Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pelatihan Softskill bagi Petugas Penanggulangan Kebakaran Kelas D PTPN IV Sumatera Utara Kisno; Sherly; Edy Dharma; Victor Marudut Mulia Siregar; Heru Sugara
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.369 KB) | DOI: 10.55338/jpkmn.v3i2.391

Abstract

PTPN IV merupakan salah satu badan usaha milik negara yang bergerak di bidang agroindustri dan selama ini pengelolaan industri tidak terlepas dari pendidikan yang terdiri dari hardskill maupun softskill yang dimiliki oleh karyawan di dalam perusahaan tersebut. Meskipun demikian, komposisi pendidikan dan pelatihan tersebut masih sangat didominasi oleh hardskill seperti pelatihan teknis sehingga hal-hal penting lainnya seperti kepemimpinan, kemampuan bekerjasama, kemampuan berkomunikasi masih minim dalam penerapannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan PTPN IV, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara. Peserta kegiatan ini adalah 15 orang petugas pemadam kebakaran kelas D. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam menerapkan softskill bagi petugas pemadam kebakaran dalam melaksanakan tugasnya. Kegiatan ini dimulai dengan pra-aktivitas seperti melakukan survei lokasi, selama kegiatan seperti pelaksanaan pre-test, pemaparan dan praktik softskill, dan pasca-kegiatan yang kemudian diakhiri dengan post-test dan refleksi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pada pemahaman serta keterampilan petugas pemadam kebakaran dalam aspek komunikasi, kerjasama, serta pemecahan masalah.
Peningkatan Kompetensi Tenaga Pendidik Dalam Rangka Implementasi Kurikulum Merdeka Sherly Sherly; Edy Dharma; Humiras Betty Marlina Sihombing
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v4i2.957

Abstract

Pendidikan adalah salah satu faktor kunci dalam membentuk masa depan bangsa yang lebih baik. Tenaga pendidik memegang peranan yang sangat penting dalam menciptakan generasi muda yang berkualitas, mampu berpikir kritis, kreatif, dan mampu bersaing di era globalisasi. Pada saat ini, Indonesia sedang mengimplementasikan Kurikulum Merdeka sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dan mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan global. Peningkatan kompetensi tenaga pendidik menjadi sangat penting dalam rangka implementasi Kurikulum Merdeka agar dapat mengimplementasikan kurikulum dengan baik, sehingga siswa dapat memperoleh pembelajaran yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Seminar bertujuan agar peserta dapat memperoleh pemahaman terkait implementasi Kurikulum Merdeka, dapat memberikan panduan praktis untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan tenaga pendidik dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka dengan efektif. Seminar dilaksanakan tanggal 21 Desember 2022 di Aula Perguruan Sultan Agung Pematang Siantar yang diikuti oleh 32 orang guru. Hasil seminar efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga pendidika terkait implementasi kurikulum Merdeka Belajar.
Optimalisasi Kompetensi Softskill Bagi Operator Motor Diesel Penggerak Generator Listrik Kelas I PTPN IV Sumatera Utara Sherly; Kisno; Fitria Halim; Edy Dharma; Victor Marudut Mulia Siregar; Heru Sugara
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v4i2.961

Abstract

Saat ini, setiap pegawai dalam perusahaan tidak hanya dituntut untuk menguasai kompetensi hardskill tetapi juga dituntut untuk menguasai kompetensi softskill. PTPN-IV merupakan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang agroindustri dan semua pegawai di PTPN-IV dituntut untuk menguasai kompetensi hardskill dan softskill. Sejauh ini, PTPN-IV telah menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bagi pegawainya. Namun pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan selama ini lebih menekankan pada peningkatan hard skill dibandingkan softskill. Oleh karena itu, perlu diselenggarakan pendidikan dan pelatihan yang menyeimbangkan antara hard skill dan softskill pegawai. Kegiatan pengabdian masyarakat diselenggarakan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan PTPN IV, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Kegiatan ini diikuti oleh 12 orang pegawai yang merupakan operator motor diesel penggerak generator listrik kelas I. Pengabdian masyarakat diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi softskill pegawai dalam menjalankan tugasnya. Kegiatan ini dimulai dari pra diklat mencakup survei lokasi, pelaksanaan diklat mencakup pre-test, praktik softskill dan pasca diklat mencakup post-test hingga refleksi. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatkan kompetensi softskill pegawai terutama dalam hal komunikasi, kreativitas, kepemimpinan dan pemecahan masalah.
PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM BELAJAR BAHASA MANDARIN DI SMP SWASTA SULTAN AGUNG PEMATANG SIANTAR Sherly Sherly; Edy Dharma; Saut Purba
PROCEEDING UMSURABAYA 2020: Proceedings Conference of Elementary Studies 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Bahasa Mandarin merupakan salah satu bahasa asing yang telah diakui secara internasional. Di dalam dunia pendidikan di Indonesia, mulai tahun 2002 Depdiknas memulai penggunaan Bahasa Mandarin sebagai pilihan bahasa asing dalam kurikulum pendidikan nasional. Belajar Bahasa Mandarin harus menguasai 4 kompetensi dasar yaitu mendengarkan/ tīng (听), berbicara/ shuō(说), membaca/ dú (读) dan menulis/ xiĕ (写). Untuk menguasai ke-4 kompetensi dasar itu tidaklah mudah. Oleh karena itu dimanfaatkan media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam Bahasa Mandarin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan permasalahan yang dihadapi siswa SMP Swasta Sultan Agung Pematangsiantar dalam belajar Bahasa Mandarin sekaligus memberikan solusi belajar yang sesuai dengan kemampuan siswa. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam Bahasa Mandarin. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Kemampuan Siswa
Pelatihan Pkb Pengembangan Karya Inovatif Guru Secara Daring Melalui E-Guru.Id Sherly Sherly; Edy Dharma; Marjito Marjito
PROCEEDING UMSURABAYA Prosiding “Ces” (Conference Of Elementary Studies)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi pelatihan PKB Pengembangan Karya Inovatif Guru secara Daring dan untuk mengevaluasi pelaksanaan pelatihan PKB Pengembangan Karya Inovatif Guru secara Daring.  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pelatihan PKB Pengembangan Karya Inovatif Guru secara Daring belum optimal, banyak peserta terbentur dengan waktu pelatihan dikarenakan kesibukan di sekolah, pelaksanaan pelatihan banyak terkendala jaringan, masih banyak peserta pelatihan yang belum memahami secara maksimal arti PKB, masih banyak peserta yang belum memahami perbedaan publikasi ilmiah dan karya inovatif dan masih banyak peserta yang kesulitan dalam pembuatan tutorial pembuatan karya inovatif. Jadi dapat disimpulkan bahwa implementasi pelatihan PKB Pengembangan Karya Inovatif Guru secara Daring belum optimal. Untuk mendapatkan hasil lebih optimal dari implementasi pelatihan PKB Pengembangan Karya Inovatif Guru dapat memperhitungkan kembali masalah penjadwalan pelatihan dan akan lebih baik bila e-Guru.id dapat menciptakan aplikasi yang dapat digunakan secara offline sehingga peserta tidak terganggu karena masalah jaringan. Bila perlu e-Guru.id dapat bekerjasama dengan sekolah-sekolah sehingga lebih focus pelatihannya sesuai kebutuhan masing-masing sekolah. Penelitian ini hanya focus pada implementasi dan evaluasi pelatihan PKB Pengembangan Karya Inovatif Guru. Penelitian ini dapat dijadikan referensi bagi peneliti lain yang ingin mengembangkan penelitian ini misalnya dengan membahas manajemen pelatihannya yang dimulai dari penilaian kinerja guru sebelum dan sesudah pelatihan maupun analisis kebutuhan pelatihan. Kata Kunci: Pelatihan, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, Pengembangan Karya Inovatif