan untuk menjadikan desa digital warga harus bermigrasi dalam permintaan surat keterangan maupun aspirasi warga melalui softwere yang dapat membantu, untuk mempercepat pelayanan, masalahnya dalam sistem yang selama dibangun respon time masih lambat. Penelitian ini menggunakan metode. Hasil penelitian menunjukan bahwa masyarakat membutuhkan pelayanan yang reponsitive, professional, dan akuntabel sehingga dapat memberikan berbagai kemudahan. Saran untuk penelitian selanjutkan membuat system terpadu dalam pelayanan di tingkat Rukun Tetangga/Rukun Warga.
Filtering Firewall dan Manajemen Bandwidth untuk Keamanan Jaringan pada Kelurahan Buaran Indah
Anjas Ramadhani;
Nicodias Palasara;
Ahmad Gani
REMIK: Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer Vol. 9 No. 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 Januari 2025
Publisher : Politeknik Ganesha Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33395/remik.v9i1.14482
Internet memiliki banyak mengandung informasi dan konten baik positif maupun negatif yang dapat diakses oleh siapapun yang memiliki perangkat yang terhubung ke internet. Penggunaan internet yang baik dan bijak perlu menggunkan sistem yang dapat memfilter situs-situs negatif tanpa adanya mempengaruhi kecepatan internet karena tidak semua pengguna internet dapat memilah dan memilih informasi yang baik. Tujuan dari penelitian ini merupakan untuk memberikan pengendalian sistem terhadap pengendalian akses internet yang mendukung internet sehat di Kelurahan Buaran Indah menggunakan firewall filtering dan manajemen bandwidth menggunkan Layer 7 Protocol dan simple queue pada sistem operasi mikrotik. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan studi literatur, kemdian melakukan perancangan jaringan, serta penggunaan filter akses dan pembagian bandwidth yang diterapkan. Tahap akhir merupakan pengujian sistem dengan aplikasi GUI winbox. Hasil dari penelitian ini adalah sistem keamana dengan Firewall filtering Layer 7 protocol untuk memblokir situs-situs web negatif dan akses media sisoal serta simple queue dapat membatasin alokasi upload dan download masing user. Hasil menunjukkna bahwa layer 7 protocol dan simple queue mampu meblock akses terhadap sebuah situs web dan akses terhadap jejaring sosial media serta membatasi penggunaan upload dan download sesuai dengan apa yang telah di implementasikan
Pengaruh Suhu, Kelembapan dan Angin terhadap Polusi Udara: Studi Kasus Dataset Air Quality
Trisna Fajar Prasetyo;
Ahmad Gani;
Zainul Mufid
INSANtek Vol. 6 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31294/insantek.v6i1.8826
Salah satu indikator utama kesehatan lingkungan adalah kualitas udara, karena faktor cuaca seperti suhu, kelembapan, tekanan udara, dan kecepatan angin sangat memengaruhi polusi udara. Dengan menggunakan dataset Kualitas Udara Unique Client Indentifier (UCI), yang mengandung parameter lingkungan dari wilayah perkotaan, tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana variabel cuaca dan kualitas udara berkorelasi satu sama lain. Penelitian ini melihat dampak parameter cuaca seperti suhu, kelembapan relatif, tekanan atmosfer, dan kecepatan angin terhadap konsentrasi polutan seperti Carbon Monoxide (CO), Nitrogen Dioxide (NO2), dan Ozon (O3). Data set dibersihkan untuk menghilangkan nilai yang hilang, dan kemudian dilakukan analisis regresi linier sederhana dan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif antara kelembapan dan NO2, dan korelasi negatif yang signifikan antara suhu dan konsentrasi CO. Studi ini menunjukkan bahwa cuaca memainkan peran penting dalam perubahan kualitas udara, sehingga bisa dikatakan bahwa pemantauan cuaca dapat menjadi alat prediktor untuk pengaturan lingkungan perkotaan di masa yang akan datang.
Dialog Komunitas: Menggabungkan Teknologi dan Metodologi Mengajar Inovatif di Sekolah
Ahmad Gani;
Taufik Hidayat
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sultan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2024): Abdisultan
Publisher : Sultan Publsiher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58291/abdisultan.v1i1.189
Integrating technology into the education process is an important step towards the digital age, especially in Jakarta's school environment. "Community Dialogue: Combining Technology and Innovative Teaching Methodologies in Schools" started as a discussion forum aimed at addressing issues and opportunities related to the application of technology in education. The event brought together various stakeholders, including teachers, technology experts and policy makers, to share knowledge and best practices with a focus on implementing innovative teaching methodologies. Participants were invited to work together and help build strategies for using technology in the classroom through group discussions and Q&A sessions. Adaptive curriculum development, the use of digital tools in teaching, and blended learning approaches were some of the topics discussed. The results of the discussion showed that teachers should be trained in educational technology and the curriculum should be adapted to support digital learning. As an effort to improve the quality of education in Jakarta, this discussion emphasized the importance of the involvement of all parties in the effective implementation of educational technology. This dedication is very important, especially in providing direction and guidance for schools in Jakarta to use educational technology that is sophisticated and relevant to the needs of students in the modern era.
Workshop Pembuatan Konten Edukasi Digital untuk Pendidikan Anak Usia Dini
Ahmad Gani;
Taufik Hidayat
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sultan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2024): Abdisultan
Publisher : Sultan Publsiher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58291/abdisultan.v1i1.190
Pendidikan anak usia dini adalah fase penting dalam pembentukan karakter manusia dan dasar keilmuan. Dengan berkembangnya teknologi informasi, ada peluang untuk memasukkan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik melalui konten edukasi digital. Penelitian ini berfokus pada pendidik yang bekerja di lingkungan pendidikan anak usia dini untuk membuat workshop pembuatan konten digital. Tujuan utama adalah untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan pendidik dalam membuat konten digital yang efektif dan menarik bagi anak-anak. Workshop ini melibatkan praktik langsung, diskusi kelompok, dan instruksi. Hasilnya menunjukkan bahwa para pendidik dapat membuat konten edukasi digital yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran anak usia dini, bahwa teknologi harus dimasukkan ke dalam pendidikan anak usia dini dan bahwa pendidik harus berperan aktif dalam membuat lingkungan belajar yang inovatif. Hasil dari pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa pelatihan jenis ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini dalam era digital saat ini.
Implementation of Attribute-Base Control in Personal Data Protection
Sigit Wibawa;
Ahmad Gani;
Taufik Hidayat
International Journal of Engineering Continuity Vol. 3 No. 1 (2024): ijec
Publisher : Sultan Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58291/ijec.v3i1.231
This research addresses the growing concern of cybersecurity and access control in Python applications, providing actionable recommendations for improving Attribute-Based Access Control (ABAC) systems to better protect personal data. The study aims to evaluate ABAC's efficacy in managing access control within Python applications, particularly focusing on its ability to provide precise and fine-grained control over personal data access. By analyzing three key attributes—user roles, data classification, and access times—within Python applications, the research methodically assesses ABAC's performance and challenges in implementation. The findings, with a significant proportion of 70%, underscore ABAC's advantages over traditional models like Discretionary Access Control (DAC) and Role-Based Access Control (RBAC), emphasizing its capability to provide precise and fine-grained control over personal data access. Additionally, the research identifies and addresses three main challenges in ABAC implementation: attribute management complexity 15%, the necessity for standardization 10%, and interoperability issues 5%. This research has far-reaching implications, highlighting the importance of meticulous planning and modeling for successful ABAC deployment. By enriching our understanding of ABAC in Python-based environments, the study offers insights for enhancing cybersecurity measures and access control strategies in personal data protection.
PENERAPAN POLA FIBONACCI UNTUK PENGATURAN QOS (QUALITY OF SERVICE) JARINGAN
Ahmad Gani;
Sigit Wibawa;
Fadli Ilyas
INTI Nusa Mandiri Vol. 19 No. 2 (2025): INTI Periode Februari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33480/inti.v19i2.6359
In managing network quality of service (QoS), this research uses the Fibonacci pattern to optimize delay control and bandwidth allocation. QoS is very important in contemporary network management, especially considering the increasing demand for stable and effective data services. This study prioritizes data based on traffic levels using a Fibonacci algorithm simulation. Each priority is assigned a value corresponding to the Fibonacci sequence, which allows for resource allocation that is more in line with network load.The simulation was conducted under normal and overload conditions. The research results show that conventional methods, such as round-robin and weighted fair queuing, can improve QoS efficiency with the Fibonacci pattern by up to 15%. This improvement primarily focuses on managing important data packets such as real-time communication and video streaming, and reducing latency. Additionally, this technique is better at adapting to traffic changes.The research results show that the Fibonacci pattern can be an innovative method for managing network QoS, especially for complex priority needs. By using the Fibonacci pattern as a data priority management technique, this research helps improve network quality of service (QoS). This method is capable of improving bandwidth allocation efficiency and reducing latency by up to 15% compared to conventional approaches such as Round-Robin and Weighted Fair Queuing. The main contribution of this research is to offer a new approach based on Fibonacci patterns that can be adapted to the dynamics of network traffic.
FORMULASI MODEL SPASIOTEMPORAL DIGITAL TWIN DALAM SIMULASI DAMPAK KENAIKAN MUKA AIR LAUT
Zainul Mufid;
Ahmad Gani;
Trisna Fajar Prasetyo
INTI Nusa Mandiri Vol. 20 No. 2 (2026): INTI Periode Februari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33480/inti.v20i2.8157
Sea level rise (SLR) due to climate change poses an existential threat to coastal areas, especially in archipelagic countries such as Indonesia. An effective policy response requires simulation tools that can represent spatial and temporal dynamics in an integrated manner. This study formulates and tests a spatiotemporal model based on Digital Twin to simulate the impact of SLR on infrastructure, settlements, and coastal ecosystems. This model combines satellite altimetry data (Sentinel-3), bathymetry data, a 2D hydrodynamic model (Delft3D), and CMIP6 climate projections (SSP2-4.5 and SSP5-8.5) within a cloud-based Digital Twin framework. The case study was conducted in urban coastal areas with high subsidence, which are among the areas with the highest rates of land subsidence in the world. The simulation covers KMA scenarios up to 2050, with a spatial resolution of 5 meters and daily temporal resolution. The results show that in the SSP5-8.5 scenario, up to 68% of urban coastal areas with high subsidence will be below the average sea level in 2050 without intervention. This spatiotemporal model achieved a flood prediction accuracy of 91.3% (based on spatial IoU) compared to historical tidal flood data from 2020–2024. In addition, the system allows for the evaluation of the impact of mitigation infrastructure such as the North Coast Sea Wall (NCICD). This study proves that the formulation of spatiotemporal models in Digital Twin provides a critical foundation. Additionally, the system enables the evaluation of the impact of mitigation infrastructure such as the North Coast Sea Wall (NCICD).
OPTIMASI UNDER-FREQUENCY LOAD SHEDDING (UFLS) BERBASIS ALGORITMA DYNAMIC ELEPHANT MEMORY SWARM PADA SISTEM KELISTRIKAN JAWA-BALI
Ahmad Gani;
Trisna Fajar Prasetyo;
Zainul Mufid
Jurnal Sistem Informasi dan Sains Teknologi Vol 8, No 2 (2026): Jurnal Sistem Informasi dan Sains Teknologi
Publisher : Universitas Trilogi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31326/sistek.v8i2.2893
Keandalan Sistem Interkoneksi Jawa–Bali sangat bergantung pada kecepatan dan ketepatan skema Under-Frequency Load Shedding (UFLS) dalam merespons kontingensi kehilangan pembangkit berskala besar. Skema UFLS konvensional yang bersifat statis cenderung melepas beban secara berlebihan (over-shedding) atau terlambat (under-shedding) karena tidak adaptif terhadap kondisi operasi real-time, sebagaimana ditunjukkan pada berbagai kajian terdahulu . Penelitian ini bertujuan merancang dan mengevaluasi algoritma metaheuristik hibrida baru, Dynamic Elephant Memory Swarm (DEMS), yang menggabungkan mekanisme migrasi-klan Elephant Herding Optimization (EHO) dengan mekanisme memori kolektif bergaya swarm intelligence untuk mengoptimalkan besaran dan tahapan pelepasan beban pada skema UFLS adaptif. Metode penelitian menggunakan pendekatan simulasi kuantitatif pada model tereduksi (reduced-order equivalent) Sistem Interkoneksi Jawa–Bali 500 kV dengan skenario kontingensi kehilangan pembangkit 1200 MW, dibandingkan terhadap UFLS konvensional, UFLS-PSO, dan UFLS-EHO melalui 30 kali running independen serta uji signifikansi non-parametrik Wilcoxon signed-rank. Hasil menunjukkan algoritma DEMS mencapai frekuensi nadir tertinggi (49,31 Hz), waktu pemulihan tercepat (7,6 detik), serta total beban yang dilepas paling minimal (11,4% dari beban puncak) dibandingkan ketiga metode pembanding, dengan kecepatan konvergensi optimasi yang juga tercepat (rata-rata 31 iterasi). Simpulan penelitian ini adalah skema UFLS adaptif berbasis DEMS berpotensi meningkatkan keandalan dan efisiensi pemulihan frekuensi sistem tenaga besar tanpa mengorbankan keamanan operasi, serta memberikan kontribusi metodologis pada pengembangan algoritma metaheuristik hibrida untuk masalah optimasi kombinatorial pada sistem tenaga listrik. Nilai kuantitatif yang dilaporkan pada studi ini bersifat ilustratif berdasarkan kerangka simulasi yang diusulkan dan memerlukan validasi lebih lanjut menggunakan perangkat lunak simulasi sistem tenaga (python) sebelum diterapkan pada praktik operasional.