Perkembangan teknologi dan inovasi keuangan digital membawa kemudahan sekaligus memunculkan ancaman siber yang kompleks, seperti penipuan daring dan pinjaman ilegal. Guru sebagai garda terdepan pendidikan sering kali rentan terhadap manipulasi digital sehingga membutuhkan pemahaman komprehensif terkait literasi digital dan keuangan untuk melindungi diri sekaligus menjadi teladan bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan mengevaluasi pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang mengintegrasikan edukasi literasi digital dan keuangan bagi tenaga pendidik di SDN Jatimurni V, Kota Bekasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang pelaksanaannya terbagi ke dalam tahap persiapan, intervensi sosialisasi multidisiplin, dan evaluasi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program edukasi ini terbukti sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman teoretis dan taktis guru terhadap berbagai modus kejahatan finansial digital, seperti penyebaran tautan phishing dan jebakan rekayasa sosial. Selain itu, para guru menunjukkan kesiapan yang sangat baik dalam merumuskan strategi pedagogis dialogis guna menanamkan kesadaran keamanan finansial siber kepada siswa sejak dini. Kesimpulannya, kegiatan PKM ini berhasil membentuk resiliensi kognitif para pendidik dan mendorong terciptanya ekosistem sekolah yang berdaya melalui sinergi pencegahan yang melibatkan peran aktif orang tua.